Desa Wisata Hijau di Ende – Sobat tiket pasti bangga banget tinggal di Indonesia, negeri yang menyimpan kekayaan alam dan budaya yang sangat beragam. Rasanya, menjelajah berbagai destinasi wisata di Indonesia nggak akan pernah puas ya, saking banyaknya!
Namun, pernah nggak sih sobat tiket berlibur ke suatu tempat dengan tujuan khusus? Misalkan, kamu ingin lebih mengenal adat istiadat, melihat langsung produksi biji kopi, atau kain tenun dari suatu daerah?
Pariwisata berkelanjutan tersebut bisa kamu temukan di berbagai destinasi di Indonesia, lho. Contohnya di Desa Wisata Hijau. Dengan memaksimalkan sumber daya alam, manusia, dan budaya di setiap desa, tentunya hal ini akan membantu perekonomian desa dan juga menarik perhatian banyak wisatawan untuk berkunjung.
Baca juga:
Desa Wisata Hijau di Kabupaten Ende
Liburan kali ini, sobat tiket bisa menyambangi Kabupaten Ende di Nusa Tenggara Timur sebagai destinasi selanjutnya. Selain punya wisata alam yang menakjubkan mulai dari gunung, bukit, danau, hingga lautan, Ende juga punya ragam wisata budaya yang bisa kamu telusuri melalui Desa Wisata Hijau yang ada.
Dalam rangka pembangunan berkelanjutan, potensi alam dan budaya di Desa Wisata Hijau di Ende ini dilestarikan dan dikembangkan dengan sangat baik, lho. Nggak jarang juga kalau kehadiran sobat tiket akan disambut dengan tarian khas desa setempat. Seru banget, kan?
Nah, biar nggak makin penasaran, kuy, langsung aja berkenalan lebih jauh dengan Desa Pemo, Desa Wisata Hijau yang ada di Kabupaten Ende!
Mengenal Lebih Jauh Kekayaan Alam dan Budaya di Desa Pemo
Desa Pemo yang berada di Kecamatan Kelimutu ini memang berdekatan dengan Danau Tiga Warna Kelimutu, tempat wisata hits di Ende yang berhasil menarik perhatian banyak wisatawan. Menyaksikan sunrise yang indah dari puncak gunung merupakan hal yang sangat sayang untuk dilewatkan.
Kalau kamu berjiwa petualang, jangan lewatkan sensasi trekking dan menginap di camping ground yang ada di sekitar Danau Kelimutu. Keindahannya dijamin bakal bikin kamu takjub!
Jika sobat tiket berkunjung ke Taman Nasional Kelimutu di bulan Agustus, kamu akan berkesempatan menyaksikan momen berharga ketika masyarakat desa sekitar melakukan upacara adat Pati Ka Du’a Bapu Ata Mata.
Dalam ritual ini, masyarakat adat Suku Lio akan memberikan sesajen sebagai penghormatan kepada leluhur Danau Kelimutu. Ritual ini dipimpin oleh Mosalaki Pu’u atau tetua yang dihormati di desa tersebut.
Wisata budaya lain yang bisa kamu temukan di Desa Pemo adalah mengunjungi rumah adat dan menemukan jasad tokoh adat Mosalaki tanpa dikubur yang sudah berusia lebih dari 700 tahun. Wah, seru banget ya bisa dapat pengalaman liburan tak terlupakan!
Selain Danau Kelimutu, kamu juga bisa menikmati agrowisata dari berbagai perkebunan yang dikelola warga setempat, lho. Seperti kebun edelweis, kopi, serta stroberi. Percaya deh, pemandangan hijau ini bakal bikin kamu betah menghabiskan waktu di desa ini.
Setelah puas menjelajahi pesona alam Desa Pemo yang memikat, jangan lupa untuk mengintip kerajinan tangan masyarakat setempat, yakni kain tenun ikat khas NTT. Kegiatan menenun yang sudah dilakukan sejak zaman dulu ini masih terus berlanjut hingga sekarang.
Walaupun sudah memasuki era modern, seluruh proses produksi kain tenun ini masih dilakukan secara tradisional dengan tangan dan memakan waktu sangat lama, lho. Namun, yang dulunya hanya digunakan pada acara adat, kain tenun ikat kini sudah diproduksi menjadi berbagai jenis produk.
Seperti gaun, kemeja, jaket, sepatu, hingga tas. Jadi, bisa digunakan di berbagai acara deh, cocok banget kan untuk jadi oleh-oleh?
Cara Menuju Desa Pemo
Setelah mengenal Desa Pemo, kira-kira bagaimana ya agar sobat tiket bisa sampai ke desa ini dengan mudah? Tenang aja! Desa ini merupakan desa paling dekat dengan Danau Kelimutu dibandingkan desa-desa lainnya.
Cara menuju desa ini sama seperti cara menuju Taman Nasional Kelimutu. Dari Bandara Frans Seda Maumere, kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju kota Maumere. Lalu, dari kota lanjut menggunakan travel dengan tujuan Ende, namun kamu pilih turun di Desa Moni, ya!
Desa Moni sendiri terletak di kaki Gunung Kelimutu dan berjarak sekitar 13 km menuju gerbang Taman Nasional Kelimutu. Banyak penginapan yang tersedia di desa ini. Jika sudah terlalu larut untuk melanjutkan perjalanan ke atas.
Keesokannya, kamu bisa melanjutkan perjalanan menuju gerbang Taman Nasional Kelimutu yang dibuka pada pukul 05.00 WITA menggunakan ojek atau mobil. Nah, lokasi Desa Pome nggak jauh dari gerbang masuk taman nasional ini, kok.
Bagi sobat tiket yang mudah mabuk perjalanan, sebaiknya menyiapkan obat ya, karena perjalanan dari Maumere menuju Desa Moni didominasi oleh jalanan berkelok-kelok dan memakan waktu cukup lama, yakni sekitar 3 jam!
Alamat: Pemo, Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (buka di Google Maps)
Harga tiket masuk Taman Nasional Kelimutu: Rp5.000*
Jam buka gerbang Taman Nasional Kelimutu: 05.00-18.00 WITA
Penginapan di Sekitar Desa Pemo
Setelah tahu tentang Desa Pemo dan cara menuju ke sana, ada beberapa homestay atau penginapan di sekitarnya yang bisa sobat tiket jadikan pilihan sebagai tempat menginap selama di sini, lho. Simak daftar lengkapnya di bawah ini ya!
1. Bintang Bungalow Tour & Travel
Penginapan satu ini menawarkan fasilitas yang memadai dengan harga yang sangat terjangkau. Jika kamu merupakan solo backpacker, kamu bisa memilih tipe kamar economy. Namun, jika kamu pergi bersama keluarga atau kerabat, tipe kamar family bisa jadi pilihan yang tepat.
Kamu bisa bersantai di area taman bungalow sambil menikmati udara segar di pagi hari. Selain itu, setiap tamu yang menginap di sini akan mendapatkan sarapan gratis, lho. Lumayan banget ya?
Karena lokasinya yang strategis yakni di Jalan Trans Flores, kamu bisa menemukan fasilitas ATM di sekitar hotel dengan mudah.
Harga: mulai dari Rp250.000/kamar/malam*
Fasilitas: taman, parkir, laundry, keamanan 24 jam, sewa mobil, antar jemput bandara, dll
Alamat: Jalan Trans Flores No.KM 53, Koanara, Kelimutu, Ende-Flores, Nusa Tenggara Timur (buka di Google Maps)
2. Mahoni Guest House
Penginapan ini punya area taman dan teras yang luas. Suasana damai dan udara sejuk bisa banget kamu rasakan saat menginap di sini. Dengan berbagai fasilitas yang tersedia, kamu nggak perlu merogoh kocek lebih untuk menginap di sini, kok.
Jika menginap di sini, kamu akan mendapatkan fasilitas seperti kamar mandi pribadi dengan shower, sarapan hidangan khas Asia, hingga shuttle antar-jemput bandara dengan biaya tambahan. Komplit banget, kan?
Harga: mulai dari Rp250.000/kamar/malam*
Fasilitas: taman, parkir, staf multibahasa, antar jemput bandara, dll
Alamat: Koanara, Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (buka di Google Maps)
3. Kelimutu Crater Lakes Eco Lodge
Penginapan satu ini cocok banget untuk sobat tiket yang ingin beristirahat dengan damai. Di sini, kamu akan mendapatkan kenyamanan ekstra dan kemudahan dari berbagai fasilitas yang tersedia. Seperti layanan kebersihan harian dan antar jemput bandara.
Fasilitas kamar di sini juga lengkap banget. Mulai dari balkon atau teras pribadi, area meja dan kursi yang luas, serta kamar tidur yang dirancang dengan sangat nyaman. Nggak lupa, ada kamar mandi pribadi yang dilengkapi dengan perlengkapan mandi gratis yang komplit. Liburan jadi makin nyaman deh!
Harga: mulai dari Rp891.000/kamar/malam*
Fasilitas: taman, restoran, laundry, layanan kebersihan, parkir, dll
Alamat: Kota Uneng, Alok, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (buka di Google Maps)
4. Farila Kelimutu Lodge
Mencari pengiinapan yang punya view menakjubkan tapi ramah di kantong? Penginapan ini bisa jadi pilihan tepat! Di sini, kamu bisa duduk santai sambil menikmati secangkir kopi hangat di area balkon sambil menikmati pemandangan Kelimutu yang mengagumkan.
Di sini sobat tiket juga bisa memanfaatkan dapur dengan peralatan masak yang lengkap. Jadi, bisa lebih hemat deh. Untuk layanan laundry dan bangun tidur juga tersedia, lho.
Harga: mulai dari Rp202.500/kamar/malam*
Fasilitas: parkir, resepsionis 24 jam, laundry, dll
Alamat: Jalan Moni – Kelimutu, Woloara, Kelimutu, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (buka di Google Maps)
Pengalaman Baru Berlibur di Desa Wisata Hijau
Setelah mengenal lebih dalam tentang Desa Wisata Hijau di Ende, pasti kamu tertarik banget untuk mendapatkan pengalaman liburan baru di Desa Pemo ya, sobat tiket?
Liburan ke Desa Wisata Hijau memang tepat banget untuk dilakukan saat ini. Selain bisa menyaksikan keindahan alamnya, kamu juga akan belajar banyak tentang budaya dan adat istiadat setempat. Dengan begitu, kamu akan makin bangga deh liburan #DiIndonesiaAja!
Sebelum pergi liburan, jangan lupa pastikan sobat tiket dalam keadaan sehat ya! Patuhi protokol kesehatan di mana pun kamu berada. Kamu juga bisa pesan paket rapid test di To Do tiket.com.
Dengan begitu, liburan jadi makin aman dan menyenangkan deh, apalagi sekarang sudah ada program CHSE dari pemerintah. Semua jadi bebas waswas!
mau ke mana? semua ada tiketnya!
*harga saat artikel ditulis
