Desa Adat Penglipuran Bali – Bali nggak melulu soal pantai lho, sobat tiket. Ada berbagai objek wisata seru yang bisa bikin kamu makin takjub dengan Pulau Dewata yang kaya akan keindahan alam dan budayanya.
Salah satunya bisa kamu saksikan di Desa Adat Penglipuran, desa yang telah bersertifikasi sebagai Desa Wisata Berkelanjutan oleh Kemenparekraf. Desa yang masih memegang teguh nilai adat dan istiadat pada kehidupan sehari-harinya ini memang memiliki daya tarik tersendiri.
Berlokasi tepat di Kabupaten Bangli, kamu bisa menjelajah berbagai warisan budaya leluhur yang melekat di desa yang pernah jadi lokasi syuting FTV ini.
Karena telah ditetapkan sebagai Desa Wisata Berkelanjutan, infrastruktur dan fasilitas di desa ini sangat lengkap dan memadai, lho. Apalagi, lokasi desa ini juga cukup strategis. Pasti menyenangkan banget deh bisa berjelajah sambil melakukan berbagai kegiatan di desa ini!
Kira-kira, apa saja sih aktivitas seru dan tempat wisata yang ada di sekitar Desa Penglipuran ini? Langsung aja kita simak daftar di bawah ini, kuy!
Baca juga:
Cara Menuju Desa Adat Penglipuran di Bali

Sebelum mengetahui berbagai tempat wisata dan aktivitas seru di Desa Penglipuran, sobat tiket tahu nggak nih bagaimana cara untuk menuju desa satu ini?
Desa Adat Penglipuran berjarak sekitar 55 km atau kurang lebih 1 jam setengah perjalanan dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Jadi, setelah sampai di bandara, kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan moda transportasi darat seperti taksi, transportasi online, atau bahkan sewa mobil untuk sampai ke desa ini.

Supaya memudahkan mobilitas mu selama di Bali, sobat tiket bisa sewa mobil di tiket.com untuk sampai ke desa ini. Kalau gini sih, dijamin liburan jadi makin nyaman dan menyenangkan!
Harga tiket masuk Desa Adat Penglipuran: Mulai dari Rp10.000-Rp30.000*
Jam buka: 24 jam
Alamat: Jalan Penglipuran, Kubu, Kec. Bangli, Kabupaten Bangli, Bali 80661 (buka di Google Maps)
Tempat Wisata dan Aktivitas Seru di Desa Penglipuran

Desa ini diberi nama ‘Penglipuran’ yang memiliki arti ‘penghibur’, sehingga tempat ini cocok untuk dijadikan sebagai tempat menghilangkan penat dan beristirahat sejenak. Dahulu kala, banyak sekali raja-raja yang beristirahat di desa ini karena suasananya yang damai dan tenang.

Jalanan bebatuan, rumah tradisional yang cantik, lingkungan yang asri dan bersih, serta udara yang sejuk, semua bisa kamu dapatkan di desa ini. Pecinta wisata budaya, alam, dan fotografi, pasti kamu akan sangat dimanjakan dengan pesona desa ini dari berbagai aspek, deh!

Nggak heran kalau sampai saat ini banyak wisatawan domestik dan asing yang memilih Desa Penglipuran sebagai tujuan wisata mereka. Selain karena kelestarian budayanya, desa ini juga punya banyak spot wisata dan aktivitas seru yang bisa sobat tiket eksplor bareng keluarga!
1. Menyusuri Hutan Bambu

Walaupun sebagian besar wilayah desa merupakan daerah pemukiman, di dalam sini kamu juga bisa menemukan hutan bambu yang terkenal, lho. Di belakang pura desa, terdapat hutan bambu luas milik desa setempat yang rindang dan sejuk.

Bambu yang terdapat di desa ini merupakan salah satu bambu terbaik di Bali. Hutan yang ini memiliki luas sebesar 37.7 hektar dan menyimpan 15 spesies bambu. Jangan lupa keluarin smartphone kamu untuk ber-selfie atau foto ootd di sini, ya!
Selain itu, lokasi ini sering dijadikan rute bersepeda bagi para wisatawan. Pasti seru banget ya berpetualang sambil menyusuri hutan bambu satu ini. Tenang aja, karena sangat dijaga dan dirawat, hutan ini nggak akan memberikanmu kesan menakutkan, kok!
2. Mengunjungi Pura Desa Penglipuran

Setelah memasuki desa ini, sobat tiket akan melihat kemegahan beberapa pura yang dijadikan sebagai tempat beribadah masyarakat setempat yang sebagian besar beragama Hindu.

Beberapa pura yang terdapat di Desa Adat Penglipuran adalah Pura Penataran untuk memuja Dewa Brahma, Pura Puseh untuk memuja Dewa Wisnu, dan Pura Dalem untuk memuja Dewa Siwa.

Setiap 210 hari sekali, masyarakat akan merayakan Perayaan Galungan yang diselenggarakan oleh anggota Kahyangan-Tiga atau masyarakat antar desa. Masing-masing akan menyiapkan seserahan serta makanan yang dibutuhkan dalam perayaan tersebut.
Nilai budaya dan tradisi yang masih sangat terjaga di desa ini pasti bikin kamu semakin tertarik untuk berkunjung. Eits, kalau ingin berkunjung ke dalam pura, pastikan kamu berada dalam keadaan yang bersih dan diwajibkan mengenakan baju adat ya. Jangan khawatir, kamu akan ditemani pemandu kok selama berkeliling di sini.
3. Karang Memadu, Tempat Pengasingan Para Pemadu

Berjelajah ke bagian selatan Desa Penglipuran, maka kamu akan bertemu dengan Karang Memadu. Ada yang menarik dari tempat ini. Ternyata, tempat ini diperuntukkan khusus bagi mereka yang melanggar nilai adat setempat yang tidak memperbolehkan masyarakatnya memiliki lebih dari satu istri.
Kalau sampai ketahuan melanggar monogami atau beristri lebih dari satu, selain diasingkan di Karang Memadu, hak dan kewajiban orang tersebut sebagai warga desa juga akan dicabut. Nggak hanya itu, mereka juga nggak diperbolehkan untuk mengikuti upacara adat serta memasuki wilayah pura.
Wah, benar-benar menarik, ya? Jadi, sudah bisa dipastikan sebagian besar penduduk Desa Adat Penglipuran dijamin setia deh!
4. Belanja Kerajinan Desa Penglipuran

Fasilitas yang tersedia di dalam Desa Penglipuran bisa dibilang lengkap banget, lho, sobat tiket. Salah satunya adalah terdapat berbagai penjual kerajinan tangan anyaman bambu.
Selain itu, kamu juga bisa belanja oleh-oleh di sini. Mulai dari aksesoris, pernak-pernik, hingga berbagai macam makanan khas. Biasanya, masyarakat sekitar sini berjualan di depan rumah, jadi kamu bisa melihat-lihat dengan lebih leluasa deh.
5. Surga Tersembunyi di Air Terjun Tukad Cepung

Sobat tiket hobi berwisata alam? Harus banget mampir ke air terjun surgawi satu ini! Tempat ini masih berada di Kabupaten Bangli dan nggak jauh dari Desa Penglipuran, kok.
Air terjun setinggi 15 meter ini memiliki julukan Air Terjun dari Langit. Ada yang tau kenapa? Ternyata, karena air terjun ini sekilas nampak turun dari langit dan terkena kilauan cahaya matahari dari atas. Hal ini juga yang buat air terjun satu ini indah banget, dijamin bikin takjub!

Tempat wisata satu ini berada di balik tebing. Untuk sampai ke sini, kamu perlu menuruni tebing bebatuan dan masuk ke dalam jalanan sempit menyerupai gua.
Walaupun terdengar sulit, tapi selama perjalanan kamu akan dikelilingi pepohonan rindang dan juga udara yang sejuk. Jadi, pasti perjalanan mu nggak terlalu terasa melelahkan. Semua akan terbayar ketika kamu sudah menyaksikan pesona air terjun dari dekat.
Harga tiket masuk: Rp15.000*
Jam buka: 08.00-17.00 WITA
Alamat: Air Terjun Tukad Cepung, Jalan Tembuku, Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali 80671 (buka di Google Maps)
6. Keindahan Air Terjun Tibumana

Ternyata nggak cuma menyimpan keindahan pantai, Bali juga punya banyak objek wisata air terjun yang nggak kalah elok. Khususnya di Kabupaten Bangli. Air terjun selanjutnya yang bisa kamu saksikan sendiri keindahannya di sini adalah Air Terjun Tibumana.

Walaupun nggak begitu luas, air terjun ini menawarkan pesona yang nggak kalah cantik dengan Tukad Cepung. Air terjun ini memiliki dua aliran air yang berdampingan. Di bawahnya, terdapat kolam yang tidak terlalu dalam. Cocok banget deh kalau kamu mau coba berenang di sini!
Karena memiliki latar air terjun yang turun dari batang pohon, tempat ini benar-benar keren banget untuk dijadikan spot foto. Jadi, jangan lupa sisihkan memori kamera atau smartphone kamu saat berkunjung ke sini, ya!
Harga tiket masuk: Rp5.000*
Jam buka: 06.00-18.00 WITA
Alamat: Jalan Setra Agung, Apuan, Susut, Kabupaten Bangli, Bali 80661 (buka di Google Maps)
Tips Berlibur Ke Desa Adat Penglipuran

Berlibur ke Desa Adat Penglipuran tentunya akan memberikanmu pengalaman yang tak terlupakan. Nah, tiket.com punya beberapa tips yang perlu sobat tiket ketahui saat berkunjung ke Desa Adat Penglipuran. Apa aja ya?
- Menghormati adat dan istiadat setempat
- Patuhi seluruh aturan yang berlaku di desa setempat
- Tidak membuang sampah sembarangan
- Gunakan pakaian yang sopan tapi tetap nyaman
- Menyapa dan bersikap ramah kepada penduduk setempat
- Jangan asal menyentuh pajangan atau benda yang ada di sekitar desa
- Jangan asal masuk ke rumah ibadah
- Bawa kamera untuk berfoto-foto
Dengan menerapkan tips di atas, pasti liburanmu di Desa Adat Penglipuran Bali akan semakin menyenangkan!
Rekomendasi Penginapan di Sekitar Desa Penglipuran
Walaupun bisa menginap di homestay atau rumah warga yang ada di dalam desa, mungkin sobat tiket butuh referensi penginapan lain yang nggak jauh dari Desa Penglipuran, kan? tiket.com punya rekomendasi penginapan di Kabupaten Bangli untuk kamu yang lagi liburan ke Bali nih!
1. De Umah Bali Eco Tradi Home

Akomodasi ini akan memberikanmu tingkat kenyamanan ekstra. Dari mulai fasilitas restoran, lounge, kolam renang, taman, hingga tempat penyewaan sepeda, semua dapat kamu nikmati di sini.

Berenang ditemani nuansa hotel yang menyatu dengan alam pasti puas banget deh. Apalagi, habis itu makan di restoran dengan berbagai macam hidangan lezat. Perut pasti bahagia banget! Oh ya, kalau capek, jangan sungkan untuk memanjakan diri dengan layanan spa dan pijat yang tersedia di sini ya.

Selain fasilitas kamarnya yang komplit, suasana Bali dengan interior serba coklat menambah kesan hangat di dalam kamar. Bersantai di depan teras sambil menikmati pemandangan hijau juga bisa bikin liburan kamu di sini jadi makin rileks. Pokoknya, nyamannya kayak di rumah sendiri deh!
Harga: Mulai dari Rp1.200.001/kamar/malam*
Fasilitas: Wi-Fi, kolam renang, spa, restoran, taman, dll
Alamat: Br. undisan kaja, Undisan, Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali 80671 (buka di Google Maps)
2. D’Karang Homestay Bali

Mencari penginapan terjangkau dengan fasilitas serba ada? Coba menginap di homestay satu ini, kuy! Di sini, kamu akan mendapatkan pelayanan yang ramah dan juga fasilitas sarapan halal gratis, lho.

Suasana rumah yang asri dan terbuka ini memiliki interior dan eksterior seperti rumah Bali pada umumnya. Suasana yang tenang pasti nggak akan mengganggu kenyamanan kamu deh. Di tempat ini juga terdapat area makan yang luas. Jadi, kalau kamu mau makan, ngopi, atau sekedar ngobrol-ngobrol di sini, cocok banget!
Harga: Mulai dari Rp300.000/kamar/malam*
Fasilitas: Wi-Fi, parkir, resepsionis 24 jam, antar jemput bandara (biaya tambahan), dll
Alamat: Undisan, Tembuku, Kabupaten Bangli, Bali 80671 (buka di Google Maps)
3. Arnata Guest House

Nginep di guest house? Kenapa nggak? Walaupun harganya sangat ramah di kantong, guest house ini menawarkan kenyamanan yang oke banget, lho.

Di sini tersedia fasilitas taman, teras, dan dapur bersama yang bisa kamu nikmati sepuasnya. Setiap pagi, guest house ini juga menyediakan sarapan khas Asia ala carte, lumayan banget kan!
Karena terkenal dengan kegiatan yoga yang aktif, sobat tiket juga bisa bergabung ke dalam kelas yoga yang ada di guest house ini, lho. Pasti asyik banget bisa olahraga ditemani dengan udara sejuk dan pemandangan yang keren.
Harga: Mulai dari Rp100.000/kamar/malam*
Fasilitas: Taman, ruang tamu, dapur bersama, meja makan bersama, parkir, dll
Alamat: Jalan Giri Kusuma, Demulih, Susut, Kabupaten Bangli, Bali 80661 (buka di Google Maps)
Di Desa Adat Penglipuran, Liburan Makin Tak Terlupakan
Memilih untuk mengunjungi Desa Adat Penglipuran di Bali saat liburan nanti tentunya akan memberikan sobat tiket banyak pelajaran baru dan pengalaman berharga.
Selain belajar tentang kebudayaan setempat, kamu juga pasti akan bisa eksplor lebih banyak keindahan alam yang ada di Desa Penglipuran dan sekitarnya.
Setelah menambahkan tempat wisata tadi ke itinerary kamu, jangan lupa untuk pesan tiket pesawatnya di tiket.com aja, ya. Karena ada banyak promo menarik menanti kamu! Kamu juga bisa temukan banyak aktivitas seru di To Do tiket.com, lho. Cek sekarang, ya!
mau ke mana? semua ada tiketnya!
*harga saat artikel ditulis




