Sumber: Shutterstock

,

Ayo Liburan ke Medan, Nikmati Keindahan Panorama di Danau Toba & Pulau Samosir

Danau Toba dan Pulau Samosir – Ingin rileks menenangkan hati dan pikiran? Mau seru jalan-jalan yang kekinian? Nggak usah bingung mau ke mana, sobat tiket. Kamu bisa kok liburan dengan budget hemat yang nggak bikin kantong bolong. Karena Indonesia punya banyak tempat wisata seru yang sayang untuk dilewatkan. Salah satunya adalah Sumatera Utara. 

Jika Pulau Bali kerap diidentikkan dengan Pantai Kuta, maka mendengar kata Medan dan Sumatera Utara, pasti Danau Toba ikut terlintas di dalam benak. Kawasan Danau Toba bisa banget lho dijadikan pilihan buat liburan. Selain menawarkan panorama yang indah, kamu juga bisa melihat banyak objek wisata seru lainnya di sana, seperti Pulau Samosir dan Desa Siallagan.

Bahkan, saat ini pemerintah tengah mencanangkan Danau Toba sebagai Destinasi Wisata Super Prioritas dan tujuan wisata internasional. Jadi, kurang lengkap rasanya jika kamu belum mengunjungi destinasi yang satu ini untuk menyaksikan keindahan wisata dalam negeri.

3 Objek Wisata di Kawasan Toba Samosir, Bikin Penasaran!

Ada tiga objek wisata seru di kawasan Toba Samosir yang terkenal dan mendunia. Terletak di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, Danau Toba menjadi destinasi utama. Danau ini merupakan yang terluas di Nusantara. Perairannya terbentuk alami akibat kaldera supervolcano di Kepulauan Samosir, dengan lebar 27 kilometer dan panjang yang mencapai 87 kilometer. 

Faktanya, Danau Toba menjadi danau kaldera terbesar di dunia karena terbentuk dari letusan Gunung Toba. Dan kini, kawasan ini menjadi salah satu danau paling dalam di Asia Tenggara. Pesona alamnya yang memikat serta sejarah pembentukannya memang selalu berhasil menawan hati turis asing dan lokal. 

Naik perahu berkeliling di sekitar Toba sambil menikmati anggunnya panorama sekitar? Wah, dijamin ampuh jadi penghalau galau! Itulah sebabnya banyak orang yang tertarik berkunjung ke Danau Toba, agar merasa terhubung kembali dengan alam. 

Selain itu, terdapat banyak destinasi wisata dengan view yang tak kalah menakjubkan di sana, seperti Pulau Samosir dan Desa Siallagan. Dua destinasi ini juga menjadi favorit para traveller dan pecinta alam untuk singgah. 

Nah, bagi sobat tiket yang penasaran dengan keindahan alam Pulau Samosir dan Danau Toba, yuk rencanakan liburanmu ke sini. Pesan tiket pesawat ke Medan di tiket.com sekarang juga agar agenda jalan-jalan kamu jadi lebih praktis dan mudah!

1. Danau Toba

Sumber: Shutterstock.com

Ternyata, menikmati momen bahagia di danau yang tenang bukan satu-satunya daya tarik utama di kawasan Toba. Bahkan, tak hanya danaunya saja lho yang mampu membuatmu berdecak kagum. Siapa sangka, di balik hutan belantara yang mengelilingi danau, terdapat Air Terjun Sipiso Piso, Air Terjun Efrata, dan Sigura Gura Waterfall yang menunggu untuk ditemukan. 

Yup, tak semua orang mengetahui keberadaan beberapa air terjun cantik yang bersembunyi di sekitar danau. Padahal, air terjun yang dikungkung oleh tebing terjal serta tanaman liar di sekitarnya ini terbilang sangat eksotis. Ambience yang sejuk dengan gemericik arus air yang mengalir ke sungai juga mampu memanjakan mata para pengunjung. Sungguh menghipnotis!

Selain itu, pada tahun 1948, Ir. Soekarno pernah diasingkan dalam sebuah gubuk di dekat Danau Toba. Selama 22 hari, Belanda mengasingkan sang Bapak Proklamator RI di sana. Sekarang, gubug itu sudah menjelma menjadi wisma megah bagi para tamu kehormatan Pemprov Sumut yang singgah. 

Spot ini juga tak kalah ciamik dan bikin penasaran para turis karena mengandung nilai sejarah dan misteri di baliknya. Penuturan urban legend setempat mengatakan, beberapa pengunjung pernah mendengar suara derap langkah kaki dari ruang pertemuan di wisma itu.

2. Pulau Samosir

Sumber: Shutterstock.com

Pulau Samosir tak hanya menyimpan berbagai legenda masyarakat, tapi juga menjadi sumber seni dan budaya dari etnis Batak Toba. Tak lengkap rasanya jika berwisata ke Danau Toba tanpa singgah ke Pulau Samosir. Untuk menuju ke sini, sobat tiket bisa menyeberang dengan kapal yang umumnya digunakan warga.

Yang menarik, ada tiga danau lagi di dalam Danau Toba yang berlokasi di tengah Pulau Samosir. Ketiga danau ini terdiri dari Aek Natonang, Aek Porohan, dan Sidihoni. Menyuguhkan pemandangan yang breathtaking, masyarakat menyebut ketiga danau ini sebagai “danau di atas danau”.

Mempunyai lebih dari seratus desa, spot unik lainnya yang populer di Pulau Samosir adalah bukit sakral yang bernama Pusuk Buhit. Bahkan, spot ini sempat menjadi bagian dari novel Supernova karya Dewi Lestari (Dee). Kearifan lokal meyakini Pusuk Buhit ini sebagai tempat turunnya manusia pertama di muka bumi.

Berbagai panorama menakjubkan dengan kesakralan yang kental tak hanya terdapat di Pusuk Buhit, tapi juga di Batu Hobon, monumen keturunan dari Raja Batak, serta Air Tujuh Rasa. Selain sejumlah media penghormatan untuk mengiringi ritual doa yang terdapat di sana, sobat tiket juga bisa mengenal Malim. Malim merupakan kepercayaan asli dari masyarakat Tanah Batak.

Jangan sampai terlewatkan juga untuk mampir ke Batu Gantung yang melegenda ya, sobat tiket. Konon, jika tak ingin tertimpa sial, pendatang tak boleh berbicara kasar atau yang tak senonoh di kawasan ini.

Batu Gantung ini merupakan tebing dengan tinggi mencapai 20-30 meter. Di ujungnya, tampak jelas ada sebuah batu yang menggantung. Di situlah letak mulanya legenda masyarakat setempat.

Sedangkan pada dasar tebing, terdapat lubang yang konon dihuni oleh makhluk Bunian. Di lokasi ini, beberapa ketua adat akan memberi sesaji di bawah Batu Gantung pada saat festival Toba berlangsung.

3. Desa Siallagan

Sumber: Shutterstock.com

Satu lagi destinasi di kawasan Samosir yang bakal bikin kamu merinding dan jaw dropping. Di sini, sobat tiket bisa mempelajari warisan budaya dan kepercayaan nenek moyang Suku Batak kuno.

Perkampungan Siallagan ini dikenal sebagai peninggalan jejak kanibalisme yang ada di Tanah Batak. Nyatanya, sejarah mencatat praktek kanibalisme memang pernah terjadi di Huta (Desa) Siallagan.

Dulu, hukum pasung dan pancung diberlakukan oleh Raja Siallagan kepada musuh, pengkhianat dan pelaku kejahatan lainnya. Selanjutnya, praktek kanibalisme berlaku bagi orang yang dihukum mati dengan cara pancung. 

Kepercayaan tradisional di sana meyakini, bahwa dengan memakan orang yang menjadi musuhnya, maka segala ilmu yang dimiliki musuh tersebut dapat ditransfer ke tubuh mereka. Dan hingga kini, baik cerita maupun peninggalan sejarahnya masih terjaga kelestariannya.

Berlokasi di daerah Ambarita, Kecamatan Simanindo, Pulau Samosir, Toba, Sumatera Utara, perkampungan ini dulunya dibangun oleh keluarga Batak marga Siallagan. Di kawasan ini, kamu akan menemukan banyak rumah adat Batak (rumah bolon) dengan arsitektur yang khas dan sarat makna.

Terdapat juga artefak dan furnitur dari Batu Parsidangan yang menjadi saksi musyawarah raja dan tetua saat mengadili musuh dan para penjahat dahulu kala. Hukuman dan praktek kanibalisme ini diakhiri oleh misionaris asal Jerman, Ludwig Ingwer Nommensen. Pada saat itu, dirinyalah yang mengenalkan agama Kristen di abad ke-19 kepada Huta Siallagan.

Eksplorasi Kawasan Sekitar

Gimana, sobat tiket? Ada banyak banget kan obyek wisata menarik yang bisa dikunjungi di kawasan Danau Toba dan Pulau Samosir ini? Idealnya, kamu bisa meluangkan waktu selama 3 hari 2 malam biar momen eksplorasi dan petualanganmu jadi makin maksimal.

Belum puas mengeksplor Sumatera Utara? Kamu bisa coba cek rekomendasi destinasi wisata lainnya yang asyik buat refreshing. Contohnya seperti wisata sejarah Medan yang saat ini lagi ngehits dan kekinian. Dijamin deh bakal bikin liburanmu jadi tambah seru dan mengesankan. Selamat berlibur, sobat tiket!