Eksplor Tana Toraja – Keindahan Sulawesi Selatan nggak hanya terletak pada kawasan Makassar yang kaya akan wisata pantai dan pulau. Tapi juga keunikan budaya yang terus bertahan sejak ratusan tahun lalu di Tana Toraja, dan selalu menarik wisatawan untuk datang.
Bosan dengan wisata yang itu-itu aja? Yuk, eksplor indahnya Tana Toraja yang tiada dua! Di sini kamu bisa temukan banyak keajaiban yang bakalan susah untuk dilupakan. Cari tau info selengkapnya, dan siap-siap dibikin terpana!
Baca Juga:
Tana Toraja, Destinasi Liburan yang Anti-Mainstream
Sobat tiket pasti sudah sering mendengar keseruan berlibur di destinasi-destinasi populer Indonesia. Sebut saja mulai dari pantai-pantai tropis Bali, Jogja yang penuh kegiatan outdoor untuk anak muda, sampai taman-taman rekreasi di Kota Malang.
Tapi, sudahkah kamu mendengar tentang Tana Toraja yang penuh dengan budaya dan sejarah magis dan mistis? Destinasi ini cocok untuk sobat tiket yang ingin menjelajahi Indonesia lebih lanjut namun sudah bosan dengan destinasi-destinasi mainstream. Yuk, kita bahas kenapa Tana Toraja bisa jadi destinasi liburan yang unik dan penuh pesona di bawah ini!
1. Desa Palawa

Mau menikmati desa Tana Toraja yang masih asli dan terawat? Kamu harus datang ke Desa Palawa. Di tempat yang nggak terlalu ramai ini, kamu akan menemukan banyak Tongkonan atau rumah adat Tana Toraja yang berjejer dengan gagah. Rumah dengan desain atap melengkung dan terbuat dari bambu ini rata-rata berusia ratusan tahun dan diturunkan dari satu generasi ke generasi lainnya.

Bagian depan Tongkonan terdapat lumbung padi yang dalam bahasa setempat disebut dengan Alang. Selain memiliki wadah padi di depan rumah, setiap Tongkonan memiliki hiasan berupa tanduk kerbau. Semakin banyak tanduk kerbau yang dipajang, semakin tinggi pula status sosialnya. Tanduk kerbau menandakan seberapa banyak keluarga melakukan upacara adat yang konon biayanya bisa mencapai ratusan juta rupiah.
2. Lemo

Tana Toraja juga memiliki kawasan pemakaman yang kerap dijuluki sebagai ‘Rumah Arwah’. Di kawasan Makale, Kabupaten Tana Toraja terdapat tebing tinggi yang sengaja dilubangi untuk meletakkan tubuh orang yang sudah meninggal. Di sini, kamu akan menemui setidaknya 75 lubang kuburan (Lemo) pada tebing. Tiap-tiap lubangnya digunakan untuk satu keluarga.

Kamu tau nggak, untuk membuat lubang pada tebing batu biasanya dibutuhkan waktu sekitar 6-12 bulan, lho. Keluarga yang akan menempatkan keluarganya di sini harus merogoh kocek hingga puluhan juta rupiah. Pada waktu-waktu tertentu, kawasan Lemo ini juga kerap mengadakan upacara Ma Nene, di mana keluarga akan menggelar upacara untuk mengganti baju para mayat.
3. Kuburan Bayi Kambira

Kemagisan dari Tana Toraja ternyata masih belum habis, sobat tiket! Setelah kamu mengenal desa dengan tongkonan yang unik serta makam di tebing batu, kini Tana Toraja menyajikan lagi keunikan pemakaman yang diperuntukkan bagi bayi yang meninggal sebelum memiliki gigi. Bayi ini biasanya dimakamkan pada batang pohon Tara yang dilubangi. Pada upacara pemakaman yang sederhana, bayi dimasukkan tanpa kafan di dalam pohon yang memiliki banyak getah ini.

Dipilihnya pohon Tara sebagai tempat bersemayam bayi bukan tanpa alasan, lho. Pohon yang bergetah ini dianggap sebagai rahim dari ibu dan memiliki banyak air susu (getah). Mengembalikan bayi ke dalam pohon sama saja mengembalikannya kepada rahim sang ibu. Untuk bisa melihat kuburan bayi dalam pohon, kamu bisa datang di kawasan Desa Kambira yang nggak jauh dari Makale, Tana Toraja.
4. Desa Kete Kesu

Kete Kesu adalah desa wisata yang bisa dikunjungi kalau kamu ingin menikmati kehidupan sosial suku Tana Toraja yang lebih jelas. Di kawasan ini terdapat banyak sekali tongkonan mirip seperti di desa Palawa. Bedanya, di sini ada beberapa peninggalan megalitikum berupa makam batu yang konon berisi banyak sekali kerangka dari abad ke-16.

Keunikan dari Kete Kesu yang nggak ada habisnya membuat kawasan ini dijadikan cagar budaya yang sangat penting. Hampir semua pusat kebudayaan Tana Toraja dipusatkan di kawasan ini. Oh ya, setiap Juni-Desember, kawasan Kete Kesu kerap mengadakan banyak upacara adat yang siap memanjakan siapa saja yang datang untuk melihat, lho. Perlu dicatat untuk merencanakan liburan kamu selanjutnya di sini ya, sobat tiket!
5. Batutumonga

Ingin melihat negeri di atas awan? Datanglah ke kawasan Sesean yang memiliki ketinggian 1300 mdpl ini. Saat pagi hari, kamu bisa menyaksikan keindahan dari panorama dataran tinggi hingga melihat awan-awan seperti berada jauh di bawah. Sejauh mata memandang hanya ada keindahan yang sayang kalau kamu nggak abadikan.

Saat siang mulai datang, hamparan hijau dari persawahan akan tampak seperti permadani hijau dari kejauhan. Sobat tiket bisa melihat kegiatan penduduk lokal yang sedang berangkat ke sawah untuk bekerja atau anak-anak yang jalan kaki saat pergi ke sawah. Melihat keindahan dari Batutumonga seperti mengintip surga!
6. Taman Leang-Leang

Di taman ini, sobat tiket dapat melihat perbukitan berbatu (karst) Maros-Pangkep yang mencakup ratusan gua prasejarah yang tersebar di seluruh taman. Leang berarti “goa” di Makassar, dari situlah nama taman Leang-Leang berasal.

Pengunjung dapat bersantai dan menikmati suasana yang menakjubkan dengan duduk di rerumputan yang rimbun di bawah sinar matahari yang hangat. Selain itu, lokasi ini cocok untuk kegiatan outdoor, dan menghabiskan waktu bersama keluarga. Kawasan ini dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti rumah adat, toilet, jalur tracking, papan tafsir, pos jaga, dan lainnya untuk meningkatkan kenyamanan wisatawan.
7. Pantai Tanjung Bira

Setelah melalui perjalanan yang penuh budaya dan sejarah, sobat tiket dapat mengunjungi Pantai Tanjung Bira sebagai destinasi yang menyenangkan. Kawasan pantai ini memiliki keindahan alam yang nggak usah dipertanyakan lagi deh, sobat tiket! Putih dan lembutnya pasir serta lautan yang biru dan terbebas dari polusi menjadikan Pantai Tanjung Bira objek wisata yang cocok sebagai tempat bersantai yang tenang dan nyaman.

Terdapat banyak kegiatan yang bisa dilakukan di sini, dari snorkeling, berenang, sampai sekedar berjemur dibawah matahari yang hangat dan menikmati angin sepoi-sepoi. Pada pagi ataupun sore hari, Pantai Tanjung Bira menjadi tempat favorit untuk menyaksikan keindahan terbit dan terbenamnya matahari.
Eksplor Kemagisan Tana Toraja Sekarang!
Inilah kemagisan dari Tana Toraja yang layak untuk dijelajahi. Apakah kamu siap untuk mengalami liburan yang unik dan penuh pesona, sobat tiket? Untuk mencapai Tana Toraja, kamu bisa pesan tiket pesawat ke Makassar dan melanjutkan perjalanan dengan transportasi darat. Kamu juga bisa booking hotel di Tana Toraja hemat dan nyaman hanya di aplikasi tiket.com. Mari eksplor kemagisan Tana Toraja sekarang dengan tiket.com!
Pesan Tiket pesawat ke Makassar
mau ke mana? semua ada tiketnya!
*Informasi valid saat artikel ini ditulis. Harga dan ketentuan lainnya dapat berubah sewaktu-waktu.




