,

Jelajah Air Terjun Kapas Biru, Menyegarkan Jiwa dan Raga

Pernahkah sobat tiket memasukkan Lumajang sebagai tujuan destinasi wisata kamu? Di sini terdapat air terjun sangat indah bernama Kapas Biru. Terletak tidak jauh dari pusat kota Malang, membuat akses kamu begitu mudah. Bagaimana wisata alam ini akan memberikan petualangan seru untuk kamu? Simak ulasan berikut, ya!

Asal Usul Penamaan Kapas Biru

Sumber: Shutterstock

Wisata alam ini belum begitu populer meski menawarkan pemandangan luar biasa. Kalau kamu berkunjung ke sini untuk menenangkan pikiran atau menghilangkan penat, pilihanmu sudah sangat tepat. Adakah alasan selain tentang kecantikan Kapas Biru?

Benar, tentang asal usul penamaan Kapas Biru itu sendiri.

Debit air terjun di sini begitu deras, sampai-sampai menyebabkan percikan yang cukup luas. Dari kejauhan, percikan tersebut tampak kebiruan. Sementara itu, debit air tersebut diibaratkan sebagai kapas. Dua hal inilah yang akhirnya menjadi asal usul penamaan Kapas Biru. Unik, ya?

Mengenal Air Terjun Kapas Biru

Sumber: Shutterstock

Air Terjun Kapas Biru berada di Kecamatan Pronojiwo, Kabupaten Lumajang dan berbatasan langsung dengan Kecamatan Ampelgading, salah satu kecamatan di Malang. Untuk mencapai wisata alam ini, pengunjung disarankan memiliki keadaan fisik yang prima. Kenapa?

Di sini terdapat tangga yang melebar, tetapi menyempit. Pengunjung pun harus melewatinya secara bergantian dan harus melangkah dengan hati-hati, karena medan sekitar air terjun akan cenderung lembap.

Belum lagi, tingkat kecuraman medan mencapai 40-45 derajat, jadi kamu perlu menyeimbangkan badan saat melangkah. Untuk mencapai air terjun, dibutuhkan waktu selama 45 menit. Meski cukup memakan durasi, perjalanan kamu sebanding dengan pemandangan indah di sini.

Selama perjalanan, sobat tiket akan disuguhi hamparan kebuh hijau sepanjang dua kilometer. Setelah menyelesaikan trek ini, kamu harus menaiki anak-anak tangga dengan tingkat kecuraman 90 derajat untuk sampai ke air terjun.

Medan menuju air terjun cukup ekstrem, sehingga disarankan untuk pengunjung dengan penyakit asma atau fobia ketinggian tidak terlalu memaksakan diri. Bawalah serta obat-obatan yang dibutuhkan sebagai tindakan preventif.

Bagi sobat tiket yang akan berkunjung ke sini, disarankan untuk datang di pagi hari dan pulang sebelum gelap. Karena, rute akan menjadi lebih membingungkan serta dalam hal keamanan kamu. Selain itu, di area ini memang tidak disediakan penginapan. Di sini kamu hanya akan menemukan saung, toilet, musala, dan bangku yang terbuat dari bambu.

Agar petualangan kamu lebih aman sekaligus menyenangkan, pakailah alas kaki yang tepat yaitu sepatu atau sandal gunung. Air Terjun Kapas Biru memiliki ketinggian 20 meter dengan debit air yang deras, sehingga sangat mempengaruhi medan di sekitarnya. Tingkatkan kehati-hatian ya, sobat tiket!

Tiket Masuk ke Air Terjun Kapas Biru

Sumber: Shutterstock

Sobat tiket bisa berkunjung ke wisata alam ini setiap hari mulai pukul 05.00-16.00 WIB. Pengelola tidak menetapkan tarif pada pengunjung. Hanya saja, kalau kamu ke sini menggunakan kendaraan pribadi, ditetapkan biaya parkir sebesar Rp5.000*. Pemasukan ini nantinya digunakan sebagai sarana perawatan.

Rute Menuju Air Terjun Kapas Biru

Sumber: Shutterstock

Kalau kamu menuju ke sini dari arah Malang, maka jalur yang harus dilewati adalah Turen-Dampit-Ampelgading. Setelah itu, kamu akan memasuki daerah Pronojiwo. Dari sini, kamu akan menempuh perjalanan dua sampai tiga jam untuk sampai di Air Terjun Kapas Biru.

Sementara bagi kamu yang berangkat dari arah Lumajang, 300 meter dari lapangan Pronojiwo terdapat banner di sebelah kiri sebagai penunjuk arah. Selanjutnya, kamu tinggal mengikuti instruksi di sepanjang jalan untuk mencapai air terjun ini.

Jalan menuju Air Terjun Kapas Biru sudah cukup bagus, sehingga dapat dilalui kendaraan roda dua maupun empat. Medan berlubang dan batu-batu terjal hampir tidak akan kamu temui di sini.

Rekomendasi Kuliner di Lumajang

Mengujungi suatu kota belum lengkap tanpa mencicipi kuliner khas di sini. Setelah tenaga terkuras untuk berpetualang di Air Terjun Kapas Biru, isilah tenaga kembali dengan rekomendasi berikut ini:

1.      Lalapan Pak Basir

Apakah kamu penyuka kuliner pedas? Kalau iya, wajib mengunjungi Lalapan Pak Basir. Dengan porsi sambal, lauk, dan sayur lalap yang besar, akan memanjakan perburuanmu akan cita rasa terbaik.

Lalapan Pak Basir menjadi favorit masyarakat Lumajang, karena memang rasanya biki ketagihan. Hal ini membuat tempat makan yang semula lesehan berubah menjadi sebuah depot.

Alamat: Jl. Kyai Ghozali nomor 126, Rogotrunan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang

Jam buka: Setiap hari (10.00-21.30 WIB)

2.      Ayam Geprek Tuan Manis

Satu lagi rekomendasi kuliner bercitarasa pedas yaitu Ayam Geprek Tuan Manis. Penganan ini memang sedang tren. Namun, ayam geprek satu ini juga menjadi kesukaan banyak pengunjung, karena menawarkan variasi seperti pemberian topping keju Mozarella dan sambal matah. Lauk tambahannya pun semakin menambah nafsu makan. Ada tahu, tempe, telur, sampai lalapan petai.

Alamat: Jl. Semeru nomor 39 A, Serambi Pujasera

Jam buka: Setiap hari (12.00-20.00 WIB)

3.      Pecel Telo

Pecel Telo merupakan salah satu makanan khas Lumajang. Tanaman palawija tersebut dijadikan salah satu campuran sambal pecel selain kacang tanah. Rasanya pun semakin legit, apalagi ditambah kering tempe dan rempeyek sebagai taman makan.

Kuliner ini sangat cocok dijadikan menu sarapan. Kamu bisa dengan mudah menemukannya di Pasar Sukodono sejak subuh. Cepat berburu ke sini ya sebelum kehabisan, karena laris manis diserbu pembeli.

4.      Lontong Petis

Makanan khas lain dari Lumajang adalah Lontong Petis. Bukan hanya mengenyangkan, kuliner ini juga dapat menggoyang lidah. Karena, disajikan dengan sayur ayam, irisan tahu, telur, dan bumbu petis yang diolah sedemikian rupa. Kamu bisa menemukannya di pinggir jalan atau depot khusus olahan lontong.

5.      Blendus atau Bledus

Kuliner satu ini merupakan jajanan tradisional favorit di Lumajang. Terbuat dari jagung pipil yang direbus, lalu diberi gula dan taburan kelapa parut, dijamin kamu akan ketagihan akan rasa gurih yang diciptakan. Harganya pun murah dan mengenyangkan.

6.      Kue Lathok

Masih ingin berburu jajanan tradisional khas Lumajang? Maka, cobalah kue Lathok ini. Sekilas, penampilannya seperti cenil, tetapi terdapat perbedaan dalam pengolahannya. Selain itu, biasanya kue ini dijual dengan lapis. Kamu dapat dengan mudah menemukan jajanan ini di pasar tradisional.

Rekomendasi Wisata Alam di Dekat Lumajang

Jalan-jalan paling seru kalau bisa mengunjungi kota lain di dekat destinasi utama. Berada di dekat Malang, kamu bisa menjelajah wisata alam lain seperti Omah Kayu. Dengan berkunjung ke wisata alam Malang, petualanganmu pun akan semakin berkesan.

Sudah pengin jalan-jalan? Kamu perlu menentukan tanggal sesuai terlebih dahulu, lalu menemukan aplikasi pemesanan akomodasi agar semuanya terasa lebih mudah. Oleh karena itu, gunakanlah tiket.com sebagai rekan perjalanan kamu. Apa saja kelebihannya? Promo menarik pastinya, sehingga kamu bisa menghemat bujet bersenang-senang.

 

*harga saat artikel ditulis