Jajanan Tradisional Makassar
Source Image: shutterstock

,

Jalan-Jalan ke Makassar, Jangan Lupa Cicipi 7 Jajanan Tradisionalnya!

Lapar, tapi nggak pengen makan berat adalah alasan tepat untuk ngemil nih, sobat tiket. Kalau kebetulan sobat tiket ada di Makassar, kamu bisa coba nih 7 jajanan tradisionalnya yang endolita ini.

Nggak pakai ribet dan susah, kamu bisa temui menu jajanan tradisional Makassar ini di setiap sudut kota kok, sobat tiket! Penasaran mau tau apa saja menu jajanan tradisional Makassar yang bisa kamu cicipi? Ini dia ulasannya!

7 Jajanan Tradisional Makassar, Enaknya Bikin Ketagihan

Setiap kota dan daerah pastinya memiliki menu makanan yang beragam ya, sobat tiket. Sama halnya dengan Makassar, ini dia 7 jajanan tradisional Makassar dengan rasa yang enak, dan harga yang nggak bikin kantong bolong!

1. Barongko, Jajanannya Para Raja

Jajanan tradisional satu ini merupakan menu favoritnya para Raja Bugis, dan biasa dijadikan sebagai hidangan penutup. Bahkan, dulu kala makanan Barongko ini dibuat secara khusus untuk acara-acara adat saja lho, sobat tiket. Wah, kebayang kan, sobat tiket, gimana spesial nya menu jajanan tradisional yang satu ini?

Gimana para Raja nggak suka dengan menu makanan satu ini! Barongko memang terkenal lezat banget lho, sobat tiket! Pisang tanduk yang dihaluskan, dicampur bersama gula, telur dan santan. Lalu, dibungkus daun pisang dan dikukus.

Teksturnya yang lembut, rasa manis dan gurih yang pas, menjadikan Barongko sebagai menu makanan kesukaan banyak orang. Sobat tiket tertarik mencoba Barongko? Salah satu toko yang menjual jajanan satu ini adalah MAMA Toko Kue dan  Es Krim yang terletak di Jl. Bau Mangga No. 9, Makassar.

Jangan lupa mampir dan mencicipi menu satu ini ya, sobat tiket!

2. Pisang Epe yang Tersohor

Ingat Makassar, ingat pisang epe! Jika Barongko menggunakan pisang tanduk sebagai bahan dasar, berbeda dengan pisang epe yang terbuat dari pisang kepok nih, sobat tiket. Salah satu jenis pisang terbaik untuk diolah menjadi beragam camilan, terbayang dong gimana rasa enaknya?

Pisang kepok yang dikukus, kemudian digepengkan setelah agak lembek. Setelah itu, pisang yang telah berubah bentuk menjadi pipih ini dipanggang hingga renyah dan kecoklatan. Ciri khas dari jajanan ini adalah aroma durian atau nangka yang berasal dari gula merah cair yang dituang di atas pisang yang siap disajikan.

Jajanan Tradisional Makassar - Pisang Epe
Sumber: Shutterstock.com

Pisang Epe sering disamakan dengan Sanggara Belanda a.k.a pisang goreng Belanda lho, sobat tiket. Sebab, topping dan bentuknya memang serupa. Namun, sebenarnya kedua jajanan ini memiliki perbedaan dalam cara memasaknya nih, sobat tiket.

Jika Sanggara Belanda disajikan dengan cara digoreng, berbeda halnya dengan Pisang Epe yang disajikan dengan cara dikukus lalu dipanggang. Untuk menambah rasa, pedagang pisang epe biasanya menambahkan coklat meses, keju parut, kelapa sangrai atau kacang panggang seperti Sanggara Belanda. 

Sobat tiket sedang berwisata di Pantai Losari? Tenang, ada banyak pedagang Pisang Epe yang bisa kamu temui di sekitar Pantai ini. Untuk harga per porsi juga cukup murah lho, sobat tiket. Hanya Rp7.000 hingga Rp8.000 aja kok.

3.  Sikaporo, Warna-Warni yang Menggoda

Sekilas, Sikaporo ini mirip kue Bingka khas Banjarmasin. Tapi, tekstur jajanan satu ini ternyata lembut seperti puding, berbeda dengan kue Bingka yang padat. Kue ini memiliki bentuk yang bermacam-macam. Warna hijau pada lapisan bawah dan kuning di lapisan atas menjadi ciri khas dari jajanan tradisional Makassar satu ini.

Rasa Sikaporo adalah gurih dan manis, sebab terbuat dari campuran gula dan santan, tepung beras, bubuk agar-agar, dan telur. Jajanan satu ini biasa dilahap begitu saja atau diberi lelehan gula merah sebagai topping. Warna-warni dalam Sikaporo ini dibuat tanpa pewarna dan hanya mengandalkan warna dari agar-agar, lho sobat tiket!

Kue tradisional Makassar ini memang terbilang cukup langka. Namun, bukan karena kurang peminat ya, sobat tiket. Melainkan karena pembuat asli Sikaporo hanya tersisa dua orang di Makassar. Wah, jadi semakin penasaran ingin mencobanya nggak sih, sobat tiket?

4. Ketupat Ala Makassar, Buras

Jajanan ini menyerupai lontong, namun, punya rasa yang amat gurih. Jika lontong menggunakan air biasa saat proses mengaronnya, Buras memanfaatkan santan dan parutan kelapa untuk menghasilkan rasa gurih yang kuat. 

Buras atau burasa ini dibungkus dengan daun pisang dan diikat tali sehingga orang-orang juga mengenalnya sebagai lapat. Berbeda dengan lalampa yang dikukus kemudian dibakar serta diberi isian ikan cakalang atau tongkol bumbu. Maka Buras ini dibuat tanpa isi atau polos saja.

Jalan-Jalan ke Makassar, Jangan Lupa Cicipi 7 Jajanan Tradisionalnya!
Sumber: Shutterstock.com

Ketupat ala Makassar ini memang cocok banget untuk menemani berbagai macam kuliner Makassar lainnya, sobat tiket. Seperti Coto Makassar dan Sop Konro. Hal yang unik bagi masyarakat Makassar, setiap rumah pasti akan memiliki Buras setidaknya pada hari raya. 

Namun, menu satu ini juga banyak dijajakan pada hari-hari biasa sebagai teman makan berat kok. Jajanan tradisional ini bisa sobat tiket jumpai di Pasar Baru Jl. W.R. Supratman, Makassar, sebab belasan toko lontong dan buras ada di sana.

5. Es Pallu Butung, Manis dan Segarnya Bikin Nagih

Jika sobat tiket ingin yang manis dan segar dari Makassar, Es Pallu Butung bisa jadi rekomendasi yang tepat. Pallu sendiri berasal dari bahasa Bugis dan memiliki arti ‘matang’, yang mengacu pada cara masak makanan satu ini.

Bahan yang digunakan untuk menu makanan ini adalah menggunakan Pisang raja yang dipotong bulat dan dikukus. Kemudian disajikan bersama campuran tepung beras dan santan yang menyerupai bubur sumsum. Es Pallu Butung ini mengingatkan kita kepada  kolak pisang dan bubur sumsum. 

Jalan-Jalan ke Makassar, Jangan Lupa Cicipi 7 Jajanan Tradisionalnya!
Sumber: Shutterstock.com

Es Pallu Butung menjadi salah satu menu yang banyak ditemui pada bulan Ramadhan. Namun, kamu tetap bisa menemukannya pada bulan-bulan biasa kok, sobat tiket. Biasanya, menu ini mudah ditemui di warung yang menjual Coto Makassar. 

Es Pallu Butung bersama es serut dan sirup merahnya enak disantap siang-siang saat kamu berkunjung ke Makassar. Jadi, jangan sampai terlewat untuk mencicipi menu yang satu ini ya!

6. Tara’jong, Ganjal Perut dalam Satu Suapan

Jajanan tradisional satu ini berbahan dasar singkong, sehingga akan membuat sobat tiket merasa cepat kenyang. Makanan ini biasa disebut Tarajju atau Tara’jong dalam bahasa Bugis. Menu jajanan tradisional ini bisa dibilang menyerupai getuk goreng Jawa. Sedangkan di daerah Sunda, Tara’jong ini disebut tarasen dan dibuat dari ubi jalar.

Menu singkong ini direbus dan kemudian dihaluskan, dicampur gula merah sebagai penambah rasa, dibentuk menjadi bulat pipih kemudian dicelupkan ke adonan tepung sebelum digoreng.

Namun, ada pula yang menambahkan air kapur supaya Tara’jong lebih renyah. Penganan satu ini cocok disantap saat santai di sore hari, hangat-hangat dan mengenyangkan.

7. Mie Titi, Jajanan Makassar Malam Hari

Jika sobat tiket tahu, Mie Titi sebenarnya masih satu resep dengan Mie Kering Hengki lho. Kedua makanan ini diambil dari nama pemiliknya, yakni Titi dan Hengki yang merupakan anak-anak dari Angko Cao, pencetus mie kering di Makassar. 

Sebagai resep turun temurun, mie kering ini menjadi salah satu makanan legendaris di kota Ujung Pandang, dan patut untuk dicoba. Mie kering yang menjadi ciri khas nya ini berasal dari mie basah yang kemudian digoreng. Menyerupai mie lidi, namun, lebih tebal dan renyah. 

Jalan-Jalan ke Makassar, Jangan Lupa Cicipi 7 Jajanan Tradisionalnya!
Sumber: Shutterstock.com

Menu Mie Titi ini biasa disajikan bersama kuah kental dan beraroma, sayur sawi, serta bermacam bahan tambahan seperti bakso dan telur orak-arik. Rasanya yang nikmat dan disantap hangat-hangat memang memiliki sensasi berbeda.

Kedai Mie Titi di Jl. Datu Mussaeng No 23, Makassar, mempunyai menu Mie Titi seafood dan Mie Titi ayam. Keduanya makin nikmat disantap saat malam hari bersama acar lombok biji dan air perasan jeruk nipis.

Jajanan Tradisional Makassar dan Rasa yang Tak Tergantikan

Meskipun banyak kuliner kekinian di Makassar, akan tetapi, jajanan tradisionalnya tetap menjadi incaran nomor satu para wisatawan. Racikan bahan-bahan yang diolah bersama resep-resep nenek moyang menciptakan makanan dengan rasa tak tergantikan. Tak lekang oleh waktu dan tetap melegenda!

Sobat tiket tertarik untuk coba yang mana nih? Ada pula rekomendasi 7 Menu Andalan untuk Temani Kuliner Malam Kamu di Makassar yang patut untuk kamu coba!

Mau nginep dengan nyaman selama di Makassar? Ada banyak pilihan hotel terbaik di Makassar di tiket.com yang bisa kamu pilih. Instal aplikasinya sekarang juga, dan nikmati kemudahannya dalam pemesanan tiket apapun yang kamu butuhkan.