sobat jalan tiket

, ,

Pengen Terbang Dengan Paragliding? Perhatikan Dulu Lima Hal Ini

Populer di Indonesia sejak era 90-an, olahraga udara yang tergolong ekstrim ini memang semakin banyak peminatnya. Bagaimana tidak, selain seru dan meningkatkan adrenalin, olahraga ini juga tergolong aman bagi para pemula.

Meskipun tergolong aman, kita tetap harus memerhatikan banyak hal supaya penerbangan berjalan lancar. Nah, tertarik dengan Paragliding atau Paralayang ini, namun belum pernah mencoba sebelumnya? Sebaiknya sih perhatikan hal ini dulu.

1. Pastikan semua peralatan dalam kondisi baik dan aman.
Peralatan adalah hal yang penting dan krusial. Perhatikan setiap detail peralatan Paragliding Kamu, seperti tali parasut yang terurai dengan benar, serta tidak bocor atau mengerut. Para instruktur profesional menyarankan agar tidak mencuci parasut, karena parasut yang tidak kering dengan baik akan menyebabkan kain mengerut dan mengganggu penerbangan. Kamu juga disarankan untuk mengganti parasut setiap tiga tahun.

2. Perhatikan cuaca dan kecepatan angin.
Cuaca dan kecepatan angin berpengaruh pada visual atau jarak pandang, serta pengendalian saat terbang. Meskipun para pemula akan ditemani instruktur saat terbang, namun Kamu tetap harus memerhatikan cuaca. Hindari terbang pada jarak pandang terbatas, atau saat badai. Kecepatan angin juga harus diperhatikan, loh. Angin yang terlalu kencang juga akan membahayakan penerbangan Kamu. Menurut para instruktur profesional, kecepatan terbang yang baik adalah sekitar 20km/jam.

3. Persiapkan mental sebelum terbang.
Banyak orang yang awalnya takut untuk terbang karena bermacam alasan. Akhirnya karena takut, banyak orang menjadi ragu-ragu, yang kemudian justru membuat penerbangan menjadi tidak lancar dan memicu terjadinya kecelakaan. Jadi, siapkan mental terlebih dahulu. Yakinkan diri sendiri bahwa kita siap terbang. Berpikir positif juga membantu kamu untuk menghadirkan mental positif, loh. Dengan begitu rasa takutpun terhindari.

4. Menjalin komunikasi yang baik dengan instruktur.
Karena kita akan terbang tandem, alias terbang berdua dengan instruktur, maka kekompakan sangatlah diutamakan untuk menghindari terjadinya kecelakaan. Untuk itu, kita harus menjalin komunikasi yang baik dengan sang instruktur. Percayakan saja semua kendali saat terbang pada instruktur, mereka profesional dan berlisensi kok.

5. Perhatikan jumlah beban.
Berat badan penumpang juga menjadi faktor penting dalam olahraga Paralayang atau Paragliding ini. Menurut informasi dari para profesional, sebuah parasut dapat menahan beban total sekitar 130-220kg. Jadi, sebaiknya perhatikan juga beban yang dibawa saat terbang, termasuk beban kamu dan sang instruktur.

Mau tahu serunya terbang dengan Paragliding? Yuk lihat di Sobat Jalan Episode 1.