peraturan ganjil genap Jakarta

,

Peraturan Ganjil Genap Jakarta 2019 Terbaru

Perpanjangan Peraturan Ganjil Genap Jakarta – sobat tiket pastinya sudah tahu dong kalau Indonesia adalah tuan rumah Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018.

Nah, tentunya kamu juga sudah tahu kalau untuk menyukseskan event bertaraf internasional yang lalu ini, Pemprov DKI Jakarta dan Ditlantas Polda Metro Jaya  memberlakukan peraturan ganjil genap Jakarta untuk kendaraan bermotor.

Nah, sekarang dua event besar tersebut telah usai, sobat tiket. Namun, kamu sudah tahu belum bahwa peraturan ganjil genap Jakarta resmi diperpanjang?

So, biar nggak kena tilang karena nggak tahu pembaharuan apa yang berlaku dalam peraturan ganjil genap Jakarta setelah Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018, sebaiknya kamu simak pembahasan tentang aturan ganjil genap di bawah ini.

Catat, Jadwal Ganjil Genap Jakarta

Tentunya kamu sudah tahu kalau peraturan ganjil genap mulai resmi diberlakukan dengan sanksi bagi para pelanggar sejak 1 Agustus 2018 untuk menyambut event Asian Games.

Selama event Asian Games, ganjil genap berlaku setiap hari. Setelah Asian Games berakhir, ganjil genap tetap berlaku untuk menyukseskan event selanjutnya, yaitu Asian Para Games 2018.

Nah, mungkin di antara kamu banyak yang bertanya-tanya, bagaimana jadwal Ganjil Genap Jakarta setelah event Asian Para Games 2018 berakhir?

Ternyata, meski event Asian Para Games 2018 sudah berakhir, pemberlakuan peraturan Ganjil Genap Jakarta diperpanjang. Sebelumnya, Gubernur Jakarta juga sudah melakukan perpanjangan peraturan ini yang tertuang dalam Peraturan Gubernur DKI Jakarta No. 106 Tahun 2018.

peraturan ganjil genap Jakarta

Kemudian karena dirasa bisa memberikan efek positif pada kelancaran arus lalu lintas, maka peraturan ganjil genap di Jakarta ini diperpanjang dengan peraturan Gubernur yang baru, yang artinya peraturan No. 106 tadi sudah tidak berlaku lagi.

Perpanjangan ganjil genap yang baru ini dilakukan berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Jakarta No.155 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalu Lintas dengan Sistem Ganjil-Genap yang mulai diberlakukan mulai pada tanggal 2 Januari 2019.

Jadwal ganjil genap yang baru ini diterapkan setiap hari Senin sampai Jumat di pagi hari pukul 06.00 WIB – 10.00 WIB dan pada sore hari pada pukul 16.00 WIB hingga 20.00 WIB.

Perlu kamu catat juga, perpanjangan peraturan Ganjil Genap ini tidak berlaku pada hari Sabtu, Minggu, dan hari libur nasional. Nah, buat yang mau tahu jalur ganjil genap Jakarta terbaru, simak pembahasan lengkapnya di bawah ya.

Jalur Ganjil Genap Jakarta 2019 Terbaru

Hal selanjutnya yang harus kamu tahu tentang peraturan ganjil genap Jakarta terbaru tentu saja tentang jalur ganjil genapnya.

Saat diselenggarakan Asian Games 2018 dan Asian Para Games 2018, penetapan jalur ganjil genap yang diperluas ke berbagai kawasan di Jakarta bertujuan untuk memudahkan mobilitas para atlet dan kendaraan official yang berpartisipasi dalam event olahraga terbesar di Asia ini.

Karena dianggap dapat memberikan efek positif untuk kelancaran lalu lintas di Jakarta, Pemprov DKI Jakarta menetapkan adanya perpanjangan jadwal Ganjil Genap Jakarta setelah Asian Games dan Asian Para Games.

Jalur Ganjil Genap Jakarta Per Tanggal 2 Januari 2019

Berikut update informasi tentang jalur ganjil genap terbaru ini, sobat tiket.

  1. Jalan Medan Merdeka Barat;
  2. Jalan M.H. Thamrin;
  3. Jalan Jenderal Sudirman;
  4. Sebagian Jalan Jenderal S. Parman (mulai dari simpang Jalan Tomang Raya sampai dengan simpang Jalan KS. Tubun);
  5. Jalan Gatot Subroto;
  6. Jalan Jenderal M.T. Haryono;
  7. Jalan Jenderal D.I. Panjaitan;
  8. Jalan Jenderal Ahmad Yani; dan
  9. Jalan H.R. Rasuna Said.

Peraturan Ganjil Genap Jakarta 2018 - Peta Rute Ganjil Genap Jakarta

Sanksi untuk Pelanggar Peraturan Ganjil Genap Jakarta

Perpanjangan peraturan ganjil genap dibuat untuk dipatuhi oleh para pengguna jalan di Jakarta. Maka dari itu, diberlakukan sanksi tersendiri untuk para pelanggar peraturan ganjil genap Jakarta 2019.

Sanksi peraturan ganjil genap Jakarta diberlakukan sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) DKI Jakarta.

Sanksi ganjil genap Jakarta 2019 dibedakan menjadi:

1. Sanksi Slip Biru

Pengendara kendaraan bermotor yang tertangkap melanggar peraturan ganjil genap bisa memilih untuk meminta jenis slip sanksi yang akan dia dapatkan, sobat tiket. Kalau pelanggar memilih diberikan slip biru, berarti pelanggar tersebut nggak perlu menjalani sidang terlebih dahulu, tetapi harus membayar denda maksimal 500 ribu Rupiah.

Ketika seorang pengendara diketahui melanggar peraturan ganjil genap, pengendara tersebut harus menyerahkan SIM atau STNK kendaraan bermotornya. Surat-surat ini akan disita sampai denda sanksi peraturan ganjil genap ini dibayar.

Cara pembayarannya pun nggak langsung bayar di tempat, sobat tiket. Pengemudi yang melanggar aturan tersebut harus datang ke bank BRI yang diinformasikan oleh petugas untuk membayar denda ganjil genap Jakarta melalui transfer. Setelah ia mendapatkan bukti pembayaran denda ganjil genap, slip pembayaran tersebut bisa digunakan untuk mengambil SIM atau STNK yang disita oleh petugas.

2. Sanksi Slip Merah

Selain sanksi ganjil genap yang berupa slip biru, ada juga sanksi berupa slip merah. Pengendara yang diketahui melakukan pelanggaran ganjil genap bisa mengajukan banding jika ia nggak terima dengan besaran denda yang harus dibayar.

Maka, satu-satunya cara yang harus dilalui adalah dengan menjalani proses sidang. Nantinya, hakim lah yang akan memutuskan besaran denda yang harus dibayarkan oleh pengemudi kendaraan yang melanggar peraturan ganjil genap ini.

Sanksi ganjil genap Jakarta ini sudah berlaku sejak tanggal 1 Agustus 2018 hingga sekarang. Sebagai informasi, banyak polisi yang akan berjaga di rute ganjil genap, sobat tiket. Ada sekitar 10 hingga belasan polisi yang ditugaskan berjaga di satu ruas jalan. Maka dari itu, demi kebaikan bersama, lebih baik patuhi peraturan agar nggak terjadi penyesalan gara-gara kena tilang, ya.

Jalur Alternatif untuk Menghindari Jalur Ganjil Genap Jakarta

Kamu pasti udah tahu kalau dalam peraturan ganjil genap, mobil dengan plat nomor ganjil hanya boleh beroperasi di jalur ganjil genap pada tanggal ganjil, dan mobil plat nomor genap hanya boleh beroperasi di tanggal genap.

Karena aturan seperti ini, barangkali ada beberapa di antara kamu yang panik karena adanya perluasan jalur ganjil genap di Jakarta, lengkap dengan jam ganjil genap yang bisa membatasimu untuk menggunakan kendaraan pribadi.

Tenang aja, sobat tiket. Masih ada kok rute pengalihan yang khusus disarankan buat menghindari jalur ganjil genap. Kalau kamu pengin tahu apa aja rutenya, yuk catat jalur alternatif di bawah ini.

  1. Jalan Perintis Kemerdekaan – Jl. Suprapto – Jl. Salemba – Jl. Matraman – dst. [dari timur]
  2. Jalan Warung Jati Barat – Jl. Pejaten Raya – Jl. Pasar Minggu – Jl. Soepomo – Jl. Saharjo – dst. [dari selatan]
  3. Jalan RE. Martadinata – Jl. Danau Sunter Barat – Jl. HBR Motik – Jl. Gunung Sahari – dst. [dari utara]
  4. Jalan RA Kartini – Jl. Ciputat Raya – dst. [dari selatan]
  5. Akses Tol Cikampek – Jl. Sutoyo – Jl. Dewi Sartika – dst. [dari timur]
  6. Jalan S. Parman – Jl. Tomang Raya – Jl. Surya Pranoto/Jl. Cideng – dst. [dari utara].

Kendaraan yang Dibebaskan dari Perpanjangan Ganjil Genap Jakarta

Perpanjangan peraturan ganjil genap Jakarta terbaru 2019 diberlakukan utamanya untuk membatasi jumlah mobil pribadi. Jadi, ada beberapa jenis kendaraan yang dibebaskan dari peraturan ganjil genap Jakarta terbaru 2019, yaitu:

  1. Kendaraan Pimpinan Lembaga Tinggi Negara Republik Indonesia yakni:
    1. Presiden/Wakil Presiden
    2. Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat/Dewan Perwakilan Rakyat/Dewan Perwakilan Daerah
    3. Ketua Mahkamah Agung/Mahkamah Konstitusi/Komisi Yudisial/Badan Pemeriksa Keuangan
  2. Kendaraan Pimpinan dan Pejabat Negara Asing serta Lembaga Internasional yang menjadi tamu negara
  3. Kendaraan Dinas Operasional berpelat dinas, TNI dan POLRI
  4. Kendaraan Pemadam Kebakaran dan Ambulans
  5. Kendaraan untuk memberikan pertolongan pada kecelakaan lalu lintas
  6. Kendaraan angkutan umum (plat kuning)
  7. Kendaraan angkutan barang Bahan Bakar Minyak dan Bahan Bakar Gas
  8. Sepeda motor
  9. Kendaraan yang membawa masyarakat disabilitas
  10. Kendaraan untuk kepentingan tertentu menurut pertimbangan petugas POLRI, seperti kendaraan Pengangkut Uang (Bank Indonesia, antar Bank, pengisian ATM) dengan pengawasan dari POLRI.

Terutama buat kamu yang berdomisili di Jakarta, kamu harus ingat jalur dan jadwal peraturan ganjil genap Jakarta ini biar nggak pedih kalau sekian ratus ribu melayang gara-gara kena tilang.

Oh ya, buat kamu yang berkunjung ke Jakarta dari luar kota, kamu bisa mencari alternatif kendaraan buat muter-muter keliling Jakarta, kamu bisa sewa mobil di Jakarta buat mencicipi pengalaman berwisata anti mainstream di objek wisata khas Kota Jakarta.

Nah kalau kamu tinggal di luar Jakarta gimana dong? Tenang kamu bisa mencari tiket pesawat dan hotel murah di Jakarta untuk memulai petualangan di ibukota. Yang perlu diingat, seseru apapun perjalananmu nanti, kamu harus tetap mematuhi peraturan yang berlaku, ya sobat tiket.

Selamat jalan-jalan!