,

Wisata Anti Mainstream di Bekas Penambangan Kaolin, Unik Banget!

Bangka Belitung dengan segala keindahan pantainya memang menyenangkan. Hamparan pasir putih lembut ditambah angin laut sepoi-sepoi menghilangkan jenuh dan bosan karena rutinitas harian. Sobat tiket tentu tidak sabar saat membayangkan indahnya liburan ke pantai.

Tapi, pernah nggak sobat tiket merasa liburan ke pantai terlalu mainstream? Ternyata ada sebuah danau yang tidak kalah cantik dengan pantai yang ada di Bangka Belitung. Ya! Danau Kaolin dengan daratan berwarna putih dan air danau berwarna biru kehijauan ini wajib masuk dalam daftar destinasi liburanmu.

Pengalaman Berbeda di Danau Kaolin

Destinasi yang satu ini cocok dikunjungi bersama keluarga, sahabat, atau pasangan. Berkat novel fenomenal karya Andrea Hirata, Danau Kaolin menjadi lebih dikenal masyarakat. Kalau danau biasanya dikelilingi pepohonan, berbeda dengan Danau Kaolin yang memiliki warna air biru kehijauan ditambah dataran berwarna putih bersih.

Saksi Kekayaan Alam Bangka Belitung

Selain panorama alam yang menawan, Kepulauan Bangka Belitung juga terkenal dengan kekayaan alam berupa mineral alam seperti timah putih, pasir kuarsa, dan kaolin (tanah liat putih). Penambangan timah terjadi di Bangka Belitung baik yang legal maupun ilegal secara besar-besaran. Danau Kaolin adalah satu dari sisa penambangan kaolin.

Sumber: Shutterstock.com

Kaolin bentuknya mirip tanah liat berwarna putih. Hasil galian kaolin dari tanah dibersihkan  kemudian dimanfaatkan sebagai salah satu bahan kosmetik, pasta gigi, keramik hingga obat. Kaolin digemari karena sifatnya yang halus, kuat serta memiliki daya hantar listrik dan panasnya rendah.

Ceruk besar bekas penggalian kaolin membentuk sebuah danau yang sekarang dikenal dengan nama Danau Kaolin. Bekas penambangan berupa timbunan galian masih terlihat di daratan danau yang membentuk seperti gunung. Tempat yang indah ini bagaikan sebuah oase di tengah keringnya area sekitar akibat eksploitasi yang sudah dilakukan.

Beauty is pain, istilah ini bisa menggambarkan perjalanan Danau Kaolin. Kenyataan pahit yang dialami karena penambangan besar-besaran membuat pemandangan yang indah dan menawan. Meski ada kenangan pahit yang dialami Danau Kaolin, pastikan sobat tiket tidak menambah pengalaman pahitnya dengan membuang sampah sembarangan ya!

Wajah jadi Kinclong di Danau Kaolin

Relief batuan berbentuk tidak rata menyambutmu saat mengunjungi tempat ini. Sepanjang mata memandang, hanya keindahan yang ada di Danau Kaolin. Tak hanya menikmati keindahannya, bekas penambangan juga membuatmu belajar akan pentingnya menjaga alam di Indonesia tercinta.

Air berwarna biru kehijauan berpadu daratan putih bersih membuat siapapun yang melihatnya akan kagum. Saat air danau surut, tampak daratan seperti gula yang putih dan halus. Dataran berbentuk seperti jembatan membentang di antara air danau menambah keindahan panorama Danau Kaolin.

Danau yang terbentuk bukan dari kawah ini, sama sekali tidak berbau belerang. Airnya tenang dan tidak panas. Masyarakat sekitar sering menggunakan air di danau untuk mandi. Konon, airnya bisa membuat wajah menjadi bersih dan halus. Wah, patut dicoba nih!

Sumber: Shutterstock.com

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Danau Kaolin adalah di pagi atau sore hari agar tak terkena sinar matahari yang begitu terik. Perpaduan warna alami air danau disandingkan dengan putihnya dataran yang jarang ditemui di daerah lain dan tentunya bisa menambah koleksi galeri fotomu. Jangan lupa siapkan kamera juga memori yang kosong.

Pesona Danau Kaolin memang tidak ada habisnya. Sudah nggak sabar mau mengabadikan gambar di Danau Kaolin? langsung cek dan pesan tiket pesawat di tiket.com dan nikmati berbagai penawaran menariknya.

Mudah Dijangkau, Danau Kaolin Menjadi Primadona

Danau Kaolin letaknya tidak jauh dari pusat Kota Tanjungpandan. Membutuhkan waktu hanya sekitar 10 menit untuk bisa menikmati keindahannya. Harap diingat, tidak ada transportasi umum untuk menuju kawasan ini, jadi sobat tiket bisa menyewa kendaraan atau memakai kendaraan pribadi.

Jalan menuju Danau Kaolin lebar dan termasuk mulus. Namun, saat berada di sana sobat tiket tidak akan menemukan fasilitas apapun karena belum ada yang mengelola tempat ini. Hotel atau penginapan terdekat ada di Tanjungpandan dengan berbagai pilihan harga.

Lokasi: Desa Air Raja, Tanjungpandan, Pulau Belitung

Waktu Kunjungan Terbaik: Pagi atau sore hari

Tiket Masuk: Gratis!

Wisata Sekitar Danau Kaolin

Setelah puas menikmati keindahan Danau Kaolin yang menawan, berikut ini beberapa wisata selain pantai di sekitar Danau Kaolin yang bisa sobat tiket kunjungi. Sobat tiket bisa menghemat energi untuk menuju lokasi wisata dan tentunya menambah koleksi foto liburan yang mengesankan.

Bangunan Teduh dan Asri, Rumah Adat Belitung

Terletak sekitar 3.5 kilometer dari Danau Kaolin tepatnya di Jl. Ahmad Yani (samping Kantor Bupati Belitung), Rumah Adat Belitung bisa menjadi pilihan destinasi wisata selanjutnya. Rumah panggung di atas tanah seluas sekitar 500 meter persegi ini sebagian besar ornamennya terbuat dari kayu. Rumah ini dibangun tahun 2004 dan diresmikan pada tahun 2009 oleh Bupati Belitung.

Di Rumah Adat Belitung, sobat tiket bisa melihat langsung bentuk bangunan rumah khas Bangka Belitung. Ornamen khas belitung menghiasi interior rumah dan ada baju pengantin yang disebut Baju Kancing Lima turut menambah khazanah ilmu sobat tiket tentang Bangka Belitung. Rumah Adat Belitung tidak memasang tarif untuk pengunjung alias gratis.

Napak Tilas Pulau Belitung di Museum Tanjungpandan

Ikan Arapaima dan buaya muara berukuran besar yang telah diawetkan menyambut pengunjung saat memasuki Museum Tanjungpandan yang terletak di Jl. Melati A41, Tanjungpandan. Hewan ini banyak ditemukan di sungai-sungai yang berada di wilayah Belitung. 

Museum Tanjungpandan dulunya bernama Museum Geologi. Seiring bertambahnya koleksi, namanya berubah menjadi Museum Tanjungpandan. Berbagai peninggalan sejarah Belitung mulai yang berada di darat maupun laut bisa sobat tiket temukan di sini. Penasaran? Cukup dengan Rp2.000 per orang, kamu sudah bisa napak tilas Pulau Belitung.

*Harga berlaku saat tulisan ini dibuat

Eco Wisata Gusong Bugis, Belajar dan Menyatu dengan Alam

Destinasi wisata yang menawarkan keindahan alam pantai dan hutan mangrove ini jaraknya sekitar 12.8 kilometer dari Danau Kaolin tepatnya di Desa Juru Seberang, Tanjungpandan. Restoran unik berbentuk kapal dilengkapi museum mini serta tambak ikan dan tempat edukasi siap memanjakan sobat tiket dengan berbagai kegiatan seru.

Lokasi wisata yang dikembangkan oleh HKM Seberang Bersatu ini mulai dirintis sejak tahun 2012. Beberapa spot dibuat Instagrammable untuk memenuhi kebutuhan kecantikan media sosial sobat tiket. Sunset Boulevard menjadi salah satu tempat favorit untuk menikmati matahari tenggelam di kawasan ini.

Tak hanya pantainya yang menawan, Danau Kaolin dan air terjun eksotis di Bangka Belitung juga menanti kunjungan sobat tiket. Liburan ke Bangka Belitung akan semakin lengkap jika pesan tiket pesawat dan hotel favoritmu hanya di tiket.com dan dapatkan harga spesialnya. Jangan lupa ajak juga teman, keluarga dan pasanganmu untuk liburan ke Bangka Belitung.