,

Dampak Abu Vulkanis bagi Kesehatan dan Penerbangan

Dikutip dari Harian Media Indonesia Minggu, 16 Februari 2014, selain meresahkan warga domisili ataupun warga mendatang yang ada di sekitar Jawa Timur, Jawa Tengah bahkan Jawa Barat. Gunung Kelud yang meletus pada Kamis, 13 Februari 2014 menyisakan hujan abu vulkanis yang membuat segala aktivitas berhenti dan juga mengganggu kesehatan, bahkan jadwal penerbangan yang berangsur kacau.

Abu vulkanis akibat letusan Gunung Kelud terus berterbangan ke berbagai daerah. Bahkan, hingga Bandung yang berjarak sekitar 600 km dari Gunung Kelud. Efek material vulkanis dari letusan gunung berapi dapat menjadi ancaman serius bagi kesehatan dan pesawat terbang yang melintas ke dalam awan abu vulkanis. Abu vulkanis terdiri dari batuan, mineral, dan kaca vulkanis dibentuk selama letusan. Partikel-partikel abrasif bervariasi dalam ukuran dari 0,0001 milimeter (sebanding dengan bedak bayi). Muntahan material terutama debu vulkanis tersebut berpotensi mengganggu kesehatan terutama sistem pernapasan. Seperti diungkapkan ahli kesehatan paru dari Rumah Sakit Persahabatan Jakarta, dr Agus Santoso SpP, ada beberapa faktor yang memengaruhi seberapa besar dampak debu vulkanis terhadap kesehatan. Efek atau dampak debu vulkanis juga ditentukan oleh partikel pendukungnya. Debu yang disertai kristal silika menimbulkan dampak lebih merusak dan menyebabakan gangguan pernapasan berat.

Adapun debu vulkanis yang disertai hawa panas dapat membawa debu piroklastik dengan permukaan tidak teratur dan cenderung tajam. Gangguan akibat debu piroklastik ini bisa menyebabkan kematian karena luka pada saluran pernapasan. Apabila awan tersebut naik ke angkasa yang kemudian membentuk awan panas, bisa mengakibatkan hujan asam yang juga membahayakan kesehatan dan lingkungan. Kandungan racun dalam awan panas tadi dapat menurunkan kesuburan tanah dan kematian bagi hewan. Namun, jika seseorang berada dalam posisi yang jauh, otomatis dampak pada kesehatan pun akan berkurang atau gejalanya lebih ringan. Debu vulkanis lain yang patut diwaspadai ialah debu yang disertai gas CO, H2S, SO2 dan bersifat asam. Kendati begitu, efek merugikan dari debu vulkanis bisa di cegah dengan penggunaan masker khusus dengan kategori N 95-N 100. Masker tersebut mampu mencegah masuknya debu berukuran kurang dari 10 mikron.

Dampak bagi penerbangan

Pesawat terbang yang melewati awan abu vulkanis dapat mengalami kerusakan dari hidung hingga ke ekor. Abu dapat mengganggu kaca depan pesawat, menghambat visibilitas. Partikel-partikel dapat menutup selang bahan bakar dan saluran masuk udara untuk instrumen yang mendeteksi kecepatan udara. Mereka juga dapat mencemari sistem minyak dan elektronik. Namun, ancaman yang paling serius ialah terhadap mesin. “Mesin jet seperti pembersih vakum raksasa. Jika berada dalam awan abu vulkanis, mereka mengisap semua abu, yang bisa merusak mesin,” kata Tom Murray, Direktur Volcano Science Center di US Geological Survey (USGS), yang mengawasi lima observatorium gunung berapi di AS. Abu dapat meleleh atau menguap dalam ruang bakar mesin, kata Michael Fabian, dari kampus Embry Riddle Aeronautical University di Prescott, Arizona. Abu cair kemudian dapat melapisi bilah turbin seperti cat semprot, mengganggu aliran udara normal, dan menyebabkan mesin mati, tambah Fabian. Sebagai contoh KLM Royal Dutch Airlines Boeing 747 pada 1989, yang kehilangan daya setelah melewati abu vulkanis gunung berapi Redoubt di Alaska. Pesawat jatuh dari ketinggian 7.500 meter hingga 3.600 meter. Sebelum itu, pilot baru dapat menghidupkan lagi mesin pesawat. Saat ini di Indonesia, akibat letusan Gunung Kelud, ratusan penerbangan yang berasal dari bandara di Jawa Timur, Jawa Tengah hingga Jawa Barat dibatalkan. Maskapai tidak mau mengambil risiko karena dampak abu vulkanis mampu mematikan mesin pesawat dan merusak mesin hingga badan pesawat. (cbcnews/Antara/L-1)

Masih ada waktu untuk Anda dapat membantu sesama, karna Setiap Transaksi dari tanggal 03-28 Februari 2014, Akan kami sisihkan Rp. 1000 untuk kami donasikan kepada saudara-saudara kita yang terkena Bencana, Terima Kasih telah berpartisipasi, transaksi Anda sangat berarti bagi saudara-saudara kita yang kurang beruntung.

Tiket.com