,

Benarkah Semur Awalnya dari Masakan Khas Belanda?

Sejak lama rempah-rempah Nusantara memang memiliki daya tarik tersendiri, baik bagi masyarakat lokal ataupun mancanegara, khususnya bangsa Eropa. Citarasa yang dihadirkan rempah-rempah khas Nusantara bahkan menjadi salah satu alasan utama mereka menjajah bangsa ini selama ratusan tahun.

Namun, tahukah kamu? Ternyata datangnya bangsa Eropa ke tanah Indonesia untuk mencari rempah-rempah justru menghasilkan kekayaan bagi kuliner Indonesia, lho. Salah satunya adalah masakan semur.

Ya, ternyata makanan yang menggunakan bahan rempah seperti bawang merah, bawang putih, cabe, pala, dan merica ini sudah ada sejak zaman penjajahan Hindia-Belanda. Bahkan, menu semur itu sendiri konon terinspirasi dari menu asal tanah Belanda yang disebut hachee atau Dutch stew.

Proses Memasak dan Citarasa yang Mirip

Menurut para ahli kuliner, citarasa hachee mirip dengan menu masakan semur yang biasa kita makan. Hachee dibuat dengan campuran bumbu seperti bawang, cuka masak atau anggur, dan kaldu berwarna kecoklatan yang dimasak dengan metode slow cooking.

Hal lain yang menguatkan dugaan bahwa semur adalah makanan turunan dari kuliner khas Belanda bisa kita lihat dari sisi etimologi. Dalam bahasa Belanda, dikenal kata “simoren”, yaitu metode memasak secara perlahan, mirip seperti yang digunakan saat memasak Hachee. Semur dan hachee memiliki metode dan bumbu yang sama, sehingga kemiripan  penyebutan “simoren” dan “semur” semakin menimbulkan dugaan bahwa kedua menu tersebut berasal dari akar yang sama.

Menu yang Menginspirasi Negara Lain

Semur tentu berbeda dengan hachee. Hal itu bisa dirasakan lewat bumbu dan rempah yang dipakai. Zaman dahulu, semur memiliki rasa yang tajam. Meskipun demikian, semur ternyata memiliki banyak penggemar dari mancanegara, lho.

Sebut saja India, Timur Tengah, dan Tiongkok. Banyak juru masak asal negara tersebut yang terinspirasi dari menu semur, kemudian mengombinasikannya dengan citarasa mereka sendiri. Bahkan, menu semur yang menggunakan kecap manis seperti yang banyak kita rasakan saat ini, konon merupakan hasil kombinasi yang dilakukan oleh orang Tiongkok di zaman penjajahan dahulu.

Semur sudah menjadi masakan asli Indonesia dengan kekhasan rempah dan rasanya yang kaya. Beragam sajian semur bisa menggunakan bahan utama seperti telur, daging ayam, daging sapi, tahu dan kentang, sampai jengkol. Sedap!

Ayo jelajahi masakan khas Nusantara bersama Tiket.com hanya di #GOODFOODMOOD