,

Ini 10 Tempat Wisata Kekinian di Labuan Bajo, Sudah Tahu Belum?

Buat kamu yang hobi snorkeling atau mendaki gunung, tentunya sudah familiar sama Labuan Bajo. Tak bisa dipungkiri, Labuan Bajo yang terletak di Flores ini memang indah banget! Apalagi kalau kamu mengunjunginya di bulan yang tepat, saat gelombang laut lagi nggak tinggi-tingginya.

Nah, di Labuan Bajo, ada banyak tempat wisata yang bisa kamu eksplor nih sobat tiket. Untuk inspirasi liburan kamu, tiket.com sudah merangkum 10 destinasi paripurna yang bisa kamu kunjungi bersama sahabat, pacar, atau keluarga kamu. Nggak sabar mau tau pesona si kota nelayan? Simak terus artikel ini, ya!

Aktivitas Seru yang Bisa Kamu Lakukan di Labuan Bajo

Sebagian dari kamu pastinya sudah pernah mendengar kalau Labuan Bajo akan dijadikan kawasan wisata premium oleh pemerintah Indonesia. Tentu saja, ini bukan tanpa sebab, lho! Selain Instagrammable, Labuan Bajo juga punya daya tarik yang bisa memikat hati wisatawan lokal dan mancanegara. Ini contoh berbagai aktivitas seru yang bisa kamu lakukan di sana:

1. Mengagumi Senja di Bukit Sylvia

Bukit Sylvia lokasinya tidak jauh dari salah satu hotel mewah di Labuan Bajo, yaitu AYANA Komodo Resort. Dari pusat kota Labuan Bajo, jaraknya hanya sekitar 30 menit menggunakan mobil. Kamu harus melewati jalan yang meliuk-liuk sebelum bisa sampai ke Bukit Sylvia. 

Tempat Wisata di Labuan Bajo

Setelah menghentikan mobil di tempat parkir, kamu dapat memilih untuk mendaki bukit di sebelah kiri atau sebelah kananmu. Siapkan fisikmu yah, sobat tiket! Soalnya, kamu harus mendaki bukit yang curam tanpa bantuan tangga kayu. Perhatikan setiap langkahmu dan pastikan kamu mengenakan sepatu olahraga yang nggak licin, ya! 

Pemandangan spektakuler di atas bukit pastinya bisa membuat kamu lupa akan kelelahan kamu mendaki bukit. Dari atas bukit, kamu bisa melihat birunya air laut, indahnya pulau-pulau kecil dan juga kapal-kapal pesiar yang seakan berhenti di lautan luas. Suasananya romantis, apalagi kalau kamu ke sini bareng orang tersayang. Bayangin deh, quality time sambil menikmati sunset di atas bukit cinta, asyik kan?

2. Menikmati Wisata Budaya di Desa Melo 

Tempat Wisata di Labuan Bajo

Kenapa kamu harus datang ke Desa Melo? Well, desa ini menawarkan sesuatu yang berbeda dari apa yang selama ini luput dari pemikiran wisatawan tentang Labuan Bajo. Sebenarnya, selain wisata bahari, kamu juga bisa menikmati wisata budaya, kece kan?

Di Desa Melo, kamu bisa melihat rumah adat percontohan masyarakat Manggarai yang disebut Mbaru Gendang. Rumah ini bergaya rumah panggung, beratapkan ijuk, serta berlantai papan kayu. Masyarakat Manggarai biasanya menggunakan rumah ini untuk melakukan acara-acara adat. 

 

Selain mengitari kampung cantik dan melihat pemandangan kota Labuan Bajo dari ketinggian 624 meter, kamu juga bisa menonton tarian khas Manggarai seperti Tari Caci, Tari Kerangkuk Alu dan Tari Ndundu Ndake. Untuk bisa menikmati tarian tersebut, kamu harus memesannya terlebih dahulu, karena tidak setiap hari warga lokal melakukan aktivitas tersebut. Biayanya bervariasi. Untuk satu show, siap-siap untuk membayar lebih dari 500 ribu per orang.

3. Gunakan Imajinasimu di Goa Batu Cermin

Goa Batu Cermin punya pesonanya sendiri. Di dalam goa setinggi 75 meter ini, kamu bisa melihat sinar matahari yang masuk melalui dinding-dinding goa dan merefleksikan cahaya, seperti cermin. Pastikan kamu mengunjungi goa ini saat siang hari, ya! 

Jangan khawatir tersesat, karena ada pemandu yang siap membantu menunjukkan jalan didalam goa yang gelap. Sebelum masuk goa, kamu akan diberikan helmet beserta senter. Hati-hati ya sobat tiket, jangan sampai kepalamu terbentur dinding-dinding goa karena banyak area sempit yang harus kamu lalui. Oh ya, kamu juga nggak boleh takut kotor, karena di dalam sana, bajumu pasti kotor oleh pasir dan tanah.

Di dalam goa cermin, kamu bisa melihat stalagmit dan stalagtit beraneka bentuk seperti bentuk penyu dan koral. Gunakan imajinasimu untuk melihat bentuk-bentuk unik lainnya ya.

4. Mencari Spot Instagrammable di Pulau Padar

Untuk mencapai spot kece di Pulau Padar, kamu harus berjuang dahulu. Mendaki gunung yang cukup terjal selama kurang lebih 45 menit untuk mencapai puncak, capek pastinya. Mungkin kamu sudah sering melihat foto Pulau Padar di sosial media, tetapi pengalaman melihat dengan mata kepala sendiri, pastinya akan jauh berbeda.

Saat mendaki ke atas, ada beberapa tempat pemberhentian dimana kamu bisa mengambil foto-foto dengan gaya terbaikmu. Akan lebih asyik untuk explore Pulau Padar saat subuh, karena selain kamu bisa melihat cantiknya sunrise, cuaca juga masih adem. 

Tentunya, all your hard work will pay off! Sesampainya di puncak, kamu bisa melihat tiga semenanjung pantai dengan air hijau kebiruan yang diapit oleh bukit-bukit. Sungguh memanjakan mata 🙂  

Sebelum mendaki, jangan lupa pakai sunblock, ya! Ajak juga teman, keluarga atau pasanganmu untuk mengabadikan momen di atas Pulau Padar menggunakan kamera atau handphone mu.

Gimana, udah gak tahan pengin ke Labuan Bajo, ayo beli tiket pesawat dan pesan hotel yang kamu mau pake aplikasi tiket.com! Sudah mudah, cepat, simple lagi proses pemesanannya! Kuy, di book tiketnya.

5. Long Pink Beach

Kamu mungkin bertanya-tanya, masih ada nggak sih pantai berpasir pink di Labuan Bajo? Atau warna pink nya sudah memudar? Untungnya, kamu masih bisa menemukan pantai berpasir pink alami di Long Pink Beach. Lokasinya, hanya di balik Pulau Padar lho! Ingat ya, Long Pink Beach ini berbeda dengan Pink Beach, sobat tiket.

Asal pigmen merah ini yaitu dari hewan Foraminifera yang berada di dalam koral. Koral merah ini kemudian terbawa oleh gelombang menuju pesisir pantai, hancur karena ombak, dan bercampur dengan pasir. Oleh karena itu, kamu bisa melihat gradasi warna pink yang menawan di sini.

Jangan lewatkan kesempatan untuk foto-foto bersama orang kesayangan di pantai ini, ya. Kamu juga bisa snorkeling bersama ikan-ikan cantik dan melihat karang hidup yang berwarna-warni, unik kan? 

6. Pulau Rinca

Tidak hanya di Pulau Komodo, kamu juga bisa melihat hewan kadal raksasa ini di Pulau Rinca. Ada lebih dari 1,000 komodo liar di pulau ini. Sebelum pergi melihat komodo, kamu tentunya harus memperhatikan basic rules yang ada. Contohnya, walaupun tidak ada larangan khusus, ada baiknya kalau wanita yang sedang datang bulan menjaga jarak lebih, karena indra penciuman komodo sangat sensitif terhadap bau darah.

Memang tidak bisa dipastikan bisa tidaknya kamu melihat komodo karena hewan tersebut dibiarkan liar di Pulau Rinca. Tetapi, para pemandu sudah mengetahui tempat dimana komodo biasa berkumpul, seperti di kantin atau di bawah tempat untuk berteduh.

Ada trik khusus dimana kamu bisa terlihat dekat dengan komodo ketika di foto. Biasanya, para pemandu akan membantu kamu untuk mendapatkan foto-foto kece di sana. Ingat, selalu jalan berkelompok karena komodo mempunyai insting untuk menyerang saat seseorang sedang sendirian.

7. Flying Fox Island

Alam memang penuh dengan pesona. Di Flying Fox Island, kamu bisa membuktikan hal itu, sobat tiket. Untuk melihat keajaiban ini, kamu harus menyewa boat ke tengah laut, dan berhenti dekat dengan pulau kalong ini. Sekitar pukul 5 sore, kamu sudah bisa melihat banyak kapal pesiar yang berhenti di tengah laut. Sembari menikmati sunset, para wisatawan menunggu sesuatu yang special.

Ya, tepat pukul 18.15, kamu bisa melihat ratusan kelelawar terbang dari Fox Island ke pulau lain untuk mencari makanan. Sungguh pemandangan yang mengagumkan melihat kelelawar beterbangan saat langit senja memasuki malam.

8. Pulau Bidadari

Mau menikmati keindahan pasir putih dan mencoba snorkeling atau berenang di Pulau Bidadari? Sering disebut juga sebagai Angel Island, pulau ini wajib untuk dikunjungi karena di sini kamu bisa menikmati ketenangan air, bersantai sejenak sambil berenang di sekitar pulau. Jika kamu beruntung, kamu bisa melihat penyu dan beragam jenis ikan unik di dalam laut.

9. Gili Laba

Pergi ke Labuan Bajo belum lengkap kalau kamu belum singgah di Gili Laba. Di sini, kamu bisa melihat pemandangan menakjubkan berupa deretan bukit berwarna kecoklatan, yang sering disebut savannah.

Tergantung musim, warna bukit bisa jadi berubah. Misalnya, saat musim penghujan, savannah akan berubah menjadi hijau. Sedangkan saat musim kering, bukit akan berubah menjadi savannah berwarna kuning.

Gili Laba juga merupakan spot indah untuk melihat sunset. Bagi pecinta fotografi, tentunya sobat tiket akan merasakan bahwa tempat ini seperti surga. 

10. Goa Rangko

Perlu waktu 1 jam untuk menuju Goa Rangko dari pusat kota Labuan Bajo. Goa ini sungguh indah, seperti kolam renang pribadi yang terbentuk alami. Untuk masuk ke goa ini, wisatawan harus naik perahu selama 10-20 menit.

 

Di dalam goa, hal yang bisa dilakukan adalah berenang di dalam air jernih. Kamu bisa bersenang-senang di dalam Goa Rangko bersama teman sambil melihat keindahan stalagtit dan stalagmit. Goa Rangko masih jarang dikunjungi oleh wisatawan, karena itu, tempatnya masih sangat alami dan mengagumkan.

Di Labuan Bajo, Makan Apa Ya?  

Nggak perlu gundah, nggak perlu risau! Sehabis capek mendaki gunung dan berenang di pantai, kamu bisa siap-siap makan enak nih sobat tiket. Di Labuan Bajo, ada banyak restoran atau rumah makan yang bisa kamu sambangi.

Mau nyobain seafood yang fresh banget atau makanan lokal seperti Tapa Kolo, Jagung Bose dan Se’i? Semua ada di Labuan Bajo. Perut kenyang, hati pun senang. Met liburan ya, sobat tiket 😉