,

5 Aktivitas di Arashiyama, Kyoto. Dijamin Seru!

Arashiyama menjadi distrik di Kyoto yang cukup diminati para turis. Bahkan, tempat ini menjadi tujuan wisata populer sejak Periode Heian atau sekitar 794 sampai 1185 silam. Banyak aktivitas di Arashiyama yang bisa dilakukan, terutama ketika musim bunga sakura dan musim gugur tiba.

Arashiyama bisa diakses dari Stasiun Kyoto dengan JR Sagano Line. Bisa juga menggunakan Keifuku Railways atau Randen menuju ke Keifuku Arashiyama Line. Kalau dari Kawaramachi atau Stasiun Karasuma, kamu bisa menggunakan Hankyu Main Line ke Stasiun Katsura dan pindah ke Hankyu Arashiyama.

Bertualang ke Arashiyama, Ini yang Bisa Dilakukan

Arashiyama di Kyoto menjadi distrik paling menarik sekaligus paling sibuk di sekitar awal bulan April dan minggu kedua bulan November. Memasuki bulan April, bunga sakura mengalami puncak mekarnya. Sementara itu, musim gugur mulai menyapa ketika bulan November tiba.

Tidak hanya itu, selama musim panas, sobat tiket juga bisa menyaksikan penangkapan burung tradisional komoran di sepanjang Sungai Hozu. Kamu pun bisa berkunjung ke sini pada bulan Desember, ketika ada barisan lentera di jalan, Jembatan Togetsu, dan kebun bambu karena sedang berlangsung Festival Iluminasi Hanatoro.

1. Menyusuri Hutan Bambu Arashiyama

Kalau main ke Arashiyama, kamu harus dan wajib banget ke hutan bambunya. Tempat ini bahkan menjadi tempat dengan pemandangan unik yang paling Instagrammable di Kyoto. Menyusuri jalan kecil berliku diapit oleh tingginya bambu pada sisi kanan dan kiri akan menciptakan suasana tenang, sejuk, dan damai yang tidak tergantikan.

Ada beberapa kuil yang tak jauh dari lokasi hutan bambu ini dan bisa kamu singgahi. Kuil Nonomiya adalah salah satu yang paling banyak dikunjungi wisatawan. Kalau kamu datang untuk mencari peruntungan jodoh, kamu bisa membuat permohonan di sini. Katanya, Dewa Perjodohan atau Nonomiya-Daikokuten hidup abadi di sini.

Waktu paling baik untuk berkunjung ke hutan bambu Arashiyama adalah pagi atau malam hari. Di waktu-waktu ini, pengunjung tidak terlalu ramai, jadi kamu bisa berfoto lebih leluasa. Kalau kamu datang ketika musim Iluminasi Kyoto Arashiyama Hanatoro, kebun bambu ini akan semakin indah dengan adanya lentera di sepanjang jalan setapaknya.

Hutan bambu Arashiyama memang menjadi tempat paling pas kalau kamu wisata ke Jepang sama pasangan. Pemandangannya indah banget, bahkan sayang kalau kamu nggak berfoto berdua berlatar jalan setapak yang tertutup tingginya pepohonan bambu di sini.

2. Melihat Jembatan Togetsu Arashiyama

Sumber: Shutterstock.com

Selain berjalan menyusuri hutan bambu, aktivitas di Arashiyama lainnya yang bisa kamu lakukan adalah menyusuri sekaligus melihat indahnya Jembatan Togetsu. Jembatan yang katanya menjadi ikon Distrik Arashiyama ini memiliki tinggi sekitar 155 meter dan dibangun melintasi Sungai Katsura.

Sungai Katsura sendiri mengalir tenang melalui Saga Arashiyama, tempat di Kyoto yang terkenal karena keindahan pemandangannya. Bentuk jembatannya sendiri sangat artistik, merefleksikan salah satu dari sekian banyak keunikan yang dimiliki Jepang.

Jembatan Togetsu memiliki nama yang begitu erat akan nilai sejarahnya. Memiliki arti “penyeberangan bulan”, nama ini diambil dari sebuah kisah yang melibatkan Kaisar Kameyama pada Periode Kamakura.

Di bagian kaki jembatan, sobat tiket bisa menemukan deretan toko suvenir khas Kyoto dan Jepang. Lalu, pemandangan becak Jepang yang mengantar dan menjemput pengunjung. Semuanya menghadirkan suasana yang mengingatkan Jepang tempo dulu.

3. Mengunjungi Kuil Tenryuji

Sumber: Shutterstock.com

Kuil Tenryuji bisa dibilang sebagai kuil paling penting di Distrik Arashiyama. Bahkan, kuil ini menduduki peringkat pertama di antara lima kuil Zen yang tersebar di seantero Jepang. Sekarang, kuil ini termasuk ke dalam salah satu warisan budaya.

Kuil Tenryuji dibangun pada 1339 oleh seorang penguasa shogun Ashikaga Takauji. Pembangunannya ditujukan untuk Kaisar Go-Daigo. Keduanya merupakan sekutu erat, sampai Takauji berbalik melawan kaisar dalam perjuangan untuk supremasi atas Jepang. Pembangunannya pun dimaksudkan untuk menenangkan arwah sang kaisar.

Bangunan-bangunan di kuil ini berulang kali mendapatkan renovasi karena kebakaran dan perang yang tak kunjung berhenti. Sebagian besar aulanya berasal dari zaman Periode Meiji Terbaru. Ini termasuk aula utama, aula gambar, dan dapur.

Namun, berbeda dengan bangunannya, taman kuil justru bertahan selama berabad-abad dalam bentuk aslinya. Taman ini diciptakan oleh perancang Muso Soseki, yang turut merancang taman dan kuil penting lain di Jepang. Sang perancang juga menjabat sebagai imam kepala pertama di Kuil Tenryuji.

4. Bertandang ke Kuil Otagi Nenbutsuji

Nih, aktivitas di Arashiyama lain yang nggak boleh kamu lewatkan. Berkunjung ke Kuil Otagi Nenbutsuji. Kuil Buddha ini sangat unik, karena memiliki 1200 patung rakan yang dikenal sebagai pengikut Buddha.

Tidak hanya itu, rakan juga dikenal sebagai makhluk kebijaksanaan Buddha, dan dikatakan punya kekuatan gaib. Keunikan dari patung rakan yang ada di kuil ini ada pada pahatannya. Setiap pahatan batunya berbeda satu sama lainnya. Wah, gimana bisa ya?

Kuil Otagi Nenbutsuji adalah rumah bagi Akasagarbha dan Avalokitesvara atau Kannon. Keduanya termasuk Bodhisattva besar dalam ajaran agama Buddha. Bagian aula doa utamanya berasal dari Periode Kamakura dengan memegang Kannon, ruh Kerahmatan.

Sementara itu, ruang ibadah sangat sakral dan pengunjung tidak diperkenankan untuk mengambil gambar dalam media apa pun. Patung-patung rakan kini sudah berselimut lumut, tetapi masih tetap menarik untuk dipandangi. Masing-masing memang seperti memiliki kepribadian berbeda, seperti mengungkapkan emosi yang ada pada manusia.

5. Melihat Bangunan Tradisional di Saga-Toriimoto Preserved Street

Jangan bosan dulu, karena masih ada satu lagi nih. Berjalan-jalan di Saga-Toriimoto Preserved Street. Jalan ini sangat terpelihara, bahkan sejak Periode Meiji. Sisi kanan dan kirinya dilapisi dengan rumah-rumah machiya tradisional. Kini, rumah-rumah tersebut telah berubah menjadi toko dan restoran.

Menyusuri jalan ini, sobat tiket akan mendapatkan pengalaman tak terlupakan berbalut sejarah kota pedagang di Periode Meiji. Kalau kamu penasaran, tidak ada salahnya untuk menjajal makanan di salah satu restoran atau membeli suvenir di salah satu toko.

Perjalanan kamu di sini mungkin terbilang singkat, hanya kurang dari 10 menit. Selanjutnya, kamu bisa menuju ke Kuil Adashino Nenbutsuji, karena memang jalan ini berakhir di sana. Kuil ini lebih seperti pemakaman Buddha yang luas, karena memang ditujukan untuk jiwa-jiwa yang sudah meninggal yang tidak memiliki keluarga.

Setiap tahunnya di bulan Agustus, sekitar tanggal 23 dan 24, akan diadakan upacara keagamaan. Kegiatan ini dilakukan dengan menyalakan lilin di seluruh halaman kuil untuk menjadi penerang terbaik bagi mereka.

Wisata Jelajah Kyoto

Ternyata, ada banyak sekali aktivitas di Arashiyama yang bisa kamu lakukan, ya? Kalau kamu bingung harus ke mana lagi, sebaiknya kamu cek saja rencana perjalanan alias itinerary selama lima hari empat malam ini. Kamu bisa keliling Tokyo dan Nara juga, lho!

Nah, dari sekarang, siapkan deh bujet dan jadwal keberangkatan kamu ke Jepang. Kalau sudah ditentukan, cari tiket pesawat dan pesan akomodasi menginap. Nggak perlu bingung pesan di mana, tiket.com jawabannya. Harga dan promonya dijamin oke punya!