peraturan ganjil genap Jakarta

,

Perpanjangan Peraturan Ganjil Genap Jakarta 2018 Terbaru

Perpanjangan Peraturan Ganjil Genap Jakarta – Sobat Tiket pastinya udah tahu dong kalau Indonesia adalah tuan rumah Asian Games 2018. Nah, setelah Asian Games 2018, masih ada event besar Asian Para Games 2018. Untuk menyambut dua event olahraga terbesar di Asia ini, tentunya banyak yang harus dilakukan buat memastikan kalau persiapan event tersebut udah oke semua. Nah, kamu wajib tahu kalau buat menyambut event bertaraf internasional ini, Pemprov DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya telah memberlakukan peraturan ganjil genap Jakarta untuk kendaraan bermotor.

So, biar nggak kena tilang karena nggak tahu pembaharuan apa yang berlaku dalam peraturan ganjil genap Jakarta, sebaiknya kamu simak pembahasan tentang aturan ganjil genap di bawah ini.

Jalur Ganjil Genap Jakarta Terbaru 2018: Jadwal, Rute & Sanksinya

Hal pertama yang harus kamu tahu tentang peraturan ganjil genap Jakarta terbaru 2018 tentu aja tentang jalur ganjil genapnya. Penetapan jalur ganjil genap yang semakin diperluas ke berbagai kawasan di Jakarta ini bertujuan untuk memudahkan mobilitas para atlet dan kendaraan official yang berpartisipasi dalam event olahraga terbesar di Asia.

Sebelum ada event olahraga Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018, di Jakarta juga sudah diberlakukan kok peraturan ganjil genap. Namun, per tanggal 1 Agustus 2018, jalur yang terkena peraturan ganjil genap Jakarta diperluas.

Berikut ini adalah jalur ganjil genap di Jakarta sebelum tanggal 2 Juli 2018 dan update jalurnya yang paling baru setelah dilakukan perpanjangan ganjil genap.

Jalur Ganjil Genap Jakarta Sebelum Tanggal  2 Juli 2018

Jalur ganjil genap sebelum diperluas, meliputi:

  1. Jalan Medan Merdeka Barat
  2. Jalan Jendral Sudirman
  3. Jalan Sisingamangaraja
  4. Jalan M.H Thamrin
  5. Sebagian Jl. Gatot Subroto, tepatnya di persimpangan Jl. HR Rasuna Said hingga ke Gerbang Pemuda.

Jalur Ganjil Genap Jakarta Selama Asian Games 2018

  1. Jalan HR Rasuna Said
  2. Jalan MT Haryono (dari simpang UKI-simpang Pancoran-simpang Kuningan)
  3. Jalan Jenderal Gatot Subroto (dari simpang Kuningan-Simpang Slipi)
  4. Jalan Jenderal S. Parman (dari Simpang Slipi-Simpang Tomang)
  5. Jalan Jenderal DI Pandjaitan (dari simpang Pemuda-Simpang Kalimalang-Simpang UKI)
  6. Jalan Jenderal Ahmad Yani (dari simpang Perintis-Simpang Pemuda)
  7. Jalan Benyamin Sueb (dari Simpang Benyamin Sueb-Kupingan Ancol)
  8. Jalan Metro Pondok Indah
  9. Jalan RA Kartini.

Tentu saja, karena peraturan ganjil genap selama Asian Games 2018 sifatnya adalah perluasan, maka kawasan yang sudah terkena ganjil genap sebelumnya tetap diberlakukan peraturan tersebut, Sobat Tiket.

Peraturan Ganjil Genap Jakarta 2018 - Peta Rute Ganjil Genap Jakarta

Catat, Ada Perubahan Jadwal Ganjil Genap Jakarta Selama Asian Para Games 2018

Seperti yang kamu ketahui, peraturan ganjil genap mulai resmi diberlakukan dengan sanksi bagi para pelanggar pada 1 Agustus 2018. Yang perlu kamu ketahui, jam ganjil genap Jakarta sebelum diperbaharui (sebelum dilaksanakan event Asian Games 2018) adalah dari hari Senin sampai Jumat pada pukul 07.00-10.00 WIB dan pada sore hari jam 16.00-20.00 WIB.

Selama event Asian Games, ganjil genap berlaku setiap hari. Setelah Asian Games berakhir, ganjil genap tetap berlaku untuk menyukseskan event selanjutnya, yaitu Asian Para Games 2018.

Untuk menyukseskan Asian Para Games 2018 ini, perpanjangan ganjil genap diberlakukan setiap hari Senin sampai Jumat mulai pukul 06.00 WIB hingga pukul 21.00 WIB.

Perlu dicatat, selama Asian Para Games 2018, perpanjangan ganjil genap tidak berlaku untuk hari Sabtu dan Minggu, serta hari libur nasional.

Sanksi untuk Pelanggar Peraturan Ganjil Genap Jakarta

Perpanjangan peraturan ganjil genap dibuat untuk dipatuhi oleh para pengguna jalan di Jakarta. Maka dari itu, diberlakukan sanksi tersendiri untuk para pelanggar peraturan ganjil genap Jakarta 2018. Sanksi peraturan ganjil genap Jakarta diberlakukan sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta. Sanksi ganjil genap Jakarta 2018 dibedakan menjadi:

  1. Sanksi Slip Biru

Pengendara kendaraan bermotor yang tertangkap melanggar peraturan ganjil genap bisa memilih untuk meminta jenis slip sanksi yang akan dia dapatkan, Sobat Tiket. Kalau pelanggar memilih diberikan slip biru, berarti pelanggar tersebut nggak perlu menjalani sidang terlebih dahulu, tetapi harus membayar denda maksimal 500 ribu Rupiah.

Ketika seorang pengendara diketahui melanggar peraturan ganjil genap, pengendara tersebut harus menyerahkan SIM atau STNK kendaraan bermotornya. Surat-surat ini akan disita sampai denda sanksi peraturan ganjil genap ini dibayar.

Cara pembayarannya pun nggak langsung bayar di tempat, Sobat Tiket. Pengemudi yang melanggar aturan tersebut harus datang ke bank BRI yang diinformasikan oleh petugas untuk membayar denda ganjil genap Jakarta melalui transfer. Setelah ia mendapatkan bukti pembayaran denda ganjil genap, slip pembayaran tersebut bisa digunakan untuk mengambil SIM atau STNK yang disita oleh petugas.

2. Sanksi Slip Merah

Selain sanksi ganjil genap yang berupa slip biru, ada juga sanksi berupa slip merah. Pengendara yang diketahui melakukan pelanggaran ganjil genap bisa mengajukan banding jika ia nggak terima dengan besaran denda yang harus dibayar. Maka, satu-satunya cara yang harus dilalui adalah dengan menjalani proses sidang. Nantinya, hakim lah yang akan memutuskan besaran denda yang harus dibayarkan oleh pengemudi kendaraan yang melanggar peraturan ganjil genap ini.

Sanksi ganjil genap Jakarta ini sudah berlaku sejak tanggal 1 Agustus 2018. Sebagai informasi, banyak polisi yang akan berjaga di rute ganjil genap, Sobat Tiket. Ada sekitar 10 hingga belasan polisi yang ditugaskan berjaga di satu ruas jalan. Maka dari itu, demi kebaikan bersama, lebih baik patuhi peraturan agar nggak terjadi penyesalan gara-gara kena tilang, ya.

Perpanjangan Ganjil Ganjil Genap Selama Asian Para Games 2018: Apa Perbedaannya?

Peraturan ganjil genap Jakarta difungsikan untuk mengurangi kemacetan di area Jakarta dan sekitarnya. Pelaksanaan peraturan ganjil genap Jakarta 2018 selama berlangsungnya event Asian Games 2018 kemarin dianggap berhasil mengurangi volume kendaraan yang menyebabkan lalu lintas menjadi kurang lancar, nih, Sobat Tiket.

Seperti yang kamu ketahui, setelah Asian Games 2018 masih ada satu lagi event besar yang menjadikan Indonesia menjadi tuan rumahnya, yaitu Asian Para Games 2018. Maka dari itu, dilakukan perpanjangan ganjil genap Jakarta 2018 selama berlangsungnya event ini. Sebagai informasi, Asian Para Games 2018 berlangsung pada 6 Oktober hingga 13 Oktober 2018.

Ada sedikit perbedaan pada perpanjangan ganjil genap 2018 dengan peraturan ganjil genap Jakarta 2018 sebelumnya. Sudah tahukah kamu apa perbedaannya, Sobat Tiket?

Perbedaan Rute & Jadwal Perpanjangan Ganjil Genap

Telah dijelaskan di atas bahwa jadwal perpanjangan ganjil genap masih berlaku selama 15 jam yaitu pukul 06.00 WIB hingga 21.00 WIB. Namun, hari Sabtu, Minggu, serta hari libur nasional tidak diberlakukan peraturan ganjil genap. Hal ini tentunya berbeda dengan jadwal ganjil genap saat Asian Games 2018 yang berlaku setiap hari.

Satu lagi perbedaan dari perpanjangan ganjil genap 2018 terkait rute, yaitu penghapusan Jalan Metro Pondok Indah sebagai area ganjil genap. Penghapusan jalan ini dari perpanjangan ganjil genap dilakukan berdasarkan pertimbangan bahwa tidak ada aktivitas Asian Para Games 2018 di area tersebut, Sobat Tiket.

Sementara itu, untuk Jalan Benyamin Sueb, peraturan ganjil genap dihapuskan selama bulan September 2018 dan diberlakukan lagi saat penyelenggaraan Asian Para Games 2018.

Jalur Alternatif untuk Menghindari Jalur Ganjil Genap Jakarta

Kamu pasti udah tahu kalau dalam peraturan ganjil genap, mobil dengan plat nomor ganjil hanya boleh beroperasi di jalur ganjil genap pada tanggal ganjil, dan mobil plat nomor genap hanya boleh beroperasi di tanggal genap.

Karena aturan seperti ini, barangkali ada beberapa di antara kamu yang panik karena adanya perluasan jalur ganjil genap di Jakarta, lengkap dengan jam ganjil genap yang berlaku 15 jam sehari.

Tenang aja, Sobat Tiket. Masih ada kok rute pengalihan yang khusus disarankan buat menghindari jalur ganjil genap. Kalau kamu pengin tahu apa aja rutenya, yuk catat jalur alternatif di bawah ini.

  1. Jalan Perintis Kemerdekaan – Jl. Suprapto – Jl. Salemba – Jl. Matraman – dst. [dari timur]
  2. Jalan Warung Jati Barat – Jl. Pejaten Raya – Jl. Pasar Minggu – Jl. Soepomo – Jl. Saharjo – dst. [dari selatan]
  3. Jalan RE. Martadinata – Jl. Danau Sunter Barat – Jl. HBR Motik – Jl. Gunung Sahari – dst. [dari utara]
  4. Jalan RA Kartini – Jl. Ciputat Raya – dst. [dari selatan]
  5. Akses Tol Cikampek – Jl. Sutoyo – Jl. Dewi Sartika – dst. [dari timur]
  6. Jalan S. Parman – Jl. Tomang Raya – Jl. Surya Pranoto/Jl. Cideng – dst. [dari utara].

Kendaraan yang Dibebaskan dari Perpanjangan Ganjil Genap Jakarta

Perpanjangan peraturan ganjil genap Jakarta terbaru 2018 diberlakukan utamanya untuk membatasi jumlah mobil pribadi. Jadi, ada beberapa jenis kendaraan yang dibebaskan dari peraturan ganjil genap Jakarta terbaru 2018, yaitu:

  1. Kendaraan pejabat tinggi Republik Indonesia, seperti kendaraan Presiden, Wakil Presiden, maupun kendaraan ketua lembaga tinggi negara seperti mobil Ketua MPR, DPR, DPD, Mahkamah Agung, Mahkamah Konstitusi, dan Komisi Yudisial.
  2. Kendaraan tamu negara, seperti mobil milik pemimpin negara asing, pejabat dari luar negeri, serta lembaga internasional.
  3. Kendaraan berplat merah atau RI (kendaraan dinas operasional).
  4. Kendaraan atlet Asian Games & kendaraan official dengan stiker khusus Asian Games.
  5. Mobil Ambulans untuk orang sakit/meninggal.
  6. Kendaraan Pemadam Kebakaran.
  7. Kendaraan pertolongan kecelakaan lalu lintas.
  8. Mobil plat kuning (angkutan umum).
  9. Sepeda motor.
  10. Kendaraan khusus yang dipertimbangkan oleh Polri, seperti mobil pengangkut uang antar bank yang diawasi oleh pihak kepolisian.

Nah, setelah tahu detail tentang perpanjangan peraturan ganjil genap Jakarta terbaru 2018, segera deh siapkan diri kamu buat mematuhi aturan lalu lintas yang udah ditetapkan oleh pemerintah ini. Terutama buat kamu yang berdomisili di Jakarta, kamu harus ingat jalur dan jadwal peraturan ganjil genap Jakarta ini biar nggak pedih kalau sekian ratus ribu melayang gara-gara kena tilang.

Oh ya, buat kamu yang berkunjung ke Jakarta dari luar kota, kamu bisa mencari alternatif kendaraan buat muter-muter keliling Jakarta. Kamu bisa sewa mobil di Jakarta buat mencicipi pengalaman berwisata anti mainstream di objek wisata khas Kota Jakarta.

Namun, seseru apa pun perjalananmu di Jakarta nanti, kamu harus tetap mematuhi peraturan yang berlaku, ya Sobat Tiket.

Selamat berkeliling Jakarta!