• Download tiket.com App
  • Ke tiket.com
  • Indonesia
blog tiket.com
  • Home
  • mau ke mana?
  • Info Buat Kamu
  • Promo
  • Press Release
  • Community
blog tiket.com
Link berhasil disalin.
Back To Editing

Mau Liburan di Bali yang Sedikit Berbeda? Coba Kunjungi 5 Desa Wisata di Bali Ini

Sarah Rachelea
Sarah Rachelea
07 Mei 2021

Bagikan :

Share on FacebookShare on Twitter
Salin Tautan
Desa Wisata di Bali
Sarah Rachelea
Sarah Rachelea
07 Mei 2021

Desa Wisata di Bali – Sebagai salah satu destinasi pariwisata di Indonesia, Bali tak hanya diburu oleh turis domestik untuk liburan. Setiap tahunnya, ratusan ribu wisatawan mancanegara dari berbagai belahan dunia datang berkunjung ke Pulau Dewata.

Pesona Pulau Seribu Pura ini memang seakan tak ada habisnya. Selain keindahan pantainya yang magis dan menghipnotis, ada banyak pura kuno nan megah yang mengandung banyak kisah sejarah. Bahkan, beberapa wilayah di Bali pernah menjadi lokasi syuting dari film Eat, Pray, Love (2010) yang dibintangi oleh aktris kenamaan Julia Roberts.

Baca juga:

  • Tempat Wisata di Bali Bak Luar Negeri, Bisa Jadi Ide Liburan Kamu Selanjutnya!
  • Tempat Wisata Sepi di Bali untuk Menenangkan Diri
  • Glamping Kekinian di Coconut Galaxy Villas Bali & Kuliner yang Bikin Ngiler!

Kearifan Lokal yang Unik di 5 Desa Wisata di Bali

Seolah itu belum cukup, beragam desa di Bali juga menyimpan adat istiadat dan keunikannya tersendiri. Sejumlah tradisi dan budayanya yang diwariskan turun-temurun hingga kini masih tetap lestari. Hal ini bisa dilihat dari keberadaan sejumlah desa adat yang menjaga kearifan lokal setempat.

Menariknya lagi, modernisasi tak membuat Bali kehilangan jati diri. Sejumlah desa-desa adatnya hingga kini masih berdiri, melestarikan tradisi yang diwariskan oleh leluhurnya.

1. Desa Penglipuran

Desa Wisata di Bali

Penglipuran yang diambil dari kata “Pengeling Pura” mempunyai makna tersendiri yang berarti “tempat suci untuk mengenang para leluhur”. Walaupun sinar matahari cukup terik, namun desa ini masih tetap berhawa sejuk karena berada di ketinggian 700 mdpl.

Di wilayahnya yang seluas 112 hektar ini, tak ada satu pun kendaraan bermotor yang diizinkan untuk masuk. Semua wajib diparkirkan di area dekat gapura masuk. Sementara itu, 9 hektar dari kawasannya digunakan untuk rumah dan pemukiman masyarakat. Penglipuran mempunyai arsitektur bangunan yang dibangun khas berdasarkan Tri Hita Karana.

Desa Penglipuran yang pernah menyandang penghargaan Kalpataru ini juga menjadi desa ke-3 terbersih di dunia versi Majalah Internasional Boombastic lho, sobat tiket. Sebagian besar lahannya difungsikan untuk wilayah perkebunan warga.

Desa Wisata di Bali

Desa Penglipuran Bangli yang sangat welcome untuk wisata budaya ini terletak di jalur wisata Kintamani, Kecamatan Bangli, Bali atau sekitar 53 kilometer dari Pantai Kuta Bali. Sedangkan akses dari pusat Kota Denpasar yakni sekira 45 kilometer. Nah sobat tiket, kapan kamu mau main ke sini?

Harga tiket masuk: Rp15.000/orang (WNI Dewasa)* | Rp10.000/orang (anak-anak)* | Rp5.000 (parkir mobil)*

Jam & hari buka: Setiap hari, 08.00-17.00 WITA

Alamat: Jl. Penglipuran, Kubu, Kec. Bangli, Kabupaten Bangli, Bali 80661 (cek di Google Maps)

2. Desa Tenganan

Desa Wisata di Bali

Salah satu desa lainnya yang adat dan kekentalan budayanya masih terjaga ialah Desa Tenganan. Tenganan dikenal sebagai satu-satunya penghasil kain tenun Gringsing yang mendunia. Di desa yang dijuluki Tenganan Pegringsingan Village ini, sering juga diadakan upacara adat yang selalu menarik perhatian wisatawan. 

Sama seperti di Desa Penglipuran, Desa Tenganan ini juga dihuni oleh Kaum Bali Mula atau Bali Asli (Bali Aga). Mereka adalah penduduk lokal setempat yang pertama kali mendiami Pulau Dewata—sebelum warga dari Pulau Jawa dan pendatang lainnya masuk (Bali Jawa).

Perbedaan signifikan juga tampak dari cara mereka menyikapi upacara kematian. Bali Jawa memilih untuk membakar jenazah orang yang meninggal. Padahal Kaum Bali Mula tidak demikian, mereka menguburkannya.

Di pertengahan Juli, tradisi mageret pandan (perang pandan) kerap digelar tiap tahunnya. Tradisi ini merupakan ritual pemuda desa yang saling sayat dengan menggunakan duri dari daun pandan. Luka bekas sayatan yang dihasilkan di punggung kemudian diobati dengan obat antiseptik tradisional dari bahan umbi.

Desa Wisata di Bali

Kamu tau nggak sih, sobat tiket? Ternyata, tradisi ini digelar untuk melatih fisik dan mental warga Desa Tenganan, lho. Biasanya, akan ada banyak fotografer yang datang meliput ritual ini.

Harga: Rp10.000/orang (donasi)* | Rp5.000 (mobil)*

Jam & hari buka: setiap hari, 10.00-16.00 WITA

Alamat: Tenganan, Kec. Manggis, Kabupaten Karangasem, Bali (cek di Google Maps)

3. Desa Jatiluwih Tabanan

Perbedaan signifikan juga tampak dari cara mereka menyikapi upacara kematian. Bali Jawa memilih untuk membakar jenazah orang yang meninggal. Padahal Kaum Bali Mula tidak demikian, mereka menguburkannya.

Sobat tiket pasti sudah paham betul kan, kalau Bali memang punya pemandangan yang segar banget dari sawah-sawah yang ada, seperti Desa Jatiluwih Tabanan salah satunya. Desa ini dikenal dengan keunikan dan keindahan terasering yang dilengkapi dengan lanskap Gunung Agung nan gagah.

Sobat tiket yang mau ke tempat wisata selain pantai di Bali, coba deh tour ke Desa Jatiluwih Tabanan yang berada di ketinggian rata-rata 700 mdpl ini. Suasananya yang masih asri dan sejuk, pastinya sih bisa bikin kamu merasa lebih rileks selama berlibur.

Karena sudah menjadi desa wisata, kamu nggak perlu ragu lagi untuk segera berlibur ke sini. Oh ya, kamu juga bisa melakukan aktivitas trekking di areal sawah di Desa Jatiluwih Tabanan ini, lho. Seru banget, kan?

Harga: Rp15.000/orang*

Jam & hari buka: setiap hari, 08.30-18.00 WITA

Alamat: Jl. Jatiluwih, Desa, Jatiluwih, Penebel, Tabanan, Bali (cek di Google Maps)

4. Desa Pinggan

Perbedaan signifikan juga tampak dari cara mereka menyikapi upacara kematian. Bali Jawa memilih untuk membakar jenazah orang yang meninggal. Padahal Kaum Bali Mula tidak demikian, mereka menguburkannya.

Jalan-jalan ke Kintamani, jangan lupa buat mampir ke desa wisata di Bali yang satu ini nih, sobat tiket. Desa Pinggan berada tidak jauh dari beberapa tempat wisata populer di Kintamani, seperti Toya Devasya, Toya Bungkah, dan Danau Batur. Datang ke desa wisata di Bali ini saat siang hari bolong nggak perlu takut panaaas! Karena udaranya sejuk banget!

Wisata satu ini merupakan cara lain untuk menikmati keindahan Pulau Dewata yang selalu berhasil membuat kamu gagal move on! Aktivitas populer yang banyak dilakukan di Desa Pinggan ini antara lain menikmati keindahan sunrise dan juga camping. Belum pernah melakukannya? Sekarang waktunya untuk cobain di Desa Pinggan ya, sobat tiket!

Desa Wisata di Bali

Oh ya, ada hal unik yang mungkin hanya bisa kamu jumpai di desa ini. Yaitu terdapat kabut yang menyelimuti kawasan ini. Sehingga membuatnya terlihat bak desa di atas awan! Waaah, menarik banget nggak sih?

Harga: mulai dari Rp5.000-Rp10.000/orang*

Jam & hari buka: setiap hari, 04.00-16.00 WITA

Alamat: Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli, Provinsi Bali (cek di Google Maps)

Klik di sini untuk pesan sewa mobil ke Desa Pinggan di tiket.com

5. Desa Sidemen

 

Desa Wisata di Bali

Terakhir, tiket.com punya Desa Sidemen nih, sobat tiket, sebagai desa wisata di Bali yang sama wajibnya untuk kamu kunjungi. Kamu yang punya hobi bersepeda atau beraktivitas di alam, coba deh datang ke sini, dijamin kamu bakal suka!

Perbedaan signifikan juga tampak dari cara mereka menyikapi upacara kematian. Bali Jawa memilih untuk membakar jenazah orang yang meninggal. Padahal Kaum Bali Mula tidak demikian, mereka menguburkannya.

Selain pemandangan hijau yang asri dan udara yang sejuk, yang tak kalah menarik dari kawasan ini adalah panorama Gunung Agung yang terlihat jelas menjadi latar belakangnya. Kamu yang mau menyendiri ataupun menjauh sejenak dari hiruk pikuk perkotaan, tempat ini memang tepat banget!

Alamat: Desa Sidemen, Karangasem, Bali (cek di Google Maps)

Ayo Coba Wisata Budaya di Desa Wisata di Bali Ini!

Selain untuk refreshing, berwisata budaya juga bisa memuaskan rasa penasaranmu. Kamu bisa menyaksikan dan mempelajari berbagai kearifan lokal dan menambah luas wawasanmu. Pastinya bikin kamu makin nggak sabar untuk bisa segera liburan ke Bali, kan?

Supaya mobilitas kamu jadi lebih mudah dan fleksibel, sewa mobil di Bali di tiket.com memang pilihan yang tepat banget deh, sobat tiket!

mau ke mana? semua ada tiketnya!

*Informasi valid saat artikel ini ditulis. Harga dan ketentuan lainnya dapat berubah sewaktu-waktu.

Bagikan Artikel Ini ke Orang Terdekatmu

ShareTweetSendShare

Artikel Lain Buatmu

Bacaan seru cuma buat kamu.
Persiapkan Mudik, Tiket Bus & Travel Lebaran 2026 Bisa Kamu Pesan Sekarang!
30 Oktober 25
Panduan Liburan ke Universal Studios Japan Tahun 2025!
Panduan Liburan ke Universal Studios Japan Tahun 2025!
28 Juli 25
Menyambut Keseruan Festival Songkran di Thailand: Tradisi, Sejarah, dan Kemeriahan Pesta Air Terbesar di Dunia
Menyambut Keseruan Festival Songkran di Thailand: Tradisi, Sejarah, dan Kemeriahan Pesta Air Terbesar di Dunia
25 Maret 25

© 2011-2023 PT. Global Tiket Network. All Rights Reserved

  • Home
  • mau ke mana?
  • Info Buat Kamu
  • Promo
  • Press Release
  • Community
    • Indonesia
  • Download tiket.com App
  • Ke tiket.com
Follow Us