Liburan tanpa rasa khawatir memang menjadi impian semua orang. Tapi sayangnya, di mana pun kita berada, risiko menjadi korban penipuan akan selalu ada. Selalu saja ada oknum yang ingin membuat kita rugi dengan segala cara.
Turis juga sering menjadi target korban penipuan. Terutama bagi turis yang masih sangat asing dengan tempat yang dikunjungi. Mereka memanfaatkan keraguan dan kebingungan kamu menjadi keuntungan bagi mereka.
Baca Juga:
Tips Terhindar dari Penipuan saat Pergi Liburan
Nah, biar kamu terhindar dari kejadian yang kurang menyenangkan selama pergi liburan, kuy simak beberapa penipuan yang bisa saja terjadi saat liburan. Serta tips agar kamu bisa terhindar dari kejadian ini dan pengalamanmu semakin seru.
1. Penipuan Tarif Taksi

Salah satu penipuan yang sering terjadi pada turis adalah ketika mereka ingin berkeliling kota menggunakan taksi. Terkadang ada pengemudi taksi yang melakukan penipuan dengan cara mengambil rute yang jauh untuk membuat argo menjadi tinggi.
Ketika kamu baru menginjakkan kaki ke kawasan yang belum pernah kamu datangi sebelumnya, sebaiknya kamu menggunakan transportasi yang bisa diandalkan seperti taksi atau shuttle dari perusahaan ternama.
Di tiket.com, kamu bisa menghindari penipuan seperti ini dengan cara memesan sewa mobil yang sudah paket all-in. Kamu tak perlu khawatir lagi dengan biaya ekstra, dan bisa duduk manis karena diantar oleh pengemudi berpengalaman.
2. Penipuan Mesin ATM

Mesin ATM juga menjadi sasaran empuk bagi para penipu. ATM yang lokasinya ada di tempat wisata dan sepi dari lalu-lalang banyak orang bisa saja sudah dimanipulasi oleh pihak tak bertanggung jawab.
Mereka akan memasang sebuah alat skimmer yang bisa menyimpan informasi kartu yang kamu gunakan. Setelah itu, uang yang tersimpan di dalam kartumu akan terkuras habis.
Untuk menghindarinya, usahakan untuk menggunakan mesin ATM yang dekat dengan bank dan memiliki petugas keamanan. Hal ini setidaknya memberikan tambahan lapisan perlindungan ketika kamu berada di tempat yang asing.
3. Harga Makanan yang Tak Wajar

Penipuan atau kecurangan yang sering terjadi berikutnya adalah soal makanan. Terkadang, pedagang makanan atau jajanan tahu perbedaan antara turis dengan warga sekitar. Dan kabar buruknya, mereka sering mengambil keuntungan dari situ.
Terkadang, para pedagang makanan yang licik sering menembak langsung harga makanan yang sudah terlanjur kamu makan. Harganya pun tidak main-main, bisa melonjak hingga 2x lipat.
Solusinya? Tentu saja di mana pun kamu berada, pastikan kamu makan di tempat yang memiliki harga yang pasti. Atau jika kamu memang ingin mencoba menu jajanan di pinggir jalan, pastikan kamu bertanya dahulu harga jajanan yang kamu inginkan kepada si penjual.
4. Transaksi yang Error

Di jaman yang serba modern ini, perihal transaksi pembayaran sangatlah mudah. Proses transaksi tidak lagi hanya melalui uang fisik, tetapi bisa juga melalui transaksi virtual dan transaksi elektronik seperti kartu kredit dan debit.
Untuk proses transaksi elektronik yang menggunakan kartu debit atau kredit, proses ini banyak digandrungi karena tergolong cukup mudah dilakukan. Hanya tinggal gesek, dan semua transaksi selesai.
Sayangnya, hal ini sering banget disalahgunakan oleh para pelayan toko atau restoran. Seringkali mereka berbuat curang dengan berkata bahwa transaksi gagal dan kita harus mengulangi lagi dari awal.
Padahal, terkadang transaksi tersebut sudah masuk dan kamu dirugikan. Nah, untuk kasus seperti ini, pastikan kamu tahu segala proses transaksi tersebut, dan rajin mengecek riwayat transaksi pada rekening kamu.
Kurangi Risiko Agar Perjalanan Tetap Menyenangkan
Itu tadi beberapa potensi kecurangan atau penipuan yang bisa kamu alami saat liburan. Jadi, hati-hati saat pergi liburan ya, sobat tiket. Sebisa mungkin lebih waspada dengan hal di sekitar agar pengalamanmu tetap menyenangkan dan selamat hingga pulang kembali ke rumah. Stay safe, sobat tiket!




