Siapa sih yang nggak senang jalan-jalan? Liburan tentunya menjadi kegiatan menyenangkan bagi semua orang. Selain untuk melepas penat, kamu bisa menciptakan momen-momen seru bersama teman perjalananmu.
Sebelum berangkat, mungkin ada beberapa hal yang kamu rencanakan, mulai dari destinasi, itinerary, akomodasi, hingga bujet. Bagi beberapa orang dengan bujet terbatas, backpacker-an bisa jadi opsi utama.
Namun, kalau punya bujet lebih, sebagian orang mungkin memilih untuk menjadi flashpacker. Lho, memang apa bedanya?
Baca juga:
Backpacker dan Flashpacker, Apa Sih Bedanya?
Backpacker dan flashpacker sebenarnya memiliki persamaan. Nggak seperti turis yang semuanya sudah diatur oleh biro perjalanan, keduanya sama-sama merencanakan perjalanan dari awal, mulai dari penentuan itinerary, tiket transportasi, akomodasi, dsb.
Namun, tetap ada bedanya lho antara backpacker dan flashpacker. Biar nggak tambah bingung, baca penjelasannya di bawah ini ya!
1. Bujet

Poin pertama yang membedakan kedua tipe pelancong ini adalah bujet. Biasanya backpacker adalah seseorang yang belum punya penghasilan sendiri, misalnya mahasiswa. Nggak heran, mereka sangat memperhitungkan bujetnya yang terbatas.
Beberapa cara yang dilakukan agar bisa liburan asyik tapi tetap hemat misalnya dengan nebeng transportasi dan mencari akomodasi murah.
Sementara itu, flashpacker dapat dikatakan sebagai backpacker versi elit. Artinya, mereka tetap merencanakan perjalanan sendiri, hanya saja dengan anggaran lebih besar daripada backpacker.
Umumnya flashpacker adalah seseorang yang sudah mempunyai pemasukan sendiri, biasanya berkisar di usia 25 – 30 tahun ke atas dan lebih stabil dalam finansial. Makanya, mereka memang memiliki bujet lebih ketika berlibur.
2. Efisiensi Waktu
Flashpacker biasanya memiliki waktu liburan yang terbatas, makanya mereka akan menggunakan waktu semaksimal mungkin agar bisa mendapatkan pengalaman terbaik.
Misalnya, ketika perjalanan ke Bali bisa ditempuh dengan naik mobil, flashpacker mungkin akan memilih untuk naik pesawat karena alasan hemat waktu dan tenaga, sekalipun harus mengeluarkan uang lebih.
Berbeda dengan backpacker, pejalan yang satu ini mungkin akan memilih untuk lewat jalur darat dengan bus, atau bahkan menumpang kendaraan yang lewat. Waktu yang lama pun tak jadi masalah.
3. Kemudahan dan Kenyamanan

Selain soal bujet dan waktu, flashpacker juga mengincar kenyamanan dalam setiap perjalanannya.
Eits, tapi kenyamanan bukan berarti selalu mewah ya. Bepergian nggak harus selalu menggunakan pesawat dengan kelas bisnis, kalau memang ada pesawat bujet yang masih terjangkau dan tetap nyaman.
Di sisi lain, backpacker mungkin harus sedikit menyampingkan rasa nyaman. Memilih untuk menginap di hostel dengan ranjang susun, misalnya. Tentunya ini sedikit tidak nyaman, tapi hei, siapa tahu kamu bisa mendapat teman baru, ya kan?
4. Pengalaman
Flashpacker berorientasi kepada pengalaman. Bagi mereka, jalan-jalan adalah tentang ‘membeli’ pengalaman; mencicipi hidangan terenak di kota, eksplorasi tempat-tempat menakjubkan, ataupun menikmati akomodasi nyaman.
Seorang backpacker mungkin nggak mendapatkan pengalaman seperti flashpacker. Namun, pengalamannya bisa jadi berbeda, misalnya berteman dengan pelancong lain, berkenalan dengan warga sekitar, dan membuat momen tak terlupakan bersama teman baru.
Destinasi di Indonesia yang Cocok untuk Backpacker
Sebenarnya, kamu bisa pergi ke semua kota dengan backpacker-an, asal tahu caranya. Namun, tentunya ada kota-kota yang lebih terjangkau untuk dikunjungi. Kalau kamu seorang backpacker, cek rekomendasi kota di bawah ini ya!
1. Jogja

Jogja tentunya sudah nggak asing lagi sebagai tempat wisata. Harganya yang serba murah, kulinernya yang beragam, wisata alam yang cantik, dan warga lokalnya yang ramah menjadikan Kota Pelajar ini sebagai salah satu destinasi wisata favorit.

Banyak tempat wisata yang masih menawarkan harga murah, bahkan gratis. Akomodasi murah dengan fasilitas memadai pun masih banyak. Selain itu, transportasi menuju Jogja juga banyak dan sangat terjangkau.
Rekomendasi penginapan: Metro Malioboro Living

Harga: mulai dari Rp69.000-an per malam*
Alamat: Jalan Ronodigdayan No.16, Bausasran, Danurejan, Kota Yogyakarta (buka di Google Maps)
2. Magelang

Kota yang satu ini belakangan viral di media sosial karena ‘Nepal van Java’-nya. Namun selain itu, Magelang memang istimewa, bukan hanya karena Candi Borobudur-nya, tetapi destinasi wisatanya yang cakep banget, mulai dari telaga, pegunungan, hingga situs sejarah.

Tenang saja, ada banyak homestay dan guest house yang pastinya masih terjangkau kok, jadi nggak usah khawatir, sobat tiket.
Rekomendasi penginapan: Dodo Dormitory Backpacker

Harga: mulai dari Rp153.000-an per malam*
Alamat: Bumiharjo, Borobudur, Dusun V, Bumiharjo, Kec. Borobudur, Borobudur, Jawa Tengah (buka di Google Maps)
3. Banyuwangi
Banyuwangi belakangan ini semakin populer sebagai destinasi wisata. Nggak heran, karena pemerintah setempat yang mulai memperbaiki fasilitas hingga gencar mempromosikan pariwisatanya.

Nggak heran kalau Banyuwangi makin digandrungi, soalnya ada banyak tempat wisata kece mulai dari pantai, kawah, hingga wisata bawah laut. Tenang aja, soal harga masih banyak yang terjangkau kok!
Rekomendasi penginapan: Griya Sandi Dormitory

Harga: mulai dari Rp60.000-an per malam*
Alamat: Jl.Ikan Sadar No 3 Karang Rejo, Banyuwangi (buka di Google Maps)
Rekomendasi Destinasi Indonesia untuk Para Flashpacker
Kota ini nggak cuma indah, tapi cocok juga dikunjungi para flashpacker. Di mana aja sih?
1. Bali

Siapa sih yang nggak tahu Bali? Kota yang satu ini sih sudah nggak usah diragukan lagi urusan wisata. Lengkap pokoknya, mulai dari wisata budaya, bahari, kuliner, hingga flora dan fauna.

Bali tentunya wajib menjadi destinasi liburanmu. Akomodasi pun lengkap, mulai dari homestay hingga hotel fancy berbintang 5. Fasilitas wisata dan transportasi pun sudah sangat menunjang, cocok untuk kamu yang ingin mencari kenyamanan dalam berlibur.
Siapa sih yang nggak tahu Bali? Kota yang satu ini sih sudah nggak usah diragukan lagi urusan wisata. Lengkap pokoknya, mulai dari wisata budaya, bahari, kuliner, hingga flora dan fauna.
Rekomendasi penginapan: Four Points by Sheraton Bali, Kuta

Harga: mulai dari Rp599.000-an per malam*
Alamat: Jl. Benesari, Banjar Pengabetan, Kuta, Kabupaten Badung, Bali (buka di Google Maps)
2. Labuan Bajo

Kamu sudah nggak asing dengan foto di atas yang sudah sering berseliweran di media sosialmu kan?
Yup, Labuan Bajo memang viral beberapa tahun terakhir ini. Keindahan alam dan wisata baharinya nggak perlu diragukan lagi.

Kalau sobat tiket punya bujet lebih, Labuan Bajo bisa jadi pilihan berlibur. Kamu bisa menemukan hotel bujet bintang 3 hingga hotel mewah bintang 5. Tinggal sesuaikan saja ya dengan bujet liburanmu.
Rekomendasi penginapan: Eco Tree O’tel Labuan Bajo

Harga: mulai dari Rp650.000-an per malam*
Alamat: Jl. Soekarno Hatta No.15, Labuan Bajo, Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (buka di Google Maps)
Kuy, Liburan Asyik dengan Backpacking Maupun Flashpacking
Jadi, kamu pilih berlibur dengan cara backpacking atau flashpacking nih? Apapun pilihannya, kamu bisa tetap berlibur asyik dengan keduanya kok. Yang terpenting, kamu melakukan riset sebelum menuju destinasi favoritmu, ya.
Jangan lupa rencanakan perjalanan dengan tiket.com, teman perjalanan terbaikmu.
*harga saat artikel ditulis




