Mitos Traveler Milenial

,

5 Mitos Soal Traveler Milenial yang Sama Sekali Keliru

Di luar sana ada banyak sekali anggapan tentang generasi milenial. Sayangnya, sebagian dari anggapan tersebut adalah anggapan yang miring. Misalnya, generasi milenial adalah generasi yang malas, tidak bisa lepas dari smartphone, dan lain sebagainya.

Mungkin sobat tiket sudah pernah mendengar beberapa anggapan tersebut. Nah menariknya, anggapan orang-orang tentang generasi ini nyatanya ada yang salah juga. Kali ini kita akan melihat beberapa anggapan salah atau mitos traveler milenials yang salah besar..

Anggapan Salah Mengenai Traveler Milenials

Generasi milenial lebih sering pergi liburan jika dibandingkan dengan generasi orang tua mereka. Tapi di luar sana ada beberapa mitos tentang traveler milenial ini yang sebaiknya tidak kamu percaya. Mau tahu apa aja? Langsung simak poinnya di bawah ini.

1. Milenials Tidak Suka Liburan dengan Orang Asing

Traveling sudah menjadi salah satu hal yang diprioritaskan dalam hidup oleh generasi ini. Bahkan seiring berjalannya waktu, jumlah milenial yang pergi liburan nanti akan jauh lebih banyak dibandingkan generasi lainnya.

Itu artinya, mereka bisa pergi traveling dengan siapapun, tidak melulu dengan teman atau keluarga. Di luar sana juga sudah banyak agen perjalanan yang membuka layanan open trip dan sangat digemari oleh traveler milenial.

Hal ini dikarenakan generasi milenial suka berinteraksi dengan orang yang memiliki keinginan liburan di tempat yang sama. Meskipun tren solo traveling juga semakin populer, tapi pelaku solo traveling pun juga suka berinteraksi dengan orang asing yang ditemui selama perjalanan.

2. Milenials Cuma Mau Nginep di Penginapan Murah

Ada yang bilang kau milenial cuma mau nginep di penginapan yang murah. Memang sekarang ini ada banyak platform yang berfungsi sebagai sebuah marketplace bagi mereka yang ingin menyewakan kamar pribadi, rumah, atau apartemen bagi traveler.

Konsepnya memang sangat menargetkan kaum milenial, yakni kenyamanan dan keterjangkauan harga, tapi nyatanya generasi milenial juga banyak yang lebih mengedepankan faktor lain seperti lokasi, estetika lingkungan, dan kelengkapan layanan/fasilitas yang bisa didapatkan ketika menginap di hotel.

Dengan menggunakan aplikasi tiket.com, kamu bisa dengan mudah pesan hotel murah melalui smartphone kesayangan kamu, ditambah dengan promo menarik, dan program loyalitas yang sayang banget untuk dilewatkan. 

3. Milenials Hanya Liburan untuk Konten Medsos

Betul sekali, generasi milenial adalah generasi yang sulit lepas dari gadget, terutama smartphone dan semua aplikasi yang terinstal di dalamnya. Meskipun tampaknya mereka sering banget menggunakan smartphone untuk posting foto liburan, namun nyatanya bukan hanya itu saja.

Mereka memanfaatkan kecanggihan teknologi untuk keperluan lain seperti mencari rute, menemukan informasi, menerjemahkan bahasa, atau membuka email berisi pekerjaan selama mereka sedang traveling.

Jadi bukan hanya untuk keperluan media sosial saja, milenial bisa memanfaatkan peran smartphone dengan sangat baik untuk membantu mereka menikmati liburannya. Dengan demikian mereka bisa mendapatkan pengalaman terbaik dan sangat berkesan ketika traveling seperti yang mereka inginkan.

4. Milenials Itu Pelit Kalau Soal Liburan

Jangan percaya. Traveler milenial memang sangat perhitungan ketika mereka pergi liburan. Tapi bukan berarti mereka pelit. Mereka mau saja mengeluarkan banyak uang untuk aktivitas atau hotel selama itu sepadan dengan pengalaman yang mereka dapat.

Namun demikian mereka juga tetap akan menimbang-nimbang dan sebisa mungkin membatasi pengeluaran. Mereka tidak sembrono dalam mengeluarkan uang yang sudah didapatkan dengan jerih payah dan kerja keras.

Mereka juga rela menabung agar bisa melakukan perjalanan ke destinasi yang sudah mereka impikan dari dulu. Generasi milenial berpikir bahwa masa muda dan kesempatan tidak datang dua kali, untuk itu mereka ingin mendapatkan pengalaman hidup terbaik selagi mereka masih muda.

5. Milenials Adalah Traveler yang Tidak Sopan

Banyak yang beranggapan bahwa generasi muda saat ini memiliki perangai yang buruk, tidak tahu tata krama, dan sebagainya. Asumsi tersebut muncul dari banyaknya tingkah milenial yang dilihat dari media sosial.

Namun tak semua milenial tidak memiliki sopan santun. Masih banyak juga orang dari generasi ini yang tetap menyadari betapa pentingnya untuk berperilaku sopan, apalagi di tanah orang. Mereka tidak ingin kesan jelek tersebut terus menempel.

Mereka juga mulai menyadari bagaimana cara terbaik untuk liburan tanpa merusak lingkungan tempat yang mereka kunjungi. Mereka ingin tempat-tempat cantik di dunia ini masih bisa dinikmati oleh generasi selanjutnya.

Bangga Jadi Traveler Milenial!

Terbukti sudah bahwa asumsi yang bermunculan mengenai traveler milenial ternyata hanyalah mitos. Kamu tak perlu khawatir dengan anggapan orang karena nyatanya itu semua keliru. Ayo berangkat liburan dan dapetin pengalaman yang berkesan. Liburan juga bisa jadi obat galau paling ampuh lho. Keren kan!?