Upacara adat di Bali – Berbicara soal wisata pantai dan tempat hiburannya, Bali memang tidak ada duanya ya, sobat tiket. Banyak sekali tempat yang bisa kamu eksplor di pulau ini. Mulai dari tempat wisata keluarga, beach club, bar, pub, hingga pantai-pantai menawan yang bikin liburan kamu terasa begitu menyenangkan.
Bali memang dikenal sebagai tempat wisata pantai dan juga hiburan malamnya. Namun, Bali juga dikenal sebagai tempat yang memiliki banyak sekali upacara adat yang sangat unik dan sayang untuk dilewatkan.
Kamu sedang berada di Bali? Ayo, sempatkan untuk menikmati keunikan upacara-upacara adat yang ada di Bali seperti berikut ini.
Baca juga:
11 Upacara Adat di Bali dengan Keunikannya
Bali memiliki banyak potensi wisata dan juga budaya. Tidak heran jika pulau yang dijuluki Pulau Dewata ini tidak pernah sepi dari para wisatawan. Kamu ingin melihat sisi lain dari Bali? Dapatkan momen seru dengan menyaksikan 10 upacara adat di Bali berikut ini.
1. Upacara Ngaben
Ngaben adalah upacara pembakaran jenazah di Bali sebagai bentuk penyempurnaan. Upacara adat ini terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu Ngaben Sawa Wedana, Ngaben Asti Wedana, dan Swasta.
Karena membutuhkan biaya yang cukup besar, hanya beberapa penduduk Bali nih yang mengadakannya. Biasanya, Upacara Ngaben akan dilaksanakan dalam kurun waktu 3-7 hari. Bahkan persiapannya bisa mencapai waktu 1 bulan, lho.
Untuk Ngaben Sawa Wedana, jenazah akan diawetkan terlebih dahulu. Sedangkan untuk jenis Ngaben lain seperti Asti Wedana, jenazah yang akan melakukan Upacara Ngaben ini telah dikubur lama, sehingga kelak yang dibakar hanyalah tulangnya saja.
Sedangkan Upacara Ngaben Swasta diperuntukkan bagi mereka yang meninggal di luar negeri, tempat yang jauh, atau jasadnya yang tidak dapat ditemukan.
Upacara adat di Bali ini memang tidak bisa diprediksi ya, sobat tiket. Kamu akan merasa beruntung jika bisa menyaksikan upacara adat di Bali yang satu ini saat sedang berwisata di Bali.
2. Upacara Melasti
Melasti adalah upacara besar selanjutnya yang selalu rutin digelar setiap tahunnya. Biasanya, Upacara Melasti ini diadakan tiga hari menjelang perayaan Nyepi.
Adanya Upacara Melasti ini dimaksudkan sebagai penyucian diri bagi penduduk Hindu di Bali dengan mendatangi beberapa sumber air sakral seperti danau, mata air, hingga laut yang dipercaya menyimpan mata air keabadian atau Amerta.
Dalam acara ini, Pemangku Hindu akan memercikkan air suci ke kepala setiap orang yang datang untuk meluruhkan hal buruk di dalam tubuh. Untuk menyaksikannya, datanglah 3 atau 4 hari sebelum perayaan Nyepi dan menginap di hotel dekat kuil Hindu yang cukup besar di berbagai wilayah seperti Kuta atau Uluwatu.
3. Upacara Saraswati
Upacara selanjutnya yang bisa kamu temui ketika di Bali adalah Upacara Saraswati. Berbeda dengan Ngaben yang merupakan upacara untuk kematian, Saraswati adalah upacara untuk merayakan ilmu pengetahuan.
Pada Upacara Saraswati, biasanya semua hal yang berhubungan dengan ilmu pengetahuan seperti buku dan kitab akan didoakan.
Acara ini juga berisi pentas seni seperti tarian, pembacaan cerita, hingga malam sastra selama semalam suntuk. Upacara Saraswati diadakan 210 hari sekali dengan menggunakan perhitungan kalender Bali pada hari Sabtu Umanis Watugunung.
4. Upacara Omed-Omedan
Kalau kamu ingin menyaksikan upacara yang benar-benar unik di Bali, datanglah sehabis Nyepi. Biasanya ada upacara Omed-Omedan yang berlangsung di kawasan Banjar Kaja, Sesetan, Denpasar, Bali. Upacara ini dimulai dengan melakukan persembahyangan massal di pura.
Selanjutnya, dua kelompok pemuda dan pemudi yang belum menikah dengan rentang usia 18-30 tahun akan mulai berhadapan. Biasanya akan ada satu pemuda dan pemudi yang maju lalu disiram dengan air. Mereka akan berusaha saling bertarung dan kadang diakhiri dengan saling berciuman.
Tradisi Omed-Omedan konon sudah ada sejak puluhan tahun silam dan masih dipertahankan hingga sekarang oleh penduduk di Denpasar khususnya. Nah, kalau kamu ingin menyaksikan upacara yang unik ini, kamu bisa mencari penginapan di hotel-hotel sekitar Denpasar.
5. Mekare-Kare
Bagi penduduk pria di kawasan Tenganan, Karangasem, Bali, upacara Mekare-Kare adalah ajang untuk menunjukkan kehebatannya. Mereka akan bertarung dan melakukan segala cara untuk memenangkan perang yang senjatanya adalah daun pandan yang memiliki duri tajam.
Mekare-Kare dilakukan setiap tahunnya untuk menghormati Indra yang merupakan dewa perang dalam Hindu. Dengan melakukan upacara ini, semua pria di desa akan dianggap kuat dan mampu melakukan perang. Upacara ini biasanya akan diadakan pada awal Juni setiap tahunnya.
6. Upacara Mepandes
Bagi umat Hindu di Bali, Upacara Mepandes atau upacara potong gigi merupakan upacara keagamaan yang wajib dilakukan jika seorang anak sudah beranjak dewasa nih, sobat tiket.
Upacara ini juga bisa diartikan sebagai bentuk dari pembayaran hutang orang tua terhadap anak-anak mereka, serta dianggap sudah bisa menghilangkan enam sifat buruk yang ada di diri manusia.
Nah, dalam Upacara Mepandes ini, anak-anak yang beranjak dewasa tersebut 6 buah gigi taring bagian atas mereka akan dikikis. Dengan mengikir gigi taring hingga rata tersebut, maka mereka yang beranjak dewasa diharapkan akan selalu berbuat kebaikan.
7. Upacara Ngurek
Upacara yang satu ini terbilang cukup ekstrim nih, sobat tiket. Hal ini karena Ngurek dianggap mirip dengan debus. Nantinya, seseorang yang terlibat dalam Upacara Ngurek ini akan menusuk tubuh mereka menggunakan keris.
Namun, bukan sekedar upacara biasa, Ngurek memiliki nilai moral yang dalam lho. Di mana sebagai manusia, kita wajib meyakini Tuhan Yang Maha Esa. Dengan begitu, kamu akan diberikan anugerah dan juga pertolongan oleh Yang Maha Kuasa.
8. Upacara Tumpek Landep
Tumpek Landep merupakan upacara yang dilakukan oleh masyarakat Bali untuk menyucikan senjata dan peralatan yang dimiliki, dengan sesaji dan juga doa-doa.
Upacara ini nantinya akan dipimpin oleh pemuka adat, dan dilakukan di Pura yang dianggap sakral dan memiliki lokasi yang tepat. Biasanya upacara ini dilakukan setahun sekali, bertepatan dengan Hari Raya Tumpek Landep sesuai penanggalan di kalender Bali.
Seluruh senjata dan peralatan milik masyarakat yang disucikan ini diharapkan dapat memberikan keberkahan bagi para pemilik senjata dan peralatan tersebut.
9. Upacara Otonan
Bali memang memiliki banyak upacara adat dan upacara keagamaan, seperti contoh lainnya adalah Upacara Otonan. Upacara ini merupakan upacara adat yang digelar dalam rangka kelahiran seseorang.
Biasanya, Otonan akan digelar ketika bayi sudah mencapai umur 6 bulan. Lalu akan diselenggarakan kembali setiap 6 bulan berikutnya, dengan upacara yang lebih kecil.
Masyarakat Bali meyakini, bahwa dengan dilakukannya Upacara Otonan, dapat menentukan watak seseorang. Bahkan, akan diselenggarakan upacara lagi jika watak dari seseorang tersebut kurang baik, dan diharapkan dapat merubah perilaku tersebut.
10. Upacara Mesuryak
Di nomor 10, ada Upacara Mesuryak yang berlangsung dengan begitu meriah dan penuh suka cita nih, sobat tiket. Upacara ini biasanya akan dilaksanakan setiap 6 bulan sekali, atau tepatnya pada Hari Raya Kuningan. Upacara Mesuryak ini hanya bisa kamu temui di Desa Bongan, Kabupaten Tabanan.
Tradisi yang digelar sebagai penghormatan kepada para leluhur ini ini biasanya akan diselenggarakan dengan sorak sorai dan dengan memberikan bekal berupa beras dan uang yang nantinya diperebutkan oleh masyarakat setempat. Wah pastinya bakal meriah ya.
11. Upacara Mekotek
Terakhir ada Upacara Mekotek yang dilakukan oleh umat Hindu di Bali, khususnya di Desa Munggu, Badung Bali. Upacara ini awalnya dilakukan untuk menyambut kemenangan prajurit Kerajaan Mengwi dalam peperangan.
Upacara ini dilakukan tepat dengan Hari Raya Kuningan, atau setelah Hari Raya Galungan. Tradisi ini diawali dengan sembahyang di Pura Dalem Munggu, yang kemudian dilanjutkan dengan pawai menuju sumber air dengan memboyong rakitan bambu mirip gunung.
PAKET WISATA DI BALI BUAT KAMU
Liburan ke Bali dan Telusuri Berbagai Budayanya yang Unik
Itu dia upacara-upacara adat di Bali yang nggak boleh kamu lewatkan ketika berlibur ke Bali, sobat tiket. Ayo, rencanakan liburan seru kamu di Pulau Dewata, dan nikmati setiap keindahan pulau ini serta keunikan tradisinya yang masih dijaga hingga saat ini.
Kamu bisa pesan villa cantik di Bali di tiket.com, dan sempurnakan liburanmu bareng orang-orang tersayang dengan sangat mudah. Selamat berlibur, sobat tiket!
mau ke mana? semua ada tiketnya!
