,

Menghabiskan Waktu Snorkeling dan Diving di Pattaya

Pattaya begitu terkenal dengan wisata alamnya yang mengagumkan. Salah satunya adalah wisata pantai dengan ombak dan kehidupan bawah lautnya yang tidak tergantikan. Tidak heran jika banyak wisatawan dari berbagai penjuru dunia memadatinya untuk merasakan pengalaman tidak terlupakan snorkeling dan diving di Pattaya.

Sebagai negara tujuan wisata, Thailand memiliki dua kota yang menjadi favorit para wisatawan. Adalah Bangkok sebagai ibu kota negara, dan Pattaya yang menjadi kota pantai paling besar di kawasan Asia. Semuanya memiliki keunikan dan kecantikan alam yang tidak pernah bisa kamu gambarkan dengan kata-kata.

Akses ke Pattaya

Pattaya bisa sobt tiket tempuh melalui jalur udara ke Bandara Internasional Pattaya U-Tapao. Sesampainya di bandara, kamu bisa berkeliling Pattaya menggunakan taksi atau van. Namun, supaya harganya lebih murah, kamu bisa mengajak orang lain untuk bergabung alias shared-van.

Pattaya juga bisa dijangkau dari Bangkok. Stibanya kamu di Bandara Internasional Don Mueang Bangkok, kamu bisa ke Pattaya menggunakan bus bandara menuju ke Bandara Suvarnabhumi. Dari sini, kamu bisa langsung lanjut ke Pattaya. Dari Bangkok, kamu juga bisa menggunakan taksi langsung ke Pattaya.

Pilihan terakhir menuju Pattaya dari Bangkok adalah menggunakan kereta api. Namun, moda transportas ini hanya berangkat satu kali setiap hari, tepatnya pada pukul 06.55 waktu setempat. Perjalanan menuju Stasiun Pattaya dengan kereta akan memakan waktu sekitar 3 jam.

Snorkeling di Pattaya

Sumber: Shutterstock.com

Pattaya adalah kota yang sangat cerah dan penuh warna. Kota ini adalah tujuan yang sangat menyenangkan untuk melihat pulau-pulau tropis dan melihat sisi alami Thailand yang begitu indah. Snorkeling di Pattaya memberikan kesempatan untuk sobat tiket untuk mengamati pulau-pulau yang tidak berpenghuni, terumbu karang, dan kehidupan bawah laut.

Tentu saja, Pattaya menjadi lokasi yang paling ideal di Thailand untuk aktivitas bawah iar ini. Pasalnya, kota ini memiliki sejumlah besar pulau dan panrai dengan terumbu karang yang sangat indah. Tidak hanya berinteraksi dengan terumbu karang, kamu juga bisa berinteraksi dengan ikan-ikan beraneka rupa, anemon, kuda laut, bintang laut, bahkan kura-kura.

Snorkeling di Pattaya dengan empat pulau yang berbeda dan banyak lokasi penyelaman yang berjarak kurang dari satu jam perjalanan dari Dermaga Bali Hai, Pattaya’s Near Island adalah lokasi terdekat sebelum kamu benar-benar berinteraksi dengan biota laut yang ramah. Setiap aktivitas snorkeling menghadirkan pengalaman unik yang tidak akan kamu lupakan.

Tidak hanya itu, kalau kamu mencari pengalaman snorkeling dengan aneka rupa dan warna terumbu karang dan ratusan ikan, maka Pattaya’s Far Island adalah tujuan terbaik. Lima pulau terbaik yang berjarak satu setengah jam perjalanan dari Dermaga Bali Hai menawarkan kondisi yang ideal untuk aktivitas air ini.

Diving di Pattaya

Inilah bukti selanjutnya kalau snorkeling dan diving di Pattaya itu wajib kamu lakukan kalau kamu main ke Thailand. Menyelam di Pattaya menjadi aktivitas yang paling populer di kalangan wisatawan. Pasalnya, suhu air di sini cenderung konstan, sebesar 30 derajat, ditambah dengan langit yang berwarna biru cerah menjadi kombinasi yang sempurna.

Tidak peduli apakah sobat tiket adalah seorang penyelam awam atau penyelam profesional, lokasi diving di Pattaya tetap ramah untuk siapa saja sepanjang tahun. Tidak seperti tujuan selam lain di Thailand yang ditutup ketika musim hujan karena laut yang terlalu berbahaya, Thailand East Coast terbuka sepanjang tahun untuk para wisatawan.

Musim terbaik untuk menyelam di Pattaya adalah bulan September hingga Februari. Pada rentang bulan tersebut, cuaca dan kondisi air laut di Pattaya sedang sangat baik. Selama bulan-bulan ini, cuaca tidak terlalu panas dan kondisi laut biasanya cukup stabil alias tidak berombak besar.

Meski begitu, ada beberapa waktu ketika kondisi laut dan cuaca sedikit lebih bersemangat daripada biasanya. Kondisi juga bisa berubah dari hari ke hari selama musim panas dan musim hujan. Namun, ini tetap saja masih berada pada kisaran hangat dan kamu bisa menyelam dengan sempurna.

Aktivitas menyelam di Pattaya bisa diawali di tiga area selam. Sejauh 6 kilometer dari garis pantai Pattaya adalah pulau-pulau terdekat, termasuk Koh Larn, Koh Sak, dan Koh khrok yang berjarak sekitar 30 menit. Situs penyelaman lainnya sedikit lebih jauh, adalah Koh Rin dan Koh Phai sebagai pulau utama.

Setiap area menyelam di Pattaya menawarkan pemandangan terumbu karang dan bangkai kapal. Kamu bisa menikmatinya, menyelam dangkal dan memilih interaksi dengan cantiknya terumbu karang. Bisa juga menyelam lebih dalam untuk melihat bangkai kapal. Kamu harus tahu, Pattaya punya beberapa tempat penyelaman bangkai kapal terbaik, lho!

Menyaksikan Coconut Octopus

Sumber: Shutterstock.com

Apa yang bisa kamu lihat ketika snorkeling dan diving di Pattaya? Tentu saja banyak sekali. Kamu bisa menjumpai kura-kura berukuran super besar. Lalu, ada penyu punggung hijau atau greenback yang memang lebih langka. Pattaya juga memiliki Nemo Clownfish karena di setiap terumbu karang ada pasokan anemon yang cukup baik.

Angelfish, kelelawar ikan, kepiting, ikan buntal, sampai belut moray akan menjadi hewan bawah laut yang sering berinteraksi denganmu di perairan Pattaya ketika kamu menyelam. Tidak ketinggalan, Coconut Octopus! Bukan bentuknya yang seperti kelapa, tetapi karena tubuhnya yang berurat.

Sebenarnya, julukan awalnya adalah gurita berurat, dapat mengubah warnanya untuk membantunya membaur dengan lingkungannya. Namun, hewan ini memiliki warna normal merah kecoklatan, berbintik-bintik dengan garis gelap yang menyerupai urat nadi yang membuatnya dikenal dengan gurita berurat.

Lalu, mengapa hewan ini dijuluki Coconut Octopus? Ini berawal dari tahun 2009, ketika para ahli biologi kelautan dari Melbourne hendak melakukan studi terkait gurita berurat. Para peneliti menghabiskan waktu lebih dari 500 jam untuk mengamati hewan laut ini. Lalu, apa yang mereka temukan?

Ternyata, gurita akan membawa batok kelapa kosong untuk digunakan sebagai rumah ketika ia bergerak. Sebelumnya, hewan ini hidup di dalam cangkang kosong, seperti halnya kebiasaan gurita lainnya. Tidak hanya satu, pengamatan dilakukan pada 20 ekor gurita berurat dan mereka ternyata melakukan hal yang sama.

Dibandingkan dengan karang, gurita jenis ini akan lebih suka pada batok kelapa. Namun, jika tidak ada, mereka akan memilih kerang kosong. Nah, uniknya, tidak semua kerang bisa dijadikan rumah, hewan ini pun cenderung sangat pemilih sebelum mengambil kerang.

Sejak saat itulah, hewan ini mendapatkan julukan gurita kelapa alias Coconut Octopus selain gurita berurat. Beberapa peneliti pun sepakat bahwa nama ini lebih lazim daripada gurita berurat. Unik, ya!

Wisata Kuliner di Pattaya

Setelah menghabiskan waktu untuk snorkeling dan diving di Pattaya, saatnya kamu memanjakan perut dengan berburu kuliner. Jangan salah, Pattaya juga punya kuliner halal, tidak semua menawarkan menu non-halal.

Namun, yang paling penting, tentu saja mencari dulu tiket pesawat dan akomodasi untuk menginap. Ini rahasianya supaya kamu bisa dapat tiket pesawat dan hotel murah di Thailand. Pesan pakai tiket.com, trus pakai promonya. Buktikan deh!