,

Ke Surabaya? Ayo Intip 5 Keunikan Taman Bungkul!

Jika kamu berkunjung ke sebuah kota, pasti pernah dong mencoba mencari hal-hal menarik di sana? Sayang banget ‘kan kalau kamu cuma datang untuk suatu urusan tanpa bersenang-senang?

Nah, kalau sobat tiket berkunjung ke Surabaya, belum lengkap rasanya kalau tidak mengunjungi Taman Bungkul. Bisa dibilang, tempat wisata ini merupakan salah satu ikon dari ibu kota Jawa Timur. Mau tahu apa saja lima keunikannya?

Keunikan Taman Bungkul Surabaya

Tempat asri ini dinobatkan sebagai yang terbaik di dunia oleh PBB di tahun 2013, lho! Tidak heran jika banyak pengunjung berdatangan untuk menikmati suasana taman seluas 900 meter tersebut. Mau tahu ada apa saja di taman ini? Baca terus di bawah ini!

1. Sebagai Lahan Bermain Anak-anak

Pada akhir pekan, Taman Bungkul menjadi tempat favorit orang tua untuk mengajak anak mereka bermain. Ada banyak fasilitas yang tersedia untuk masyarakat umum, lho! Apa saja ya kira-kira?

Di sini tersedia air mancur mini yang sering menjadi tempat anak-anak bermain air. Walaupun begitu, anak-anak harus diawasi para orang tua ketika bermain, karena area tersebut bisa menjadi sangat licin, sehingga anak bisa terpleset jatuh.

Taman Bungkul bisa dibilang mengikuti perkembangan tren anak zaman sekarang. Di sini tersedia skateboard dan BMX track yang bisa digunakan untuk umum. Kamu suka jogging? Tempat ini juga cocok lho buat lari sambil menghirup udara segar taman.

Seakan tiada habisnya, Taman Bungkul juga sering menggelar panggung musik serta acara masyarakat lainnya. Biasanya kamu akan menemukan hal ini pada area amfiteater taman.

2. Wi-Fi Gratis, Yakin Nggak Mau?

Hidup di era modern tanpa internet terasa kurang lengkap, karena berbagai informasi begitu mudahnya tersebar. Kamu hanya perlu mengambil gawai, lalu ungkapan “dunia ada di genggaman tanganmu” benar-benar terjadi.

Kalau sobat tiket ingin bersantai sambil berselancar di dunia maya, datang saja ke Taman Bungkul. Di sini terdapat fasilitas Wi-Fi gratis yang bisa kamu gunakan untuk berbagai tujuan seperti mengikuti perkembangan informasi, mencari referensi, dan mengakses media sosial atau jenis hiburan lain.

3. Sentra PKL Tertata dengan Rapi

Jalan-jalan ke luar paling asyik kalau sambil jajan. Hobi makan? Nah, pas banget nih buat kamu yang suka jajanan kaki lima. Sebagai salah satu ikon ibu kota Jawa Timur, sentra PKL di Taman Bungkul tertata dengan rapi. Jadi, kamu akan lebih nyaman dan yang terpenting, kebersihan makanan terjaga.

Ada berbagai kuliner khas Surabaya yang ada di sekitar Taman Bungkul mulai dari rujak cingur sampai Semanggi Suroboyo. Itu lho semacam pecel. Selain itu, cobalah kudapan yang tidak kalah menarik bernama Ketan Punel. Konsep penyajiannya sih dibuat kekinian gitu.

Soal harga, sobat tiket tidak perlu risau. Jajanan khas Surabaya seperti Ketan Punel dibanderol mulai dari harga 5 sampai 15 ribu saja. Kamu pun dapat memilih aneka rasa yang tersedia. Mau manis atau gurih, bisa!

4. Tersedia Air Minum Gratis

Setelah menyantap aneka kuliner yang ada di Taman Bungkul, tidak lega rasanya tanpa minum. Kalau kamu merasa kurang, jangan khawatir, di sini disediakan air minum gratis, kok!

Air minum yang ada di Taman Bungkul disediakan melalui wastafel khusus. Jadi, kamu bisa langsung meminumnya. Jika kamu membawa botol minum, jangan lupa untuk mengisi ulang. Lumayan sebagai teman perjalanan sepulangnya dari taman.

5. Berziarah Sambil Berwisata

Asal mula penamaan Taman Bungkul adalah dulunya area ini merupakan sebuah desa bernama Bungkul. Di desa ini tinggal seorang tokoh spiritual terkenal pada masanya bernama Ki Ageng Supo.

Ki Ageng Supo adalah tokoh yang berjasa dalam penyebaran islam di Surabaya dan sekitarnya. Beliau adalah ulama yang hidup semasa Kerajaan Majapahit pada abad 15 dan saudara ipar dari Raden Rahmat atau biasa dikenal dengan Sunan Ampel.

Lantaran tinggal di Desa Bungkul dan merupakan tokoh berpengaruh, Ki Ageng Supo mendapatkan julukan Mbah Bungkul atau Sunan Bungkul. Nah, ada cerita menarik seputar beliau selain sebagai ulama, lho.

Beliau pernah membuat sayembara bahwa siapa yang bisa memetik buah delima di pekarangan rumahnya, maka ia akan dinikahkan dengan puterinya yang cantik jelita bernama Dewi Wardah.

Buah delima tersebut bukan tanaman biasa, karena setiap orang yang akan memetiknya akan meninggal dunia. Lantas, siapakah yang akhirnya menikah dengan Dewi Wardah?

Rupanya, sayembara tersebut dimenangkan oleh Raden Paku atau biasa dikenal dengan Sunan Giri secara tidak sengaja. Iya, tidak sengaja! Pasalnya, buah delima itu jatuh begitu saja ketika beliau sedang melewati tanaman tidak biasa itu. Namanya sudah berjodoh, ya.

Jika sobat tiket ingin berkunjung ke makam Mbah Bungkul, langsung saja menuju bagian belakang taman. Menariknya, makam ini tidak menampakkan kesan mistis, lho. Bawaannya adem gitu, jadi kamu lebih tenang dalam berdoa.

Keunikan Lain Taman Bungkul

Pada 22 Juli lalu, Taman Bungkul dijadikan tempat berlangsungnya acara Cross Culture International Folk and Art 2019. Acara tersebut dihadiri oleh 13 delegasi negara yaitu Jepang, India, Polandia, Ceko, Timor Leste, Bulgaria, Uzbekistan, Rusia, Meksiko, Thailand, Italia dan Guangzhou. Sayangnya, Korea Selatan tidak bisa hadir waktu itu, karena di sana sedang ada badai.

Sebelum menampilkan kesenian tradisional dari negara masing-masing, para peserta diajak tur wisata kota ke Tugu Pahlawan Museum 10 November, Museum House of Sampoerna, dan Museum Bank Indonesia.

Acara ini diselenggarakan mulai pukul 18.00 sampai 22.00 WIB. Timing-nya pas banget ‘kan, jadinya sobat tiket tidak perlu khawatir kepanasan dan terlihat lebih cantik saat sinar lampu berkilauan.

Di tahun 2019, peserta acara ini mengalami kenaikan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya. Oleh karena itu, Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini (Risma), berharap agar dunia internasional memberikan Surabaya kepercayaan sebagai destinasi wisata berpotensial.

Tujuan lain Risma mengadakan acara ini adalah untuk memberikan edukasi masyarakat  terutama anak-anak tentang budaya. Selain itu, diharapkan mampu mempersiapkan era perdagangan bebas pada 2020 seperti yang direncanakan oleh World Trade Organization (WTO).

Ayo Berkunjung ke Surabaya!

Kalau sobat tiket punya waktu lebih di Surabaya, jangan lupa mengunjungi tempat wisata lain, ya.  Ada 6 wisata dengan sensasi serasa di luar negeri. Keren bukan?

Sebagai rekan perjalanan terbaik kamu, jika ingin pesan tiket pesawat, hotel, atau keperluan liburan lainnya, ingat ya! Gunakan aplikasi tiket.com yang punya banyak promo menarik sehingga jalan-jalan nyaman, dompet aman. Selamat liburan!