,

Kampung Warna Jodipan, Wisata Murah Meriah nan Menarik

Tempat wisata instagrammable sekarang menjadi tren. Pengunjung tidak hanya ingin mendapatkan hal menarik dari suatu destinasi, melainkan memiliki nilai estetika untuk mengisi koleksi foto di kamera mereka.

Malang berjuluk kota wisata memiliki sebuah destinasi bernama Kampung Warna Jodipan. Tidak lama setelah resmi dibuka untuk umum, objek hiburan tersebut menjadi favorit, terlebih bagi kalangan anak muda. Seperti apa daya tarik di sini? Simak ulasan berikut, ya!

Asal Usul Kampung Warna Jodipan

Sumber: Shutterstock

Sebelum menjadi tempat wisata seperti sekarang, dulu Kampung Warna Jodipan adalah kawasan kumuh. Melalui tugas praktikum Hubungan Masyarakat 2, Nabila Virdausiyah dan tujuh orang kelompok, mempunyai ide cemerlang untuk mengubah tempat ini.

Nabila Virdausiyah dan teman-teman adalah mahasiswa Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) semester tiga pada saat itu. Bersama Guys Pro, mereka pun melakukan inovasi pada tempat potensial tersebut.

Nabila menuturkan bahwa meski kawasan tersebut kumuh, terdapat titik-titik menarik untuk berfoto. Apalagi, pada bagian jembatan penghubung dua sisi Sungai Brantas. Mereka pun tercetus ide untuk membuat Malang sebagai kota dengan imej kreatif. Sebagai sumber pembiayaan kegiatan, mereka menggandeng sponsor.

Proyek Nabila dkk disambut antusias oleh perusahaan cat ternama. Dana CSR (Corporate Social Responsibility) pun disalurkan dan diberi nama “Decofresh Warnai Jodipan.” Sementara itu, tenaga pekerja berasal dari berbagai pihak, termasuk warga setempat.

Permukiman kumuh ini terdiri dari 91 rumah. Agar tampil menarik, berbagai warna pun diaplikasikan pada atap rumah sampai jalan-jalan setapak. Memiliki luas lokasi cukup luas, proses pengerjaan memakan waktu lumayan lama.

Meski tampilan rumah-rumah di sini sudah menarik, tetapi ada masalah lain berupa sanitasi. Masyarakat setempat masih membuang sampah di sungai. Namun, ketika ramai dikunjungi, kebiasaan mereka pun berubah. Mereka menjadi tertib, bahkan bekerjasama dengan petugas kebersihan.

Dampak positif lain pun dirasakan masyarakat setempat. Perekonomian di kampung tersebut menjadi lebih baik, karena mereka bisa berjualan makanan dan minuman untuk pengunjung. Selain itu, mengurangi jumlah pengangguran berkat lapangan pekerjaan baru berupa pengelola tempat parkir.

Lokasi dan Rute Kampung Warna Jodipan

Sumber: Shutterstock

Lokasi Kampung Warna Jodipan sangat mudah untuk dicapai. Dari Alun-alun Kota Malang hanya berjarak dua kilometer. Sobat tiket dapat bertanya pada masyarakat setempat bagaimana rute ke sini.

Kalau kamu ke sini menggunakan kereta api, jarak antara Stasiun Kota Malang dan Kampung Warna Jodipan hanya 500 meter. Kamu bisa berjalan kaki sambil melihat-lihat keadaan sekitar atau menaiki becak.

Sementara itu, angkot menuju Kampung Warna Jodipan ada beberapa opsi. Kamu bisa memilih jurusan ABG/ ABH, AJG/ AJH, AMG/ AMH, dan MT. Semua transportasi umum ini melewati Jembatan Brantas.

Lokasi tepat objek wisata ini berada di Desa Jodipan, RT 06/ RW 02, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Kampung ini berada di bawah pasar loak dan rel kereta api.

Fasilitas, Tiket Masuk, dan Jam Operasional Kampung Warna Jodipan

Sumber: Shutterstock

Sebagai objek hiburan favorit, fasilitas di Kampung Warna Jodipan cukup memadai, meliputi: toilet, area parkir, warung makan, dan musala.

Berwisata ke Kampung Warna Jodipan memang benar-benar ramah di kantong. Karena, kamu cukup membayar tiket masuk sebesar Rp3.000*. Dana ini akan dipakai sebagai perawatan desa. Pengelola pun akan memberikan stiker lucu sebagai kenang-kenangan.

Biaya parkir di sini dibedakan menjadi tiga kelas, meliputi: motor, mobil, dan bus pariwisata. Tarif masing-masing sebesar Rp2.000*, Rp5.000*, dan Rp15.000* sampai Rp25.000*.

Kamu bisa berkunjung ke Kampung Warna Jodipan setiap hari mulai pukul 06.00-18.00 WIB.

5 Latar Foto Terbaik di Kampung Warna Jodipan

Sumber: Shutterstock

Datang ke tempat wisata instagrammable memang paling seru untuk berfoto. Agar hasil jepretanmu semakin bagus, berikut 5 latar terbaik di Kampung Warna Jodipan.

1.      Jembatan Embong Brantas

Kalau sobat tiket ke Kampung Warna Jodipan menggunakan kereta api, maka pertama kali akan menjumpai Jembatan Embong Brantas. Karena, berada 500 meter ke arah selatan dari tempat transportasi publik ini.

Tempat ini bisa menjadi gardu pandang untuk melihat Kampung Warna Jodipan dari kejauhan. Namun, jangan lupa untuk mengambil gambar di sini, karena bisa menciptakan latar cerah nan menarik di kamera.

2.      Dinding Warna-Warni

Ingin mendapatkan hasil foto outdoor menarik? Berfotolah di titik berikut. Selain berwarna-warni, corak atau motif dinding pun beragam. Kamu pun bisa menyesuaikan sesuai tema. Dilengkapi dengan terowongan dari bunga artifisial, hasil jepretanmu akan terlihat semakin instagrammable.

3.      Lorong Payung

Lorong Payung berada di jalur utama, sehingga kamu tidak akan sulit dalam menemukan. Tidak hanya terkesan ceria, sisi romantisme pun dimiliki tempat ini. Sangat cocok kalau kamu ingin melakukan pre-wedding bertema colorful atau mungkin retro.

4.      Lukisan 3 Dimensi

Selain dinding warna-warni, di tempat wisata ini kamu bisa menemukan lukisan 3 dimensi dengan berbagai tema seperti gambar hewan. Berpose di sini, fotomu akan lebih atraktif berkat latar seolah tampak hidup.

5.      Tangga Warna-Warni

Berpose di tangga warna-warni tidak kalah bagus untuk koleksi fotomu. Kamu bisa bergaya sambil duduk agar latar di belakang tampak lebih jelas, sehingga hasil jepretan tampak semakin instagrammable.

Tips Berkunjung ke Kampung Warna Jodipan

Mengetahui tips sebelum berangkat ke tempat wisata akan memudahkan sobat tiket dalam mengantisipasi berbagai gangguan, sehingga jalan-jalan semakin menyenangkan. Bagaimana dengan di Kampung Warna Jodipan? Berikut saran untuk kamu!

1.      Hindari Datang Pada Siang Hari

Untuk mendapatkan pencahayaan foto terbaik, sobat tiket disarankan untuk tidak datang pada siang hari. Kamu bisa datang sekitar pukul 10.00 WIB. Sore pun bukan ide buruk, karena langit senja akan memberikan efek lebih dramatis.

2.      Membawa Minum atau Bekal Sendiri

Meski di Kampung Warna Jodipan terdapat pedagang minuman dan makanan, lebih baik kamu membawa sendiri. Karena, medan di sini tidak datar. Kamu pun akan cepat lelah, sehingga membutuhkan asupan lebih. Selain itu, dapat mengurangi produksi sampah.

3.      Memakai Alas Kaki Nyaman

Jalanan berundak di Kampung Warna Jodipan memerlukan langkah mantap untuk memijak. Oleh karena itu, gunakanlah alas kaki senyaman mungkin agar tidak mudah pegal saat menjelajah tempat wisata ini.

4.      Mengenakan Topi, Kacamata, atau Payung

Cahaya matahari di Kampung Warna Jodipan cukup terik, sehingga kamu disarankan untuk memakai topi, kacamata, atau payung. Benda-benda ini pun secara tidak langsung akan menjadi properti keren saat berfoto.

5.      Memakai Baju Berwarna Kalem atau Minim Motif

Tempat wisata ini memiliki warna cerah nan menarik. Agar tidak menimbulkan kesan bertabrakan dalam foto, pakailah baju kalem atau minim motif.

Apa lagi Tempat Wisata Murah Meriah nan Menarik di Malang?

Masih ingin menjelajah Malang dengan mengunjungi wisata murah meriah nan menarik? Datang saja ke Kebun Teh Wonosari. Tidak hanya itu, di sini kamu bisa melakukan lima hal asyik!

Ingin berkunjung ke Kampung Warna Jodipan dengan menaiki kereta? Gunakanlah aplikasi tiket.com untuk pembelian secara online, ya. Kamu pun bisa sekalian mencari hotel untuk menginap di Malang.