,

Berencana ke Bali? Ayo Berwisata Budaya ke 5 Tempat Ini

Mendengar kata Bali pasti yang teringat adalah keindahan alamnya. Setuju deh sama sobat tiket. Tapi Bali lebih dari sekadar pemandangan alam, lho. Bali juga kaya akan nilai budaya.

Yang pernah melihat dari layar kaca atau bahkan udah pernah menginjakkan kaki langsung pasti sadar kalau budaya Bali sangat kental dan khas. Dari tata bangunannya, keseniannya, sampai cara berpakaiannya. Jadi wisata budaya udah seharusnya jadi agenda wajib kamu tiap ke Bali.

5 Tempat Wisata Budaya Keren di Bali

Salah satu alasan Bali menjadi destinasi wisata populer yaitu berkat kekayaan budayanya. Sayang banget kalau sobat tiket ke Bali tapi enggak berusaha mengenal budayanya. Buat kamu yang berencana ke Bali, coba deh berwisata budaya ke tempat berikut. Dijamin kamu makin jatuh hati dengan Bali.

1. Terbius Panorama Alam di Pura Uluwatu

Sumber: Shutterstock.com

Bali dijuluki sebagai pulau seribu pura. Maka sobat tiket harus sempatkan waktu untuk berkunjung ke pura saat liburan ke Bali. Salah satunya ke Pura Uluwatu. Pura Uluwatu merupakan satu dari enam Pura Sad Kahyangan yang dipercaya sebagai penyangga spiritual di Bali. Selain itu, pura ini juga terkenal karena keindahan alamnya.

Terletak di atas tebing setinggi 97 meter, pengunjung bisa menikmati pemandangan laut biru dari tebing tersebut. Tapi sebelumnya, siapkan tenaga dulu ya untuk menaiki anak tangga yang cukup banyak. Sepanjang perjalanan mendaki, kamu akan bertemu dengan beberapa ekor kera. Jangan berbuat usil ya pada kera-kera ini. Kamu yang mampir ke sini, pastikan juga selalu ikuti peraturan yang ada.

Waktu yang paling tepat datang ke Pura Uluwatu tentunya saat matahari terbenam. Apalagi sambil menonton pertunjukan Tari Kecak. Sesekali boleh dong ganti suasana menyaksikan matahari terbenam dari ketinggian, enggak cuma di pantai aja.

Kamu yang mau dapat tempat duduk terbaik, usahakan tiba lebih awal ya. Soalnya pertunjukan ini jadi favorit para wisatawan. Pertunjukan tari yang mengisahkan cerita Ramayana ini mulai pukul 18.00 – 19.00. Untuk menonton Tari Kecak, kamu harus membayar Rp100 ribu*

Tiket masuk: Rp30 ribu* (dewasa) dan Rp20 ribu* (anak-anak).

Alamat: Desa Pecatu, Badung. Sekitar 22 kilometer dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

2. Museum Puri Lukisan, Museum Seni Tertua di Bali

Sumber: Shutterstock.com

Pencinta seni, kurang afdol kalau enggak melipir ke Museum Puri Lukisan. Museum yang berdiri tahun 1956 ini memajang karya lukisan dari masa ke masa karya seniman Bali maupun seniman luar negeri. Setibanya di museum, kamu bakal disambut gapura khas Bali. Museum ini cukup luas dengan empat galeri di dalamnya. Ada koleksi lukisan wayang kamasan, lukisan para pelukis perkumpulan Pita Maha, dan lukisan Bali modern. Tak hanya lukisan, kamu juga bisa menemui sejumlah koleksi ukiran artistik.

Bagian dalam museum ini tampak modern dengan penataan koleksi yang rapi. Sedangkan, bagian luar museum ini tampak asri dengan taman yang memanjakan mata. Suasananya yang homey pasti kerasa banget saat pengunjung berjalan di taman. Ditambah lagi, terdapat kolam yang cantik.

Puas melihat berbagai koleksi, pengunjung bisa menjajal keahlian seni lain. Mau belajar melukis? Bisa. Atau mau latihan tari Bali? Ada kok. Ada juga workshop memahat dan membatik. Wah, patut dicoba ya. Museum ini buka setiap hari pada pukul 09.00 – 18.00.

Tiket masuk: Rp85 ribu*

Alamat: Jl. Raya Ubud, Gianyar. Sekitar 37 kilometer dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

3. Menyatu dengan Alam di Desa Penglipuran

Wisata budaya selanjutnya yang bisa kamu sambangi adalah Desa Penglipuran. Nama Desa Penglipuran sudah terkenal hingga kancah dunia. Pengunjung yang datang juga banyak berasal dari mancanegara. Apa sih yang bikin desa ini beda dengan yang lain? Desa wisata ini masih sangat alami dan bersih banget lho, sobat tiket. Desa seluas 112 hektar ini dikelilingi 45 hektar hutan bambu. Warganya juga sangat menjaga kelestarian dan kebersihan lingkungan.

Kendaraan bermotor tidak boleh sembarang lewat di desa ini dan punya jalur khusus. Jadinya udara di sini sangat bersih dan segar. Enggak heran deh kalau mereka pernah mendapat penghargaan Kalpataru.

Masuk ke desa ini, kamu akan melihat deretan bangunan rumah yang tampak mirip. Memang di desa ini bentuk bangunan dan tata ruang rumahnya hampir sama. Bukan cuma melihat keindahan alamnya, kamu juga bisa mengamati aktivitas dan berinteraksi langsung dengan warga desa. Satu yang perlu diingat ketika mengunjungi desa ini adalah mematuhi aturan yang ada dan selalu menjaga kebersihan.

Tiket masuk: Rp15 ribu* (dewasa) dan Rp10 ribu* (anak-anak).

Alamat: Bangli, sekitar 57 km dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

4. Kenalan dengan Ragam Tari Bali di Taman Budaya Garuda Wisnu Kencana

Sumber: Shutterstock.com

Sobat tiket pasti familier dengan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) yang jadi icon taman ini. Patung setinggi 120 meter ini mendiami taman seluas 60 hektar. Yang menakjubkan lagi, taman budaya ini punya sederet jadwal pertunjukan budaya. Setiap harinya, ada 5 pertunjukan tari yang bisa dilihat seperti tari bali hingga tari nusantara yang berisi berbagai tarian khas Indonesia. Paket lengkap banget ya.

Kalau cuaca sedang bersahabat, kamu juga bisa melihat tarian syukur kepada Dewi Sri, Joged Bumbung, dan parade khas Bali. Kamu yang berlibur bersama anak kecil, bisa pula menonton film animasi singkat di Garuda Cilik Cinema. Sambil menunggu jadwal tari berikutnya, jalan-jalan santai aja di dalam taman. Boleh nih turun ke Kura-Kura Plaza, spot rindang dengan kolam “harapannya”. Banyak pengunjung yang melempar koin ke kolam dan mengucap harapan mereka. Kamu mau coba?

Untuk kenang-kenangan, kamu bisa berfoto dengan busana Bali lho di studio foto yang disediakan. Tinggal diatur kamu mau foto sendirian atau bareng keluarga. Kamu bisa membawa pulang foto dengan membayar mulai dari Rp200 ribu*. Bagi yang ngebet pengen ke sini, catat jadwal pertunjukan dulu sebelum berangkat. Kamu enggak mau kan kelewatan pertunjukan yang sudah diincar? Taman budaya GWK buka setiap hari pada pukul 08.00 – 21.00.

Tiket masuk: mulai dari Rp110 ribu*

Alamat: Jl. Raya Uluwatu, Ungasan, Kuta Selatan, Badung. Sekitar 12 kilometer dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

5. Awas Kalap di Pasar Seni Sukawati

Sumber: Shutterstock.com

Sobat tiket yang cari oleh-oleh, Pasar Sukawati bisa jadi pilihan. Pasar ini menjual berbagai produk kerajinan tangan dan pakaian. Ada gantungan kunci, miniatur, lukisan, hingga ukiran. Buat yang pengen beli pakaian pria atau wanita khas Bali, silakan datang ke sini. Banyak pedagang yang menjajakan pakaian motif Bali, tas dan, sandal. Tinggal pilih aja mana yang sreg.

Soal harga, barang-barang di pasar ini terjangkau kok. Tapi kamu tetap harus menguasai keahlian menawar jika ingin mendapat harga yang lebih murah. Karena termasuk salah satu pasar populer, Pasar Sukawati selalu ramai. Biar enggak berdesak-desakan, kamu bisa datang pada pagi hari. Selain belum terlalu padat, kamu juga punya lebih banyak waktu untuk membandingkan harga.

Pilihan lain, kamu bisa menuju ke Pasar Guwang. Berjarak sekitar 1,5 kilometer dari Pasar Sukawati, barang-barang yang dijual di Pasar Guwang juga hampir sama. Lahan parkirnya juga lebih luas. Bedanya hanya pasar ini jauh lebih kecil dibanding Pasar Sukawati.

Alamat: Jl. Raya Sukawati, Gianyar. Sekitar 30 kilometer dari Bandara I Gusti Ngurah Rai.

Ayo Lebih Akrab dengan Budaya Bali!

Untuk lebih mengenal sebuah budaya, kamu harus merasakan langsung budaya tersebut. Setelah tahu rekomendasi wisata budaya di Bali, kuy langsung meluncur ke Bali. Rencanakan liburan yang praktis. Soal transportasi, pesan tiket pesawat di tiket.com aja. Buat akomodasi, kamu juga bisa andalkan tiket.com untuk mendapatkannya. Kamu sudah siap kan untuk lebih mengenal budaya Bali? Ayo berangkat!

*keterangan harga saat artikel dibuat