Tips Transportasi Umum Bandung

,

Tips Menggunakan Transportasi Umum di Bandung, Hemat & Mudah!

Ada banyak opsi untuk sobat tiket kalau ingin berkeliling di sebuah kota dalam rangka jalan-jalan. Kamu bisa menyewa mobil, mengikuti paket tur, atau menaiki transportasi umum. Semua memiliki kelebihan masing-masing. Kamu perlu menyesuaikan saja dengan kebutuhan.

Kalau kamu ingin mendapatkan nuansa petualangan dan mengeksplor banyak tempat wisata hits yang memiliki jarak tidak terlalu jauh, menaiki transportasi umum sangat tepat untuk mengelilingi Bandung. Untuk mempermudah urusan kamu, simak tips berikut ini, ya!

Berkeliling Bandung dengan Angkot

Sumber: Shutterstock

Angkot biasanya memiliki rute yang cukup rumit, sehingga akan menyulitkan pendatang atau wisatawan. Namun, hal ini tidak akan mempengaruhi niatanmu berkeliling Bandung dengan transportasi umum kalau mengetahui beberapa hal di bawah ini.

Kalau sobat tiket kesulitan memahami rute angkot di Bandung, kamu bisa bertanya pada penduduk sekitar atau aplikasi resmi dari pemerintah. Kesan petualangan akan semakin terasa, bukan?

Hal lain yang perlu kamu lakukan adalah tetap memantau Google Maps untuk mempermudah menemukan lokasi destinasi atau lokasi saat ini kamu berada. Selain itu, buatlah jadwal kunjungan secara sistematis. Perencanaan ini penting dilakukan agar kamu tidak terlalu sering naik angkot saat mengeksplor tempat wisata.

Misalkan, kalau sobat tiket berkunjung ke Gedung Merdeka, maka objek terdekat adalah Jl. Braga, Cikapundung Riversort, Masjid Raya Bandung, Jl. Dalem Kaum, sentra distro Parahyangan Plaza, Jl. Banceuy, dan Pasar Baru.

Di Jl. Banceuy terdapat wisata sejarah berupa bekas penjara Soekarno. Kalau kamu ingin merasakan atmosfer sebelum kemerdekaan, wajib berkunjung ke sini. Sementara di Jl. Cikapundung Barat, jangan lupa untuk mencicipi kuliner legendaris di Warung Ceu Mar.

Berkunjung ke Bandung jangan sampai melewatkan ikon kota ini yaitu Gedung Sate. Kalau sobat tiket berjalan ke arah timur, maka akan bertemu Taman Lansia dan Museum Geologi. Sementara di arah utara ada Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat dan pusat kuliner Jl. Dipatiukur dekat Unpad. Bagaimana dengan arah selatan? Daya tarik yang akan dijumpai adalah Jl. Banda dan Jl. LLRE Martadinata sebagai pusat perdagangan.

Berkeliling Bandung dengan Trans Metro Bandung (TMB)

Sumber: Shutterstock

Trans Metro Bandung merupakan sarana transportasi publik yang disediakan oleh pemerintah, sehingga memiliki operasional yang sistematis seperti terdapat koridor-koridor yang menunjukkan rute perjalanan.

Trans Metro Bandung beroperasi setiap hari mulai pukul 05.00-20.00 WIB. Jadi, bisa memfasilitasi sobat tiket berkeliling kota ini sepanjang hari.

Sistem pembayaran transportasi umum ini bisa menggunakan tunai atau e-money. Kalau tunai, tarifnya sebesar 4.000*, sementara pembayaran digital sebesar 3.000*. Pembayaran e-money sangat menguntungkan lho, karena kamu cukup membayar sekali untuk perjalanan dalam satu hari.

Pemerintah pun berharap agar penumpang melakukan pembayaran menggunakan e-money agar sistem pembayaran tertata dengan baik. Bahkan, di waktu-waktu tertentu, diadakan promo menarik agar masyarakat mau beralih ke transportasi umum. Khusus untuk penumpang tertentu seperti veteran dan guru honorer pun akan digratiskan.

Kunci kemudahan berkeliling Bandung dengan TMB adalah mengetahui koridor berapa yang akan mengantarkan kamu ke tempat tujuan. Caranya, cobalah mencari informasi tentang koridor terdekat apakah memiliki rute yang diinginkan. Kalau tidak, periksalah koridor lain seperti daftar berikut ini:

Koridor 1: Jl. Raya Cibiru Jl Soekarno Hatta Elang

Koridor 2: Antapani, Jl Laswi Jl Lingkar Selatan

Koridor 3: Ujung Berung, Jl Surapati Jl Djunjunan

Koridor 4: Cibeureum Cicaheum

Koridor 5: Buah Batu Kebun Kawung

Koridor 6: Banjaran – Gedebage Kebun Kawung

Koridor 7: Padalarang Elang – Kebun Kawung

Koridor 8: Soreang Kopo Leuwipanjang Kebun Kawung

Koridor 9: Cibaduyut Tegallega Kebun Kawung

Koridor 10: Ledeng Gegerkalong Kebun Kawung

Koridor 11: Caringin Pasirkaliki Sarijadi

Ada empat tips yang perlu sobat tiket ketahui sebelum menaiki TMB agar perjalanan semakin menyenangkan, yaitu: 1) berangkatlah seawal mungkin agar bisa lebih lama di tempat wisata, 2) carilah informasi mengenai jumlah bus yang beroperasi. Hal ini penting untuk mengetahui jadwal kedatangan, 3) siapkan uang pas kalau membayar secara tunai, 4) jangan pulang terlalu mepet dari jam operasional.

Berkeliling Bandung dengan Bandros

Sumber: Shutterstock

Berkeliling Bandung juga bisa dilakukan dengan menggunakan Bandros. Transportasi umum ini merupakan sarana dari pemerintah untuk mempermudah wisatawan. Bandros sendiri memiliki kepanjangan Bandung Tour on Bus.

Terminal Bandros berada di depan gedung Bank Indonesia dan Taman Balaikota Bandung. Jam operasional Bandros dimulai pukul 09.00-16.00 WIB. Namun, sobat tiket dianjurkan datang lebih awal, karena jadwal bisa berubah sewaktu-waktu.

Tarif untuk menaiki bus warna-warni ini cukup terjangkau. Tarif ini berlaku untuk wisatawan lokal dan mancanegara di atas umur dua tahun. Adapun biaya yang perlu dibayarkan tersebut dibedakan menjadi dua kategori yaitu tiket sekali jalan dan paket perjalanan seharian.

Untuk menentukan bus mana yang akan membawa sobat tiket ke tempat wisata tujuan, kamu perlu memperhatikan warna bus untuk menunjukkan jalur yang dilewati. Berikut rinciannya:

  1. Bandros biru: Alun-Alun Bandung, Cibaduyut, Taman Leuwi Panjang, Museum Sri Baduga, Alun-alun Regol, dan Kawasan Buah Batu.
  2. Bandros kuning: Lapangan Gasibu, Taman Cibeunying, Taman Superhero, Taman Foto, Gedung Merdeka, Alun-alun Bandung, dan Braga.
  3. Bandros ungu: Gasibu, Taman Cikapayang, Alun-alun Ujungberung, Museum Geologi, dan Pusdai.
  4. Bandros hijau: Chinatown, Pasir Kaliki, Alun-alun Cicendo, Karang Setra, UPI, dan GOR Padjadjaran.
  5. Bandros merah muda: Gasibu, Taman Pasupati (Taman Jomblo), Teras Cikapayang, Teras Cihampelas, hingga Taman Budaya.

Berkeliling Bandung dengan Becak

Berkeliling Bandung dengan becak? Memang tidak mungkin dapat dijangkau, karena becak di sini masih tradisional dan wilayah Kota Kembang sangat luas. Namun, kalau ingin jalan-jalan menggunakan mode transportasi ini, datang saja ke Jl. Astana Anyar atau Jl. Gardujati.

Di kedua jalan tersebut banyak sekali penjual makanan, mulai dari kelas kaki lima sampai kafe. Bisa dibilang, sebagai pusat kuliner. Apalagi, ketika malam di sini semakin dipadati oleh penjual. Sobat tiket bisa berwisata kuliner dengan aneka pilihan.

Tidak jauh dari tempat ini ada Jl. Cibadak yang tidak kalah seru untuk dikunjungi. Pedestrian cantik ala Eropa di malam hari beserta aneka kuliner pinggir jalan akan membuat jalan-jalan sobat tiket semakin menyenangkan.

Sekitar 1,2 kilometer dari Jl. Cibadak ada Jl. Braga yang sudah sangat terkenal akan pesona tempo dulu melalui bangunan-bangunan lawas. Selain itu, terdapat berbagai daya tarik lain di tempat ini seperti lukisan-lukisan indah yang dijual di sepanjang jalan.

Ke Bandung? Jangan Lupa Nongkrong ke Kafe Hipster!

Nongkrong di kafe hipster menjadi gaya hidup masa kini. Mumpung kamu lagi ke Bandung, jangan lupa nongkrong ke 4 kafe hipster yang hits di Bandung, ya!

Sudah menentukan jadwal kunjungan ke Bandung? Setelah mengetahui tips wisata di sini menggunakan transportasi umum, jangan lupa memesan hotel untuk bermalam di tiket.com. Untuk mempermudah kamu mendapatkan tiket kereta api atau pesawat, gunakanlah aplikasi yang sama. Selamat bersenang-senang, sobat tiket!

 

*tarif saat artikel ini ditulis