• Download tiket.com App
  • Ke tiket.com
  • Indonesia
blog tiket.com
  • Home
  • mau ke mana?
  • Info Buat Kamu
  • Promo
  • Press Release
  • Community
blog tiket.com
Link berhasil disalin.
Back To Editing

5 Spot Menarik Sepanjang Jalur Pantai Utara Bali, Kuy Motoran!

Ni Made Ayu Triska
Ni Made Ayu Triska
17 Mei 2022

Bagikan :

Share on FacebookShare on Twitter
Salin Tautan
5 Spot Menarik Sepanjang Jalur Pantai Utara Bali, Kuy Motoran!
Ni Made Ayu Triska
Ni Made Ayu Triska
17 Mei 2022

Bali merupakan pulau yang sangat populer di mata wisatawan domestik dan internasional. Banyak orang datang ke pulau Dewata untuk mengeksplor tempat wisata, mencicipi kuliner, dan juga berbelanja.

Turis biasanya memesan mobil untuk mengitari tempat wisata di pulau Dewata ini. Selain mobil, sebenarnya Bali akan sangat seru untuk di eksplor dengan menggunakan motor lho!

Ada banyak tempat rental motor yang menawarkan rental per hari, per minggu, atau bahkan per bulan. Nah, kapan nih sobat tiket berencana liburan ke Bali? Gimana kalau liburan kali ini kamu ajak geng kamu untuk motoran di sepanjang pantai utara Bali?

Tentunya selama motoran, kamu bisa berhenti di beberapa spot menarik untuk melepas penat. Sembari melihat pemandangan ciamik di sepanjang jalan, berhenti di tempat-tempat spesial dan menyelami lebih dalam budaya lokal yang jarang terekspos pastinya akan seru!

Baca juga:

  • Vila Terbaik di Indonesia Ini Akan Bikin Liburanmu Makin Istimewa!
  • Rekomendasi Hotel Mewah dan Murah di Bali
  • Tempat Relaksasi di Bali yang Bikin Badan Rileks Seketika

Tempat Menarik di Sepanjang Pantai Utara Bali

Tertarik untuk mengetahui lebih jauh tentang tempat-tempat yang bisa sobat tiket kunjungi di sepanjang jalur pantai utara Bali? Ini dia tempat yang harus kamu kunjungi saat motoran disepanjang pantai Utara Bali, yuk lanjutin baca!

BELI TIKET PESAWAT KE BALI

1. The Untold Story of Julah Village, Desa Bali Tertua

Pernahkah kamu mengunjungi desa tertua di Bali yang sudah berusia lebih dari ratusan tahun? Desa ini menyimpan sejuta cerita unik. Desa Julah terletak di kecamatan Tejakula, Buleleng, Bali. Desa ini merupakan desa yang masih menjunjung tinggi budaya asli mereka.

Contohnya, sistem pemerintahan merupakan warisan budaya dari nenek moyang Desa Julah dan diyakini sangat sakral, sehingga tidak ada yang berani merubahnya sampai saat ini. Sistem pemerintahan ini disebut Hulu Apad, yang dipimpin oleh pemimpin tertinggi disebut Kubayan. Diperkirakan sistem ini sudah ada sebelum berdirinya kerajaan besar di Bali. Prasasti yang mencatat hal ini ditempatkan di Pura Bale Agung Desa Adat Julah.

Desa Julah juga tidak mengenal sistem soroh/ kasta seperti masyarakat Bali pada umumnya. Desa Julah termasuk dalam golongan egaliter yang menjunjung tinggi kesamarataan dan tidak mengenal kelas sosial. Saat berkunjung ke Desa Julah, kamu dapat melihat rumah yang hampir sama, karena rumah warga di desa tersebut menggunakan prinsip sosialisme tradisional.

Hal yang menarik lainnya adalah dari sistem pemakaman dan sarana persembahyangan yang lain dari pada yang lain, sesuai budaya Desa Bali Aga. Desa Julah tidak mengenal proses ngaben atau pembakayaran mayat seperti masyarakat Bali pada umumnya, tetapi masyarakat menguburkan orang yang sudah meninggal dengan cara yang unik. Sobat tiket bisa mendengarkan cerita tentang proses tersebut dari pemandu lokal di sana, serta mengetahui lebih jauh mengenai sarana sembahyang yang sederhana, namun penuh makna.

Ada tempat lain yang bisa sobat tiket kunjungi di Desa Julah seperti berkeliling ke tempat suci yang paling disakralkan yaitu Pura Dalam Desa Pakraman Julah. 

2. Menikmati Kesejukan Alam di Air Terjun Les

Setelah mengetahui cerita seru tentang Desa Julah, sobat tiket bisa melanjutkan perjalanan seru ke destinasi berikutnya yang terletak tak jauh dari Desa Julah, yaitu Air Terjun Les.

Kurang lebih 30 menit naik motor, kamu bisa sampai ke tempat pemberhentian yang dekat dengan Air Terjun Les. Sobat tiket dapat berjalan kaki menyusuri rindangnya pepohonan saat menuju air terjun cantik ini. Di sepanjang jalan, jika beruntung, kamu bisa melihat banyak monyet berlalu lalang diatas pepohonan menuju air terjun.

Sesampainya di air terjun, inilah waktunya untuk bersantai! Membasuh wajah dibawah air terjun bisa membuat dirimu merasa segar setelah motoran! Selain itu, kamu bisa juga berfoto-foto bersama yang tersayang.

Aktivitas lainnya yang bisa kamu lakukan yaitu duduk santai sambil ngobrol dengan geng motor kamu. Sungguh tempat yang tepat untuk bersantai sebelum kamu melanjutkan perjalanan ke lokasi selanjutnya!

3. Waktunya Makan Sambil Melihat Pembuatan Arak Bali

Pastinya setelah melakukan perjalanan keliling Desa Julah dan Air Terjun Les bersama teman-teman, sobat tiket sudah merasa lapar. Nah, ini waktunya untuk makan! Tidak jauh dari Air Terjun Les, sobat tiket bisa berkunjung ke Dapur Bali Moela. Restoran ini bernuansa tempo doeloe dan menyajikan makanan tradisional Bali yang tentunya bisa memanjakan lidah kamu!

Chef Yudi, pemilik tempat makan ini adalah seorang chef ternama yang sering berkolaborasi dengan chef dari luar negeri. Beliau kembali ke kampungnya di Desa Les untuk melaksanakan panggilan sebagai Pemangku atau Pemimpin Upacara di pura di Desa Les. Beliau berinisiatif untuk mengembangkan kuliner khas pedesaan yang lezat, maka lahirlah Dapur Bali Moela.

Sambil makan di Dapur Bali Moela, sobat tiket dapat menyaksikan pembuatan arak Bali secara tradisional dari nira pohon lontar yang terdapat di Desa Les. Sobat tiket juga bisa mencicipi arak ini, cukup seteguk untuk menghangatkan badan.

Proses pembuatan arak ini juga sangat menarik dan sangat jarang ditemui di Bali. Di Dapur Bali Moela, arak yang dihasilkan akan disimpan di guci-guci kuno yang dikoleksi oleh Chef Yudi. Bahkan, ada arak di guci yang sudah berusia puluhan tahun loh! Uniknya, sobat tiket bisa mencoba rasa arak yang unik seperti arak rasa mangga, alpukat, dan sebagainya tergantung musim. Wah, inovatif sekali kan?

4. Melihat Pembuatan Garam Tradisional yang Mendunia di Pesisir Pantai Desa Les

Masih ada yang seru untuk di eksplor di Desa Les nih sobat tiket! Kamu bisa motoran asyik ke arah pesisir pantai Desa Les. Di sepanjang pantai ini, penduduk desa Les membuat garam murni dengan proses yang sangat sederhana. Air laut, pasir, dan sinar matahari dan tenaga petani garam dapat menghasilkan garam murni yang sudah sangat dikenal oleh masyarakat Bali.

Petak-petak tanah terlebih dahulu disiapkan dan dibersihkan, lalu air laut disiramkan ke petak-petak tanah tersebut untuk kemudian diuapkan. Dalam proses ini, kandungan garam akan menempel di tanah, kemudian tanah tersebut digemburkan dan dinaikkan ke penyaringan yang berbentuk segitiga besar yang telah disiapkan ditengah petak-petak tanah.

Kemudian, tanah akan dipadatkan dengan cara diinjak-injak, dan disiram lagi dengan air laut. Air kemudian akan mengalir dari bawah penyaringan segitiga. Air inilah yang akan dijemur di batang pohon kelapa yang dibelah dua dan akan menjadi garam.

Garam ini pula yang digunakan dan dipakai oleh masyarakat yang tinggal di pesisir pantai Desa Les. Garam dari Desa Les merupakan salah satu garam terbaik di pulau Bali. Bahkan garam ini juga diekspor ke Jepang, Amerika, hingga Eropa. Garam Desa Les digunakan juga sebagai bahan utama pembuatan sea salt caramel untuk keperluan spa dan juga sebagai bumbu dapur.

5. Bersantai di Pantai Amed, Kampung Nelayan yang Eksotis

Setelah seharian touring, kini saatnya bersantai di penginapan atau hotel yang terletak ditepi pantai Amed. Pantai ini berada di ujung timur Bali, tempat yang tepat untuk mengakhiri petualangan seru sobat tiket! Kamu bisa bermalam di salah satu hotel di tepi Pantai Amed.

Di Pantai Amed, kamu bisa melihat pemandangan pantai yang dipenuhi perahu nelayan berwarna-warni. Apa yang seru dilakukan saat sore hari? Yup, kamu bisa melihat sunset sambil menikmati suasana romantis di samping pantai sambil menunggu grill dari seafood yang fresh dari nelayan di Desa Amed! 

Selain bisa mendapatkan ikan segar dengan harga bersahabat, sobat tiket juga bisa turut membantu perekonomian warga lokal. Kapan lagi bisa melakukan hal baik sambil menikmati hari-hari sekaligus?

Kalau bosan dan ingin menghilangkan penat sambil cuap-cuap bareng teman, sobat tiket bisa rileks di Amed Cafe Blue Earth, salah satu cafe yang hits di sana. Selain makanannya enak, pemandangannya juga indah. Kombinasi yang pas, bukan? 

Lelah setelah perjalanan seharian? Kamu bisa menikmati pijat tradisional di tepi pantai juga loh! Tentunya nggak bakal bikin kantong bolong! Masih punya tenaga lebih? Snorkeling juga bisa menjadi pilihan di Pantai Amed.

Waktunya Eksplor Sisi Lain dari Pulau Dewata!

Nah, udah baca serunya perjalanan motoran disepanjang Bali Utara? Sekarang waktunya realisasikan rencana kamu ke Bali! Perjalanan ini tentunya bisa membuat kamu melihat Bali dari perspektif lain! 

Yup, Bali bukan hanya Seminyak, Canggu, Kuta, dan Ubud! Jalan di sepanjang pantai Utara Bali juga asyik dan seru! Tunggu apalagi, beli tiket pesawatmu sekarang dan waktunya menikmati surga dunia! Kamu juga bisa mencoba banyak aktivitas lain di Bali dan sekitarnya dengan memesan tiket To Do di tiket.com. Beli tiketmu sekarang!

mau ke mana? semua ada tiketnya!

*Informasi valid saat artikel ini ditulis. Harga dan ketentuan lainnya dapat berubah sewaktu-waktu.

Bagikan Artikel Ini ke Orang Terdekatmu

ShareTweetSendShare

Artikel Lain Buatmu

Bacaan seru cuma buat kamu.
flora wisata santerra de laponte
Flora Wisata Santerra de Laponte, Taman Indah Penuh Bunga di Malang!
09 September 24
Tempat Wisata yang Wajib Dicoba Saat ke Singapore! Bikin Kamu Betah~
Tempat Wisata yang Wajib Dicoba Saat ke Singapore! Bikin Kamu Betah~
15 Mei 24
Serunya Musim Gugur di Hong Kong & Lihat Festival Lampion Indah!
Serunya Musim Gugur di Hong Kong & Lihat Festival Lampion Indah!
21 Agustus 23

© 2011-2023 PT. Global Tiket Network. All Rights Reserved

  • Home
  • mau ke mana?
  • Info Buat Kamu
  • Promo
  • Press Release
  • Community
    • Indonesia
  • Download tiket.com App
  • Ke tiket.com
Follow Us