peraturan ganjil genap Jakarta

,

Peraturan Ganjil Genap Jakarta 2018 Terbaru, Resmi Diperpanjang!

Perpanjangan Peraturan Ganjil Genap Jakarta – Sobat Tiket pastinya udah tahu dong kalau Indonesia adalah tuan rumah Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018.

Nah, tentunya kamu juga sudah tahu kalau untuk menyukseskan event bertaraf internasional yang lalu ini, Pemprov DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya  memberlakukan peraturan ganjil genap Jakarta untuk kendaraan bermotor.

Nah, sekarang dua event besar tersebut telah usai, Sobat Tiket. Namun, kamu udah tahu belum bahwa peraturan ganjil genap Jakarta 2018 resmi diperpanjang?

So, biar nggak kena tilang karena nggak tahu pembaharuan apa yang berlaku dalam peraturan ganjil genap Jakarta setelah Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018, sebaiknya kamu simak pembahasan tentang aturan ganjil genap di bawah ini.

Catat, Jadwal Ganjil Genap Jakarta Resmi Diperpanjang Hingga 31 Desember 2018

Tentunya kamu sudah tahu kalau peraturan ganjil genap mulai resmi diberlakukan dengan sanksi bagi para pelanggar sejak 1 Agustus 2018 untuk menyambut event Asian Games.

Selama event Asian Games, ganjil genap berlaku setiap hari. Setelah Asian Games berakhir, ganjil genap tetap berlaku untuk menyukseskan event selanjutnya, yaitu Asian Para Games 2018.

Nah, mungkin di antara kamu banyak yang bertanya-tanya, bagaimana jadwal Ganjil Genap Jakarta setelah event Asian Para Games 2018 berakhir?

Ternyata, meski event Asian Para Games 2018 sudah berakhir, pemberlakuan peraturan Ganjil Genap Jakarta diperpanjang hingga 31 Desember 2018, Sobat Tiket.

Perpanjangan ganjil genap ini dilakukan berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No.106 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap tertanggal 12 Oktober 2018.

Jadwal ganjil genap setelah Asian Para Games 2018 ini diterapkan setiap hari Senin sampai Jumat di pagi hari pukul 06.00 WIB – 10.00 WIB dan pada sore hari pada pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Perlu kamu catat juga, perpanjangan peraturan Ganjil Genap setelah Asian Para Games 2018 tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Nah, buat yang mau tahu jalur ganjil genap Jakarta terbaru, simak pembahasan lengkapnya di bawah ya.

Banner KAI EXPO 2018

Jalur Ganjil Genap Jakarta 2018 Terbaru

Hal selanjutnya yang harus kamu tahu tentang peraturan ganjil genap Jakarta terbaru 2018 tentu saja tentang jalur ganjil genapnya.

Saat diselenggarakan Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018, penetapan jalur ganjil genap yang diperluas ke berbagai kawasan di Jakarta bertujuan untuk memudahkan mobilitas para atlet dan kendaraan official yang berpartisipasi dalam event olahraga terbesar di Asia ini.

Karena dianggap dapat memberikan efek positif untuk kelancaran lalu lintas di Jakarta, Pemprov DKI Jakarta menetapkan adanya perpanjangan jadwal Ganjil Genap Jakarta setelah Asian Games dan Asian Para Games.

Oh ya, perlu kamu tahu, sebelum ada event olahraga Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018, di Jakarta juga sudah diberlakukan kok peraturan ganjil genap.

Namun, per tanggal 1 Agustus 2018 (sebelum Asian Games), jalur yang terkena peraturan ganjil genap Jakarta diperluas.

Berikut update informasi tentang jalur ganjil genap terbaru ini, Sobat Tiket.

Jalur Ganjil Genap Jakarta Sebelum Tanggal 2 Juli 2018

Jalur ganjil genap sebelum diperluas meliputi:

  1. Jalan Medan Merdeka Barat
  2. Jalan Jendral Sudirman
  3. Jalan Sisingamangaraja
  4. Jalan M.H Thamrin
  5. Sebagian Jl. Gatot Subroto, tepatnya di persimpangan Jl. HR Rasuna Said hingga ke Gerbang Pemuda.

Jalur Ganjil Genap Jakarta Per Tanggal 1 Agustus 2018

  1. Jalan HR Rasuna Said
  2. Jalan MT Haryono (dari simpang UKI-simpang Pancoran-simpang Kuningan)
  3. Jalan Jenderal Gatot Subroto (dari simpang Kuningan-Simpang Slipi)
  4. Jalan Jenderal S. Parman (dari Simpang Slipi-Simpang Tomang)
  5. Jalan Jenderal DI Pandjaitan (dari simpang Pemuda-Simpang Kalimalang-Simpang UKI)
  6. Jalan Jenderal Ahmad Yani (dari simpang Perintis-Simpang Pemuda)
  7. Jalan Benyamin Sueb (dari Simpang Benyamin Sueb-Kupingan Ancol)
  8. Jalan Metro Pondok Indah
  9. Jalan RA Kartini.

Tentu saja, karena peraturan ganjil genap terbaru ini sifatnya adalah perluasan, maka kawasan yang sudah terkena ganjil genap sebelumnya tetap diberlakukan peraturan tersebut, Sobat Tiket.

Peraturan Ganjil Genap Jakarta 2018 - Peta Rute Ganjil Genap Jakarta

Sanksi untuk Pelanggar Peraturan Ganjil Genap Jakarta

Perpanjangan peraturan ganjil genap dibuat untuk dipatuhi oleh para pengguna jalan di Jakarta. Maka dari itu, diberlakukan sanksi tersendiri untuk para pelanggar peraturan ganjil genap Jakarta 2018.

Sanksi peraturan ganjil genap Jakarta diberlakukan sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta.

Sanksi ganjil genap Jakarta 2018 dibedakan menjadi:

  1. Sanksi Slip Biru

Pengendara kendaraan bermotor yang tertangkap melanggar peraturan ganjil genap bisa memilih untuk meminta jenis slip sanksi yang akan dia dapatkan, Sobat Tiket. Kalau pelanggar memilih diberikan slip biru, berarti pelanggar tersebut nggak perlu menjalani sidang terlebih dahulu, tetapi harus membayar denda maksimal 500 ribu Rupiah.

Ketika seorang pengendara diketahui melanggar peraturan ganjil genap, pengendara tersebut harus menyerahkan SIM atau STNK kendaraan bermotornya. Surat-surat ini akan disita sampai denda sanksi peraturan ganjil genap ini dibayar.

Cara pembayarannya pun nggak langsung bayar di tempat, Sobat Tiket. Pengemudi yang melanggar aturan tersebut harus datang ke bank BRI yang diinformasikan oleh petugas untuk membayar denda ganjil genap Jakarta melalui transfer. Setelah ia mendapatkan bukti pembayaran denda ganjil genap, slip pembayaran tersebut bisa digunakan untuk mengambil SIM atau STNK yang disita oleh petugas.

2. Sanksi Slip Merah

Selain sanksi ganjil genap yang berupa slip biru, ada juga sanksi berupa slip merah. Pengendara yang diketahui melakukan pelanggaran ganjil genap bisa mengajukan banding jika ia nggak terima dengan besaran denda yang harus dibayar.

Maka, satu-satunya cara yang harus dilalui adalah dengan menjalani proses sidang. Nantinya, hakim lah yang akan memutuskan besaran denda yang harus dibayarkan oleh pengemudi kendaraan yang melanggar peraturan ganjil genap ini.

Sanksi ganjil genap Jakarta ini sudah berlaku sejak tanggal 1 Agustus 2018. Sebagai informasi, banyak polisi yang akan berjaga di rute ganjil genap, Sobat Tiket. Ada sekitar 10 hingga belasan polisi yang ditugaskan berjaga di satu ruas jalan. Maka dari itu, demi kebaikan bersama, lebih baik patuhi peraturan agar nggak terjadi penyesalan gara-gara kena tilang, ya.

Jalur Alternatif untuk Menghindari Jalur Ganjil Genap Jakarta

Kamu pasti udah tahu kalau dalam peraturan ganjil genap, mobil dengan plat nomor ganjil hanya boleh beroperasi di jalur ganjil genap pada tanggal ganjil, dan mobil plat nomor genap hanya boleh beroperasi di tanggal genap.

Karena aturan seperti ini, barangkali ada beberapa di antara kamu yang panik karena adanya perluasan jalur ganjil genap di Jakarta, lengkap dengan jam ganjil genap yang bisa membatasimu untuk menggunakan kendaraan pribadi.

Tenang aja, Sobat Tiket. Masih ada kok rute pengalihan yang khusus disarankan buat menghindari jalur ganjil genap. Kalau kamu pengin tahu apa aja rutenya, yuk catat jalur alternatif di bawah ini.

  1. Jalan Perintis Kemerdekaan – Jl. Suprapto – Jl. Salemba – Jl. Matraman – dst. [dari timur]
  2. Jalan Warung Jati Barat – Jl. Pejaten Raya – Jl. Pasar Minggu – Jl. Soepomo – Jl. Saharjo – dst. [dari selatan]
  3. Jalan RE. Martadinata – Jl. Danau Sunter Barat – Jl. HBR Motik – Jl. Gunung Sahari – dst. [dari utara]
  4. Jalan RA Kartini – Jl. Ciputat Raya – dst. [dari selatan]
  5. Akses Tol Cikampek – Jl. Sutoyo – Jl. Dewi Sartika – dst. [dari timur]
  6. Jalan S. Parman – Jl. Tomang Raya – Jl. Surya Pranoto/Jl. Cideng – dst. [dari utara].

Kendaraan yang Dibebaskan dari Perpanjangan Ganjil Genap Jakarta

Perpanjangan peraturan ganjil genap Jakarta terbaru 2018 diberlakukan utamanya untuk membatasi jumlah mobil pribadi. Jadi, ada beberapa jenis kendaraan yang dibebaskan dari peraturan ganjil genap Jakarta terbaru 2018, yaitu:

  1. Kendaraan pejabat tinggi Republik Indonesia, seperti kendaraan Presiden, Wakil Presiden, maupun kendaraan ketua lembaga tinggi negara seperti mobil Ketua MPR, DPR, DPD, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, dan Komisi Yudisial.
  2. Kendaraan tamu negara, seperti mobil milik pemimpin negara asing, pejabat dari luar negeri, serta lembaga internasional.
  3. Kendaraan berplat merah atau RI (kendaraan dinas operasional).
  4. Kendaraan atlet Asian Games & kendaraan official dengan stiker khusus Asian Games.
  5. Mobil Ambulans untuk orang sakit/meninggal.
  6. Kendaraan Pemadam Kebakaran.
  7. Kendaraan pertolongan kecelakaan lalu lintas.
  8. Mobil plat kuning (angkutan umum).
  9. Sepeda motor.
  10. Kendaraan khusus yang dipertimbangkan oleh Polri, seperti mobil pengangkut uang antar bank yang diawasi oleh pihak kepolisian.

Terutama buat kamu yang berdomisili di Jakarta, kamu harus ingat jalur dan jadwal peraturan ganjil genap Jakarta ini biar nggak pedih kalau sekian ratus ribu melayang gara-gara kena tilang.

Oh ya, buat kamu yang berkunjung ke Jakarta dari luar kota, kamu bisa mencari alternatif kendaraan buat muter-muter keliling Jakarta.

Kamu bisa sewa mobil di Jakarta buat mencicipi pengalaman berwisata anti mainstream di objek wisata khas Kota Jakarta.

Nah kalau kamu tinggal di luar Jakarta gimana dong? Tenang kamu bisa mencari tiket pesawat dan hotel murah di Jakarta untuk memulai petualangan di ibukota.

Yang perlu diingat, seseru apa pun perjalananmu nanti, kamu harus tetap mematuhi peraturan yang berlaku, ya Sobat Tiket.

Selamat jalan-jalan!