Chinese New Year

,

7 Tradisi Tahun Baru Imlek di Berbagai Kota di Indonesia

Tahun Baru Imlek – Imlek atau perayaan tahun baru Cina merupakan hari libur nasional di Indonesia. Pada hari itu, masyarakat Tionghoa dapat berkumpul dan merayakan bersama dengan keluarganya. Tahun baru Cina selalu dirayakan di hari pertama pada kalender Imlek. Jika dilihat dengan kalender Masehi, perayaan Imlek biasanya jatuh antara bulan Januari atau Februari.

Bagaimana Perayaan Tahun Baru Imlek di Kota-Kota di Indonesia?

Salah satu tradisi di tahun baru Imlek yang paling populer adalah memberikan amplop berwarna merah atau lebih terkenal dengan sebutan angpao. Nah, adakah tradisi unik lainnya di kota-kota besar di Indonesia dalam merayakan Imlek? Mari kita langsung simak bagaimana perayaan tahun baru Imlek di beberapa kota di Indonesia.

1. Jakarta

Selain tradisi pertunjukan naga liong dan barongsai, tahun baru Imlek dirayakan dengan cukup unik di Jakarta. Tradisi yang disebut dengan Patekoan ini telah dilakukan dari masa ke masa dan biasanya digelar di sekitar kawasan Glodok, Jakarta Barat. Tradisi ini menyuguhkan air teh dengan gratis yang bisa diminum oleh semua masyarakat yang sedang kebetulan lewat.

Tahun Baru Imlek

Tradisi ini awalnya dimulai oleh seorang kapiten China bernama Gan Djie. Beliau beserta istrinya memiliki jiwa sosial yang tinggi, di mana pada masanya untuk bisa mendapatkan air bersih terbilang cukup sulit. Dengan demikian Djie dan istri menyediakan teh yang dapat diminum oleh pedagang keliling, buruh, dan siapapun yang lewat.

2. Semarang

Pasar Semawis yang berada di Kota Semarang sangat terkenal dengan julukan Kawasan Pecinan Semarang. Tempat ini menjadi salah satu tempat pilihan untuk merayakan tahun baru Imlek di Semarang. Bagi kamu pecinta kuliner, kamu wajib datang ke kawasan ini karena di sini akan diselenggarakan festival kuliner yang bisa memanjakan lidah dan perut.

Tahun Baru Imlek

Di sini kamu bisa mencoba beberapa makanan yang lezat seperti kue keranjang, bakpao, cakwe, serta makanan dengan bahan mi. Selain itu, kamu juga bisa mencicipi makanan khas juga seperti nasi ayam, nasi gudeg, sate, bakmi jawa, es puter, dan lain sebagainya. Pastinya di tempat ini kamu bisa menemukan menu baru yang belum pernah kamu coba sebelumnya.

3. Solo

Di Kota Solo terdapat sebuah tradisi unik dalam merayakan tahun baru Imlek. Tradisi tersebut disebut dengan nama Grebeg Sudiro. Perayaan ini pada umumnya diadakan pada tujuh hari sebelum Tahun Baru China tiba. Perayaan ini juga dijadikan sebagai simbol toleransi yang kuat antara warga Tionghoa dan Jawa dalam acara yang hangat dan meriah.

Tahun Baru Imlek

Acara ini biasanya diselenggarakan di Pasar Gede, Kota Solo. Tempat ini akan berubah menjadi lautan manusia di mana ribuan pengunjung datang memadati kawasan tersebut. Mereka datang dari berbagai daerah untuk ikut memeriahkan perayaan Grebeg Sudiro.

4. Riau

Bermain air adalah sebuah kegiatan yang menyenangkan. Nah menariknya, setiap tahun baru Imlek kamu bisa mengikuti keseruan Festival Perang Air yang diadakan di Selatpanjang, Riau untuk menyambut Imlek. Perang air ini sudah menjadi tradisi turun-temurun masyarakat Tionghoa yang berada di Riau.

Tahun Baru Imlek

Acara ini diselenggarakan dengan cara saling menyiramkan air antar penduduk kota di sepanjang jalan di Kabupaten Kepulauan Meranti yang merupakan kabupaten termuda yang ada di Riau. Tempat tersebut dipadati setidaknya 40% oleh etnis Tionghoa. Semua peralatan untuk perang air akan dipersiapkan mulai dari pistol air, gayung, ember, kantong plastik, dan lain sebagainya.

5. Singkawang

Salah satu tradisi unik yang dilakukan oleh warga Singkawang dalam menyambut perayaan tahun baru Imlek adalah pawai tatung. Setiap tahunnya adalah lebih dari 500 tatung yang berparade sambil memperlihatkan kesaktiannya. Bagi kamu yang belum tahu, tatung adalah sosok manusia yang dipercaya sedang dirasuki oleh roh dewa.

Tahun Baru Imlek

Parade ini dimulai dengan upacara yang diadakan di sebuah biara. Upacara tersebut dipimpin oleh seorang ahli spiritual atau pendeta. Pendeta tersebut akan memanggil dan mengundang roh dewa untuk merasuki para tatung setelah memberikan persembahan kepada Tua Pe Kong, dewa kesejahteraan.

6. Yogyakarta

Tidak jauh berbeda dengan kota Solo, Yogyakarta juga turut memeriahkan tahun baru Imlek dengan mengadakan pekan budaya. Setiap satu tahun sekali, Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta adalah salah satu perayaan yang paling ditunggu-tunggu. Di setiap gang “Pecinan” yang ada di Kendanan Malioboro akan diubah menjadi seperti suasana pasar malam di China. Di sini kamu bisa merasakan suasana dari negeri tirai bambu yang sebenarnya.

Tahun Baru Imlek

Setiap tahunnya, warga Yogyakarta selalu memenuhi perayaan ini untuk bisa menyaksikan berbagai atraksi dan kegiatan seru yang ada di pekan budaya ini. Mereka juga penasaran dengan bagaimana tradisi perayaan tahun baru di China.

7. Lombok

Di setiap tanggal 1 dan 15 pada kalender imlek China, sebagian besar umat Tri Dharma datang berkunjung ke Klenteng Po Hwa Kong untuk sembahyang dan berdoa memohon rezeki dan kebaikan lainnya. Selain itu, sejumlah warga juga turut membantu mendekorasi dan membersihkan klenteng ini setiap tiba peringatan tahun baru Imlek.

Tahun Baru Imlek

Di dalam klenteng ini terdapat 12 altar dengan masing-masing nama dewa. Dewa utama yang ada di sini adalah Tan Fu Cen Yen. Beberapa cerita menyebutkan bahwa beliau pernah mendapatkan tugas dari Raja Bali untuk membangun istana dalam waktu hanya tiga bulan saja. Beliau sanggup menyelesaikan dalam kurun waktu yang telah ditentukan tersebut.

Maknai Tahun Baru Imlek dengan Kebaikan

Selain tradisi yang sudah disebutkan di atas, tahun baru Imlek juga biasanya diperingati dengan sejumlah kegiatan lain. Beberapa tradisi Imlek lainnya seperti bersih-bersih rumah, menyantap hidangan khas Imlek, petasan dan kembang api, dan lain sebagainya. Bagi kamu yang ingin merayakan Imlek di negara tirai bambu, kamu bisa cobain beberapa tempat wisata ekstrem di China berikut ini. Terbang ke China bisa lebih murah kalau pesan tiket pesawat di tiket.com. Gong Xi Fa Cai!