,

Serba Serbi tentang Mendaki Gunung Tangkuban Perahu

Liburan paling asyik dihabiskan dengan bersenang-senang di tempat wisata, apalagi bersama teman-teman, keluarga, atau pasangan. Kalau kamu ingin mendapatkan sensasi berbeda, mendaki Gunung Tangkuban Perahu bisa menjadi alternatif.

Salah satu tempat dongeng nusantara ini menawarkan berbagai pesona menarik untuk sobat tiket. Tertarik mengetahui lebih dalam tentang objek wisata ini? Simak informasi di bawah ini terlebih dahulu, ya!

Tips Mendaki Gunung Tangkuban Perahu

Sumber: Shutterstock

Berada di dataran tinggi, membuat Tangkuban Perahu memiliki udara yang sejuk. Oleh karena itu, persiapkan beberapa hal sebelum berkunjung agar sobat tiket bisa menikmati liburan secara maksimal.

Hal pertama yang harus dipersiapkan adalah baju hangat dan jaket untuk menghangatkan tubuh. Selain itu, pakailah sepatu senyaman mungkin untuk menunjang pendakian. Tidak kalah penting, bawalah serta masker dan payung atau tabir surya.

Sama seperti objek wisata gunung lainnya, terdapat aturan yang harus sobat tiket patuhi di Gunung Tangkuban Perahu. Ikutilah segala papan petunjuk yang ada seperti dilarang melewati pagar untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

Cara Mendaki Gunung Tangkuban Perahu

Tangkuban Perahu adalah destinasi favorit bagi masyarakat Bandung, tetapi untuk pendakian belum terlalu populer. Namun, bagi kamu yang ingin melakukan aktivitas tersebut sangat disarankan untuk memilih Jalur Jayagiri. Kenapa? Karena sobat tiket akan mendapatkan kemudahan selama perjalanan.

Untuk mencapai area Tangkuban Perahu, sobat tiket disarankan menaiki angkutan umum. Jika memang ingin membawa kendaraan sendiri, simpanlah di sekitar Lembang. Hal ini dapat memudahkan kamu dalam menikmati pendakian.

Sebelum sampai di Jalur Jayagiri, sobat tiket akan bertemu dengan Taman Junghuhn. Tempat asri ini didedikasikan untuk seorang naturalis Jerman bernama Franz Wilhelm Junghuhn yang sangat berjasa dalam pengembangbiakan tanaman kina di Indonesia. Jadi, tidak ada salahnya bukan dikunjungi?

Selepas dari Taman Junghuhn, lanjutkan perjalanan menuju Gerbang Perhutani untuk memulai pendakian. Di sini sobat tiket hanya perlu membayar tiket masuk sebesar 5.000 rupiah dan suasana hutan pinus serta kebun kopi menuju Tangkuban Perahu siap menyambutmu.

Total jarak pendakian dari Jalur Jayagiri menuju Tangkuban Perahu adalah sepanjang 6,5 km. Dengan medan yang tidak terlalu terjal serta pemandangan indah, perjalanan sobat tiket dijamin tidak akan terasa berat.

Jika ingin beristirahat sejenak selama pendakian, kamu bisa bersantai sambil menikmati kudapan di Warung Abah yang menjadi favorit pengunjung. Dari sini, perjalanan berarti sudah setengah jalan, lho!

Selamat datang di Tangkuban Perahu! Siapkan uang sebesar 30.000 rupiah untuk membayar tiket masuk, ya. Selain menikmati keindahan gunung ini, jangan lupa merendam kaki di Kawah Domas sebagai pelepas lelah. Kandungan sulfur dalam mata air panas di sini pun sangat baik bagi kesehatan kulit.

Hal-Hal yang Perlu Kamu Tahu tentang Tangkuban Perahu

1. Sejarah Tangkuban Perahu

Jika mengacu pada legenda, Tangkuban Perahu terbentuk oleh perahu terbalik yang ditendang Sangkuriang. Dia marah besar, karena sudah dibohongi oleh Dayang Sumbi alias ibunya sendiri yang mencoba menggagalkan usahanya untuk mengabulkan syarat agar bisa menikahi wanita tersebut.

2. Karakter Tangkuban Perahu

Tangkuban Perahu termasuk jenis Stratovulcano yang pusat erupsinya berpindah dari timur ke barat. Sementara itu, material yang dikeluarkan saat meletus adalah sulfur dan belerang. Saat gunung berada dalam keadaan tidak aktif, uap akan menyelimuti sekeliling area. Hal tersebutlah yang menjadi pemicu bau menyengat di sini.

3. Lokasi Tangkuban Perahu

Sumber: Shutterstock

Gunung ini dapat ditempuh dari kota Bandung ke arah utara sejauh 20 km. Lokasi tepatnya sendiri berada di Desa Cikole, Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Untuk berkunjung ke sini, ada berbagai jalur yang bisa sobat tiket tempuh.

Melalui jalan tol, sobat tiket bisa memilih jalur Cipali, Baros, atau Pasteur. Jika kamu berangkat dari arah Sumedang, Ciamis, Majalengka, Garut, Cirebon, dan Jawa Tengah, ambillah jalan tol Purbaleunyi via tol Cileunyi, lalu disambung dengan tiga pilihan tol di atas.

4. Pesona Tangkuban Perahu

Sumber: Shutterstock

Pesona Tangkuban Perahu ada pada 9 kawah yang ada di sini yaitu Domas, Ecoma, Jarian, Jurig, Lanang, Pangguyangan Badak, Ratu, Siluman, serta Upas. Namun, yang paling menjadi favorit pengunjung adalah Domas, Ratu, dan Upas.

Hal tersebut disebabkan tiga kawah tersebut memiliki keunikan tersendiri. Sebut saja Kawah Ratu, saat cuaca cerah sobat tiket bisa melihat dinding dan dasar cekungan kawah ini dengan jelas. Sementara di Kawah Domas, kamu bisa menemukan mata air panas. Jika berkunjung pada sore hari, sebaiknya memakai jasa pemandu, karena area berkabut berpotensi menyebabkan kamu tersesat.

Jika sobat tiket ingin menikmati semua kawah tanpa harus memakan banyak waktu, datanglah ke gardu pandang untuk memandang keindahannya dari atas. Selain itu, tempat ini adalah titik favorit untuk mengambil foto selfie bagi pengunjung.

5. Wisata Kebun Teh

Sebelum mencapai puncak, sobat tiket akan menemukan hamparan kebun teh bernama Sukawana Lembang yang dikelola oleh PTPN VIII. Jika kamu ingin mampir, cukup membayar 2.000 rupiah saja kok untuk tiket masuk. Selain itu, di sini kamu bisa menikmati kesegaran Curug Tilu, Bugbrug, dan Putri Layang.

6. Berburu Oleh-Oleh

Sumber: Shutterstock

Berwisata tidak lengkap rasanya tanpa membeli oleh-oleh. Di sekitar Kawah Ratu dan Upas, banyak penjual menjajakan dagangannya seperti serbuk belerang untuk obat kulit dan beraneka ragam kerajinan tangan. Jangan lupa mencicipi kuliner khas ketan bakar di sini, ya!

Selain ketan bakar, para pedagang juga menjajakan jagung bakar untuk pengunjung. Sangat cocok nih menemani istirahat sobat tiket sambil mengganjal perut sembari mencari kuliner khas Bandung lainnya.

7. Jam Operasional Tangkuban Perahu

Penting untuk diketahui sobat tiket, jam operasional objek wisata Gunung Tangkuban Perahu adalah setiap hari, mulai pukul 07.00 WIB sampai 17.00 WIB. Nah, karena sudah dibuka sejak pagi, sangat disarankan bagi sobat tiket untuk berangkat lebih awal agar tidak terkena kemacetan menuju ke sini.

8. Tempat Parkir di Tangkuban Perahu

Sumber: Shutterstock

Bagi sobat tiket ingin mengunjungi Tangkuban Perahu tanpa melakukan pendakian dan membawa kendaraan sendiri, simpanlah kendaraan di area Kawah Ratu untuk mendapatkan tempat parkir yang strategis.

Ke Bandung? Jelajahi Tempat Wisata Alam Lainnya!

Selain Tangkuban Perahu, Bandung masih memiliki banyak wisata alam lainnya. Ada 10 rekomendasi wisata alam di Bandung yang akan melengkapi keseruan liburanmu, lho! Sebut saja Tebing Keraton kalau kamu masih ingin menikmati suasana pegunungan.

Merencanakan untuk berkunjung ke Bandung? Sebagai rekan perjalanan terbaikmu, gunakanlah aplikasi tiket.com untuk memesan tiket pesawat, hotel di bandung, atau keperluan liburan lainnya yang akan menunjang perjalananmu. Semangat mendakinya ya, sobat tiket!