Fakta Kemerdekaan Indonesia – Halooo sobat tiket! Nggak terasa 77 tahun sudah Indonesia merdeka, ya. Tentunya, kemerdekaan dari segala bentuk penjajahan ini bukanlah hal yang mudah dan pasti membutuhkan perjuangan hingga titik darah penghabisan.
Melihat, mendengar, dan membaca sejarah perebutan kemerdekaan ini tentunya membuat kita semua terharu ya, sobat tiket. Namun, dibalik itu semua ada fakta-fakta yang mungkin belum kamu ketahui nih. Seperti apa fakta kemerdekaan Indonesia ini? Simak ulasan selengkapnya di bawah ini!
Baca juga:
Ini Dia Fakta Kemerdekaan yang Menggambarkan Perjuangan Rakyat Indonesia Kala Itu
Berikut ini merupakan 8 fakta kemerdekaan Indonesia yang terjadi dalam memperebutkan kemerdekaan Republik Indonesia. Ternyata banyak perjuangan dan usaha yang perlu dilalui rakyat Indonesia yang mengharukan lho!
1. Dihampiri Tentara Jepang Setelah Proklamasi

Sesaat setelah naskah proklamasi dibacakan oleh Ir. Soekarno, seketika itu Bung Karno langsung didatangi oleh opsir Jepang. Setidaknya ada 3 sampai 5 tentara Jepang yang menghampiri beliau pada saat itu.
Kabarnya, para opsir tersebut menghampiri beliau untuk melarang Bung Karno membacakan naskah proklamasi. Untungnya, para pengawal Bung Karno dengan siaga menghadang dan opsir tersebut kemudian pergi.
2. Dokumentasi Proklamasi Nyaris Disita jepang

Tentunya sobat tiket tahu tentang foto dokumentasi proklamasi Indonesia yang bersejarah. Ternyata, untuk mendapatkan foto tersebut dan menyimpannya, perlu perjuangan lho. Alex dan Frans Mendur, merupakan tokoh pentingnya.
Mereka adalah 2 bersaudara berprofesi sebagai wartawan yang mengabadikan 3 peristiwa penting Indonesia dan menyembunyikannya dengan dikubur di dalam tanah. Tepatnya saat Jepang menyita kamera dan menyegel Kantor Berita Domei.
Wah, untungnya mereka cerdik dan berjuang mencetak peristiwa paling bersejarah bagi Indonesia ini ya, sobat tiket. Hingga sekarang kita bisa dengan mudah menyaksikannya lewat jepretan Frans Mendur.
3. Naskah Proklamasi yang Hilang

Fakta ketiga. Kabarnya, di saat detik-detik menuju pembacaan Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia telah hilang. Untungnya, naskah tersebut telah disalin oleh Sayuti Melik dan proses pembacaan tetap terlaksana.
Uniknya, naskah asli ditemukan di tong sampah oleh seorang wartawan bernama B.M. Diah. Naskah tersebut kemudian disalin dan diserahkan kepada pemerintahan pada tahun 1992.
4. Rekaman Proklamasi Bung Karno Saat Ini Bukan Suara Asli

Setiap perayaan Hari Kemerdekaan tiba, kamu pasti mendengar suara pembacaan naskah proklamasi kemerdekaan dibacakan. Tapi, tahukah sobat tiket, ternyata suara tersebut bukanlah suara asli Bung Karno saat membacakan teks proklamasi pertama kali.
Rekaman pembacaan naskah proklamasi yang beredar saat ini adalah rekaman ulang suara Bung Karno di tahun 1951, yang kemudian dikirimkan ke Lokananta pada tahun 1959. Hal ini dilakukan karena sebenarnya tidak ada dokumentasi resmi saat pembacaan teks proklamasi di tahun 1945.
5. Naskah Proklamasi Versi Sutan Sjahrir

Selama ini, mungkin kita mengetahui bahwa naskah proklamasi dibuat oleh Bung Karno dan Bung Hatta, pada malam sebelum proklamasi. Ternyata, naskah proklamasi versi Soekarno-Hatta bukanlah yang pertama.
Kabarnya, Sutan Sjahrir juga pernah turut menuliskan naskah proklamasi, seperti yang dikutip oleh Rudolf Mrazek ketika melakukan wawancara. Naskah versi Sutan Sjahrir ini berisi sekitar 300 kata, yang isinya sama sekali tidak menyinggung penjajahan Belanda dan Jepang, melainkan tentang nasib para rakyat jelata saat itu.
6. Penobatan Pahlawan Nasional

Fakta kemerdekaan Indonesia yang kelima sangat menarik. Meskipun pembacaan naskah proklamasi dan pernyataan kemerdekaan sudah dikumandangkan pada tahun 1945, namun perlu waktu lama bagi para proklamator untuk dinobatkan sebagai pahlawan nasional.
Karena gejolak dinamika politik yang berkembang serta hal lainnya, penobatan Bung Karno dan Bung Hatta sebagai pahlawan nasional baru terjadi pada tahun 2012, oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.
Bahkan, gelar proklamator kemerdekaan Indonesia baru dinobatkan pada tahun 1987, sekitar 42 tahun setelah kemerdekaan.
7. Soekarno Sakit Menjelang Pembacaan Proklamasi

Kamu tau nggak sih, sobat tiket. Ternyata sebelum membacakan teks proklamasi, Bung Karno sedang sakit malaria, lho! Suhu badan beliau saat itu sangat tinggi hingga dokter pribadi perlu memberikan obat untuk menurunkan suhu tubuh Bung Karno.
Bahkan, tepat 2 jam sebelum pembacaan teks proklamasi, Bung Karno masih tertidur pulas di kamarnya di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56 Jakarta Pusat.
8. Bahan Asli Bendera Merah Putih Ternyata Sprei dan Kain Tukang Soto

Fakta yang terakhir ini sepertinya akan cukup mengejutkan deh, sobat tiket. Ternyata, Sang Saka Merah Putih pertama yang dikibarkan terbuat dari bahan-bahan sederhana. Siapa sangka ternyata Sang Saka Merah Putih dibuat dari sprei dan kain milik tukang soto?
Dilansir dari buku Indonesia Poenja Tjerita salah satu versi sejarah mengatakan kain putih bendera resmi pertama Indonesia terbuat dari sprei, sedangkan kain merahnya merupakan milik salah satu tukang soto. Waaah, fakta unik yang sekaligus mengharukan ya, sobat tiket!
Ayo, Kita Jaga Kemerdekaan dengan Menjunjung Tinggi Persatuan Kesatuan Bangsa!
Itu tadi 8 fakta Kemerdekaan Indonesia yang mungkin banyak dari kita belum mengetahuinya. Ternyata, banyak sekali perjuangan yang harus dilalui pada waktu itu untuk menghadiahkan kemerdekaan bagi seluruh warga negara Indonesia sampai saat ini ya, sobat tiket.
Yuk, biar makin cinta tanah air, jadwalkan untuk berlibur dan wisata sejarah di berbagai tempat di Indonesia. Biar lebih mudah, cek semua kebutuhan dan promo hematnya di tiket.com. Liburan jadi tenang tanpa takut kantong bolong!
Selamat menyambut Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-77 ya, sobat tiket!
mau ke mana? semua ada tiketnya!




