,

Ciptakan Memori Berkesan di 10 Wisata Alam Bali Ini

Menjelajahi keindahan alam jadi agenda wajib tiap kali berkunjung ke Bali. Siapa sih yang bisa menyangkal panorama pulau dewata ini?

Yang ada malah nanti sobat tiket jadi betah dan sulit untuk ninggalin Bali, saking terpukau dengan keindahan alamnya. Kamu lagi jenuh, penat, atau galau? Liburan aja ke Bali. Alamnya bisa bikin kamu lupa sama semua permasalahan yang ada.

10 Wisata Alam Favorit Wisatawan

Bali punya sederet pantai, gunung, hingga hamparan sawah hijau yang luas. Beberapa di antaranya mungkin belum terlalu populer. Padahal, sayang banget kalau kamu melewatkannya. Nah, sobat tiket yang lagi siap-siap main ke Bali, berikut beberapa wisata alam yang pesonanya enggak diragukan lagi.

1. Menjajal Wisata Air Ekstrem di Pantai Tanjung Benoa

Kamu yang hobi berwisata air, harus banget mengunjungi pantai Tanjung Benoa. Pantai pasir putih ini punya ombak yang tenang untuk berbagai kegiatan olahraga air.

Ada ski air, flying fish, flyboard sampai parasailing yang bisa kamu lakukan di pantai ini. Sobat tiket yang cari wisata air yang santai, bisa mencoba seawalker alias jalan-jalan di dalam air.

Tenang, kamu enggak perlu punya lisensi menyelam atau keahlian khusus. Cukup memakai seragam khusus dan ikuti arahan pemandu. Cuma gitu aja kamu sudah bisa menikmati kehidupan bawah laut yang cantik.

Usai berwisata air, kuy melipir ke Pulau Penyu Tanjung Benoa dengan menumpang glass bottom boat di mana kamu bisa melihat bagian bawah laut melalui kaca yang ada di dasar kapal. Sesampainya di tempat penangkaran penyu ini, kamu bisa melihat berbagai jenis penyu langka.

Tiket masuk: gratis. Sewa perahu mulai dari Rp350 ribu*, tiket masuk Pulau Penyu Rp10 ribu* (dewasa) dan Rp5 ribu* (anak-anak). Olahraga air mulai dari Rp70 ribu*

Lokasi: Badung, sekitar 16 km dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

2. Teras Sawah Tegalalang yang Hijau dan Artistik

Hamparan sawah bertingkat atau terasering selalu menarik mata yang melihatnya. Sobat tiket yang lagi di Bali juga bisa melihat hijaunya terasering di Teras Sawah Tegalalang.

Kamu bisa duduk menghirup udara segar dengan menyeruput kopi di kafe sekitar. Setelah mengumpulkan tenaga, ayo susuri pematang sawah sambil melihat aktivitas warga setempat yang tengah menggarap sawah.

Asyik kan bisa semakin dekat dengan alam? Jangan lupa berpose di tengah sawah dan mengabadikan terasering artistik ini dari atas ya.

Tiket masuk: gratis.

Lokasi: Ubud, sekitar 45 km dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

3. Pantai Suluban, Pantai yang Dibingkai Gua Karang

Pantai yang juga memiliki nama Pantai Blue Point ini tersembunyi di balik gua karang. Tapi jangan salah, pantai yang dekat dengan Pura Uluwatu ini menjadi incaran para peselancar berkat ombaknya yang kencang.

Untuk tiba di pantai Suluban, pengunjung harus menuruni anak tangga dan lewat di bawah gua karang raksasa. Walau butuh sedikit perjuangan, rasa lelah akan terbayar ketika melihat birunya air di bawah megahnya gua karang.

Kamu juga bisa rehat sejenak di kafe-kafe yang berada di atas tebing. Pemandangannya, tentu saja langsung menghadap pantai.

Tiket masuk: gratis.

Lokasi: Uluwatu, sekitar 24 km dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

4. Segarnya Air Terjun Kanto Lampo yang Instagrammable

Selain di pantai, sobat tiket bisa main air di Air Terjun Kanto Lampo. Pemandangan air terjun setinggi 15 meter ini tak pernah gagal memikat hati setiap pengunjung.

Meski air terjun ini tergolong pendek, batu-batuan tak rata pada tebing membuat air terjun tampak bertingkat. Pemandangan ini yang jadi daya tarik air terjun Kanto Lampo.

Untungnya lagi, kamu enggak perlu capek menuruni terlalu banyak anak tangga. Sesampainya di bawah air terjun, kamu bisa memanjat ke bagian tengah tebing. Tapi pastikan tetap berhati-hati ya karena batu-batuan tebing yang licin.

Tiket masuk: Rp5 ribu*

Lokasi: Gianyar, sekitar 40 km dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

5. Mengintip Lumba-Lumba di Pantai Lovina

Pantai berpasir hitam ini populer karena sekaligus menjadi habitat lumba-lumba. Di Pantai Lovina, lumba-lumba memang hobi nih menampakkan diri.

Kamu yang penasaran, harus siap-siap bangun pagi dan naik kapal ke tengah lautan. Soalnya, lumba-lumba biasa terlihat mulai pukul 6 pagi.

Satu tips buat sobat tiket, berangkatlah sebelum matahari terbit. Supaya nanti bisa sekalian menangkap momen matahari terbit dari tengah lautan. Kalau beruntung, kamu bisa menjepret penampakan lumba-lumba dengan latar langit jingga, lho. Biar enggak telat berangkat, siasati dengan menyewa penginapan di sekitar pantai Lovina.

Tiket masuk: gratis. Sewa perahu mulai dari Rp100 ribu* per orang.

Lokasi: Buleleng, sekitar 92 km dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

6. Menyapa Kera Bali di Monkey Forest Ubud

Destinasi wisata ini tak pernah sepi dari wisatawan. Kamu yang ke Bali, sempatkan waktu juga ya untuk singgah di sini. Hutan dengan luas 12,5 hektar ini jadi habitat lebih dari 700 kera Bali ekor panjang dan 186 jenis pohon. Wah!

Melihat tingkah lucu kera, banyak pengunjung yang gemas ingin berinteraksi dengan mereka. Kebiasaan ini sebenarnya tidak dianjurkan. Buat kamu yang tetap ingin memberi makan kera, pastikan selalu berhati-hati, ya.

Selama berwisata, kamu juga bisa mendengarkan kicauan burung sambil melihat asrinya hutan. Monkey Forest Ubud atau dikenal juga sebagai Mandala Suci Wenara Wana buka setiap hari pada pukul 08.30 – 18.00.

Tiket masuk: Rp80 ribu (dewasa) dan Rp60 ribu* (anak-anak).

Lokasi: Ubud, sekitar 36 km dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

7. Berburu Sunset di Pantai Kuta

Kamu belum sah mengunjungi Bali kalau belum ke Pantai Kuta. Rasanya mustahil kalau ada yang tak pernah mendengar salah satu pantai terfavorit di Bali ini. Ombaknya yang cukup kencang juga jadi surganya para peselancar.

Garis pantai yang panjang dan pasir putihnya bikin siapapun lupa waktu. Satu lagi yang bikin Pantai Kuta selalu ngangenin adalah pemandangan matahari terbenamnya.

Kamu pantang pulang sebelum menyaksikan langsung matahari tenggelam di langit barat. Luangkan waktu ya untuk datang ke Pantai Kuta yang dekat banget dengan bandara ini.

Tiket masuk: gratis. 

Lokasi: Badung, sekitar 5 km dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

8. Ada Dinosaurus dan Pari di Pantai Kelingking

Pantai Kelingking terletak di Pulau Nusa Penida, pulau kecil di sekitar Bali. Kamu yang berencana ke Pantai Kelingking harus menyeberang dengan perahu dari Pantai Sanur.

Karena dianggap menyerupai jari kelingking, pantai ini diberi nama yang sama. Ada pula yang memanggil pantai ini dengan nama T-Rex. Lagi-lagi karena bentuknya mirip kepala dinosaurus T-Rex.

Apapun namanya, semua yang datang setuju pantai ini sangat indah. Apalagi kalau dilihat dari atas tebing. Puas menatap pantai dari atas ketinggian, saatnya menyelam bersama ikan pari Manta di Manta Point. Lokasinya tak jauh kok dari Pantai Kelingking.

Tiket masuk: Rp5 ribu*, ongkos perahu mulai dari Rp25 ribu*

Lokasi: Pulau Nusa Penida.

9. Spot Foto Nan Hijau di Bukit Teletubbies

Masih dari Nusa Penida, pesona alam pulau kecil ini belum habis. Ada bukit unik mirip dengan bukit dalam film Teletubbies. Sobat tiket pasti sudah bisa membayangkan betapa hijaunya bukit ini, kontras dengan birunya langit.

Angin sepoi-sepoi yang berembus pasti bikin makin betah. Untuk pemandangan yang asri, usahakan tidak datang saat musim kemarau, ya. Sekalian biar kamu lebih nyaman berlarian di atas bukit tanpa merasa kegerahan.

Tak hanya memanjakan mata, tempat ini juga jadi spot foto keren. Bukan hal aneh, kalau ada aja pasangan yang melakukan foto pre-wedding di sini.

Tiket masuk: Rp10 ribu*

Lokasi: Pulau Nusa Penida.

10. Terbius Indahnya Danau dan Gunung Batur

Wisata alam berikutnya adalah Gunung Batur, salah satu gunung aktif di Bali. Di pagi hari, kamu bisa menikmati panorama matahari terbit yang diselimuti kabut gunung. Sesudahnya, kamu bisa mengisi perut di restoran sekitar.

Di dekat gunung, terdapat sebuah danau. Para pengunjung biasanya ber-selfie ria di pinggir danau dengan latar gunung yang tampak dari kejauhan. Perut sudah kenyang, kamu bisa beristirahat di kolam pemandian air panas sekitar gunung.

Buat kamu yang siap menantang diri, bisa mendaki Gunung Batur. Tapi, pastikan menggunakan jasa pemandu ya.

Tiket masuk: biaya mendaki dan jasa pemandu sekitar Rp531 ribu*

Lokasi: Kintamani, sekitar 76 km dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Wisata Alam di Bali yang Tak Terlupakan

Banyak banget ya wisata alam di Bali, rasanya pengen menjelajahi semuanya. Supaya keburu berkunjung ke lebih banyak tempat, sobat tiket harus punya perencanaan yang matang. Untuk menghemat waktu, kamu bisa pesan mobil di tiket.com selama di Bali. Lebih praktis karena kamu enggak perlu ribet cari transportasi umum ke tempat wisata yang dituju. Makin banyak waktu deh untuk menciptakan momen liburan yang berkesan.

*keterangan harga saat artikel dibuat