• Download tiket.com App
  • Ke tiket.com
  • Indonesia
blog tiket.com
  • Home
  • mau ke mana?
  • Info Buat Kamu
  • Promo
  • Press Release
  • Community
blog tiket.com
Link berhasil disalin.
Back To Editing

Bosen Gowes Sepeda di Aspal Perkotaan? Berikut Rekomendasi tiket.com untuk Auto-Nanjak di Borobudur

Yosi Marhayati
Yosi Marhayati
01 Mar 2021

Bagikan :

Share on FacebookShare on Twitter
Salin Tautan
Bosen Gowes Sepeda di Aspal Perkotaan? Berikut Rekomendasi tiket.com untuk Auto-Nanjak di Borobudur
Yosi Marhayati
Yosi Marhayati
01 Mar 2021

Indonesia, 23 Februari 2021

Bulan Maret adalah bulan yang tepat untuk merencanakan liburan atau mengambil cuti berlibur sejenak bersama pasangan atau keluarga dari hiruk pikuk pekerjaan sembari melirik tren baru wisata hobi. tiket.com, sebagai pionir OTA Indonesia, mengajak masyarakat untuk merencanakan liburan berprotokol kesehatan bertemakan minat khusus, yaitu wisata plesiran ke pedesaan alami, ke salah satu destinasi wisata UNESCO di kota Magelang.

Pada umumnya, kegiatan wisata yang biasa dilakukan jika mengunjungi Candi Borobudur adalah berkeliling kawasan candi. Dengan memesan tiket masuk seharga mulai dari Rp47.000 di tiket To Do, pengunjung dapat menjelajahi 72 stupa sembari menapaki puncak candi dengan hadiah pemandangan gunung asri dan pepohonan rindang.

Tetapi, sebenarnya liburan ke Candi Borobudur tidak hanya sampai di situ saja. Bagi masyarakat yang gemar bersepeda, terdapat beberapa area kunjungan yang ramah sepeda sehingga dapat berkeliling di sekitar candi. Daerah ini masih amat asri sehingga nyaman untuk berkunjung ke berbagai destinasi desa wisata sembari auto nanjak dengan sepeda.

Salah satu destinasi super prioritas yang digencarkan Kementerian Pariwisata & Ekonomi Kreatif saat ini adalah Candi Borobudur. Strategi ini diupayakan sebagai salah satu langkah untuk mempercepat memulihkan industri pariwisata domestik yang terpuruk sejak tahun 2020.

Gaery Undarsa, Co-Founder & Chief Marketing Officer, tiket.com, berkata, “Bersepeda adalah salah satu kegiatan komunitas yang terbentuk semasa pandemi berlangsung. Kami melihat pertumbuhan tren bagi berbagai komunitas pesepeda dari berbagai kota untuk menjelajahi medan-medan alami nusantara bersama-sama, karena aktivitas tersebut menyegarkan pikiran dan cahaya matahari bermanfaat bagi kebaikan tubuh. Kami tentunya terus berpesan untuk terus disiplin 5M protokol kesehatan dan mengecek regulasi terbaru dari pemerintah daerah yang akan dikunjungi, demi kenyamanan sesama pengunjung dan warga lokal”.

Berikut beberapa lokasi rekomendasi bagi calon turis yang hendak merencanakan liburan bersepeda ke Candi Borobudur.

Desa Wringin Putih

Berlokasi sekitar 2,3 km dari area Candi Borobudur, Desa Wringin Putih menawarkan pemandangan pedesaan asri dan indah dengan latar belakang persawahan serta lanskap Bukit Menoreh. Daya tarik utama dari desa ini adalah jajaran rumah bambu yang dapat ditemui sembari menyusuri area Wringin Putih sembari bersepeda. Manfaatkan kesempatan untuk berhenti sejenak agar bisa menikmati camilan khas bernama getuk, yaitu cemilan yang terbuat dari singkong halus bercampur gula, garam, dan kelapa parut.

Desa Wanurejo

Destinasi wajib mampir untuk para generasi gowes kekinian! Desa Wanurejo terletak di kaki pegunungan Menoreh dan diapit antara Sungai Progo dan Sungai Sileng, sehingga pemandangan alami mempesona pun dapat memukau hati.

Selagi di sini, kunjungi Museum Wayang dengan koleksi wayang terbaik nusantara. Selain itu, terdapat 694 koleksi sastra tentang pewayangan dalam berbagai bahasa, serta 83 kaset audio yang memuat rekaman pertunjukan wayang dari tahun 1971 hingga 1994.

Bagi turis yang tidak membawa sepeda, maka di Balkondes Wanurejo, tersedia tempat penyewaan sepeda di Jalan Balaputradewa. Harga sewa mulai dari Rp15.000 untuk sepeda biasa, hingga Rp50.000 untuk sepeda gunung.

Desa Majaksingi

Berlokasi cukup 3 km dari Candi Borobudur, tempat rehat alami berikutnya adalah Desa Majaksingi. Kegiatan menarik selama menghabiskan waktu di sini adalah kerajinan membuat pot dari tanah liat langsung mengikuti tutorial live dari pengrajin berpengalaman.

Bagi penggemar kopi, bersiap-siap membawa pulang oleh-oleh kantong biji kopi lokal bercita rasa dan beraroma terwangi dari desa ini.

Desa Tanjungsari

Berjarak serupa dengan Desa Majaksingi, yaitu sekitar 3 km dari Candi Borobudur, Desa Tanjungsari memiliki latar belakang panorama pegunungan Menoreh. Penduduk desa ini bermata pencaharian utama sebagai petani cabe dan tembakau, selain itu, pembuatan tahu rumahan pun menjadi salah satu produk usaha yang pantas dilirik.

Desa Tanjungsari memiliki 5 benda purbakala peninggalan histori. Dua di antaranya adalah kepala arca Buddha yang diduga sebagai bagian dari Candi Borobudur pada masa pemugaran di tahun 1907-1911.

Desa Candirejo

Desa yang memiliki Waroeng Rejo atau wisata air Sungai Progo ini terletak 4 km dari Candi Borobudur. Kegiatan outdoor seperti rafting pun dapat menjadi pilihan karena arus sungai yang cukup deras. Berbeda dengan rafting modern, jenis rafting di desa ini menggunakan getek tradisional. Pilihan lain bagi turis adalah merasakan pengalaman berpetualang dengan berkendara offroad menyusuri sungai Progo.

Semua kegiatan rekomendasi ini tidak dapat dirasakan hanya dalam 1 hari saja. Oleh karena itu, tiket.com merekomendasikan berbagai hotel di Yogyakarta yang telah mendapatkan label tiket CLEAN sebagai pilihan hotel untuk nginep.

Ferdinand Siregar, Area Manager West Indonesia, tiket.com, mengungkapkan, “Hingga saat ini, terdapat lebih dari 660 hotel di kota Yogyakarta dan 64 hotel di Magelang yang telah mendapatkan label tiket CLEAN. Masyarakat dapat menjadikan hotel tersebut sebagai pilihan ketika hendak liburan ke Candi Borobudur. Jumlah mitra hotel yang berlabel tiket CLEAN pun bertumbuh rata-rata 40% per kuartal. Label tiket CLEAN diberikan oleh tiket.com kepada semua mitra operator pariwisata yang telah memenuhi standarisasi protokol kesehatan dan kebersihan, sehingga aman dikunjungi oleh masyarakat”.

tiket.com berpartisipasi dalam inisiatif Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), yaitu InDOnesia CARE yang memastikan bahwa tempat wisata dan akomodasi menerapkan protokol kesehatan dan tersertifikasi CHSE (Clean, Healthy Safety and Environment). Sekarang pelanggan tidak perlu ragu lagi saat ingin berpergian dan menginap di akomodasi pilihan, karena tiket.com telah memberikan pilihan akomodasi yang sudah CHSE dan tiket CLEAN, dengan hanya memilih filter InDOnesia CARE saat akan memilih akomodasi.  

Dalam upaya mendukung gerakan Kemenparekraf #DiIndonesiaAja, tiket.com pun turut menggelar tiket #DiIndonesia yang memberikan berbagai inspirasi liburan ke destinasi domestik, khususnya 5 Destinasi Super Prioritas, di platform tiket.com. 

“Kami percaya bahwa kemitraan berkelanjutan merupakan solusi kunci dalam mendorong pemulihan industri pariwisata Indonesia. Kolaborasi strategis antara tiket.com dan Kemenparekraf pastinya akan membawa dampak positif bagi para pencari nafkah di dalam industri pariwisata. Berbagai peran yang dijalankan oleh tiket.com, yang tidak hanya menjadi pionir platform OTA di Indonesia, tetapi juga jendela informasi bagi wisatawan lokal maupun internasional yang ingin menjelajahi Indonesia, akan semakin membuka peluang percepatan pemulihan industri pariwisata. Kami optimis akan pemulihan menyeluruh sepanjang tahun 2021,” tutup Gaery Undarsa, Chief Marketing Officer, tiket.com.

Bagikan Artikel Ini ke Orang Terdekatmu

ShareTweetSendShare

Artikel Lain Buatmu

Bacaan seru cuma buat kamu.
Liburan Sekolah Hampir Usai? Ini Pilihan Destinasi Lokal Terbaik Buat Core Memory Bareng Anak!
Liburan Sekolah Hampir Usai? Ini Pilihan Destinasi Lokal Terbaik Buat Core Memory Bareng Anak!
14 Juli 25
Accor dan tiket.com Jalin Kemitraan Strategis Global Guna Perkuat Pasar Asia
Accor dan tiket.com Jalin Kemitraan Strategis Global Guna Perkuat Pasar Asia
08 November 24
tiket.com Travel Sale Kembali Hadir dengan Berbagai Penawaran Spesial untuk Penerbangan dan Hotel
tiket.com Travel Sale Kembali Hadir dengan Berbagai Penawaran Spesial untuk Penerbangan dan Hotel
20 September 24

© 2011-2023 PT. Global Tiket Network. All Rights Reserved

  • Home
  • mau ke mana?
  • Info Buat Kamu
  • Promo
  • Press Release
  • Community
    • Indonesia
  • Download tiket.com App
  • Ke tiket.com
Follow Us