,

Ayo ke Museum Macan, Museum Kekinian di Jakarta

Sejak berdiri tahun 2017 lalu, Museum Macan menjadi salah satu destinasi wisata populer di Jakarta. Salah satunya berkat koleksi museum dan instalasi seni yang instagrammable.

Jadi enggak heran kalau banyak pengunjung museum yang memotret berbagai koleksi seni dan membagikannya di media sosial.

Nah, sobat tiket yang belum pernah mampir ke Museum Macan pasti penasaran dengan koleksi yang ada di dalam museum ini. Pengen tahu ada apa di Museum Macan? Simak ulasan dari tiket.com berikut ya.

Sekilas Mengenai Museum Macan

Sumber: Shutterstock.com

Museum Macan merupakan museum seni modern dan kontemporer di Jakarta. Terletak di sebuah gedung di Jakarta Barat, Museum Macan memiliki fasilitas seluas 7.100 meter persegi. Seperti museum pada umumnya, Museum Macan juga rutin mengadakan pameran karya seniman lokal maupun mancanagera.

Museum Macan dilengkapi berbagai fasilitas yang ramah pengunjung. Tersedia fasilitas ruang menyusui, ruang pertolongan pertama, toilet difabel, ruang penitipan barang, hingga kafe. Museum ini juga bisa diakses para pengguna kursi roda.

Koleksi di museum ini merupakan koleksi pribadi lho dari sang pendiri museum bernama Haryanto Adikoesoemo. Asal koleksi ini dari Indonesia, Eropa, Amerika Utara, China, dan bagian Asia lainnya. Mau tahu apa aja nih koleksi yang dipamerkan di Museum Macan? Lanjut baca penjelasannya berikut ya.

Koleksi Seni dan Pameran di Museum Macan

Museum Macan memamerkan karya seni berupa lukisan dan instalasi seni. Karya lukisan seniman Indonesia seperti pelukis Raden Saleh dan pelukis S. Sudjojono yang dijuluki Bapak Seni Rupa Modern Indonesia terpajang di museum ini.

Lukisan dari seniman Indonesia lain yang berada di Museum Macan termasuk karya Djoko Pekik, I Nyoman Masriadi, Jumaldi Alfi, Ahmad Sadali, Srihadi Soedarsono, dan masih banyak lagi.

Sedangkan untuk seniman mancanegara, terdapat karya Willem Gerard Hofker (Belanda), Miguel Covarrubias (Meksiko), Fernando C. Amorsolo (Filipina), Yayoi Kusama (Jepang), dan beberapa nama lain.

Sumber: Shutterstock.com

Nama Yayoi Kusama mungkin familier bagi sebagian sobat tiket. Soalnya Yayoi pernah mengadakan pameran di Museum Macan pada Mei – September 2018 silam. Instalasi seni karya Yayoi yang warna-warni sangat instagrammable dan diminati banyak pengunjung Museum Macan, lho.

Meski pamerannya sudah selesai, beberapa karya Yayoi masih bisa dilihat kok di museum ini. Salah satunya, instalasi bernama Infinity Mirrored Room berupa ruang gelap dengan lampu LED warna-warni yang cantik. Karya Yayoi yang lain seperti beberapa lukisan akrilik juga masih terpajang di museum.

Sumber: Shutterstock.com

Selain menikmati koleksi museum, sobat tiket juga bisa melihat berbagai pameran rutin museum. Enggak perlu takut ketinggalan karena pameran di Museum Macan biasanya berlangsung cukup lama lho, lebih dari 2 bulan. Kalau durasinya sepanjang itu, sobat tiket pasti bisa kan meluangkan waktu ke museum?

Oh ya, museum ini juga cukup sering mengadakan berbagai kegiatan yang berkaitan dengan seni lho. Beberapa kegiatan seni yang pernah terselenggara seperti sesi menggambar perspektif, berbagai diskusi seni, pemutaran film, dan kegiatan lainnya.

Sobat tiket pengen ikutan? Rajin-rajin perbarui informasi lewat situs atau media sosial Museum Macan aja ya.

Peraturan Selama Berkunjung ke Museum Macan

Sobat tiket yang berkunjung ke Museum Macan wajib mengikuti peraturan yang ada. Tujuannya biar semua pengunjung merasa nyaman dan leluasa menikmati karya seni di museum. Berikut beberapa peraturan yang harus kamu ketahui.

1. Menjaga Karya Seni

Koleksi di Museum Macan memang sangat unik dan mengundang rasa penasaran setiap orang yang melihatnya. Tapi sobat tiket yang berkunjung pastikan tidak melakukan tindakan yang bisa merusak koleksi seni ya.

Misalnya dengan menyentuh karya seni. Terdengar sepele, tapi tidak ada yang bisa memastikan kalau sentuhanmu aman bagi karya seni yang dipajang. Cukup menikmati karya seni dengan memandangnya saja, ya. Pihak museum juga tegas melarang pengunjung menyentuh karya seni.

Selain itu, kamu juga tidak boleh membawa makanan dan minuman di dalam area pameran. Apalagi sampai makan dan minum di dalam ruang pameran. Pengunjung hanya boleh makan dan minum di kafe yang ada di dalam museum.

2. Menjaga Ketenangan

Museum merupakan tempat umum jadi pastikan kamu menghargai pengunjung lain. Caranya dengan tidak menimbulkan suara yang terlalu keras dan aktifkan mode silent pada smartphone. Usahakan kamu hanya fokus menikmati koleksi seni di dalam museum.

3. Larangan Lain

Beberapa pengunjung datang ke Museum Macan untuk berburu foto, Namun kamu perlu tahu kalau terdapat larangan memotret dengan kamera DSLR, SLR, dan Polaroid. Kamu hanya boleh memotret dengan smartphone dan tanpa menyalakan lampu flash.

Harga Tiket dan Waktu Kunjungan

Museum Macan buka dari hari Selasa – Minggu pukul 10.00 – 18.00. Sobat tiket yang mau datang di sore hari, pastikan datang sebelum jam 17.00 ya. Soalnya jam masuk terakhir ke museum dibatasi sampai pukul 17.00.

Harga tiket masuk Museum Macan adalah Rp100 ribu* untuk dewasa dan Rp90 ribu* untuk pelajar maupun pengunjung berusia 65 tahun ke atas. Pengunjung yang berusia 3 – 12 tahun dikenakan biaya masuk Rp80 ribu* dan anak di bawah usia 3 tahun tak dikenakan biaya masuk.

Sobat tiket yang mau datang bersama rombongan minimal berjumlah 10 orang bisa mendapatkan harga spesial plus tur khusus. Caranya? Kamu bisa mendaftar secara online lewat situs resmi Museum Macan.

Khusus sobat tiket yang merupakan penggemar seni juga bisa mendaftar sebagai anggota Macan Society dengan membayar mulai dari Rp300 ribu* per tahun. Keanggotan selama 1 tahun ini punya beberapa keuntungan untuk sobat tiket.

Mulai dari potongan harga 10% dari tiket masuk untuk 1 orang, diskon 10% untuk tiket lokakarya atau program pilihan, undangan pratinjau pameran sebelum resmi dibuka, dan lainnya. Kamu yang terdaftar menjadi anggota juga bisa masuk ke museum tanpa perlu membayar lagi.   

Cara Menuju Museum Macan

Setelah tahu tentang berbagai informasi dan kegiatan seru di Museum Macan, sobat tiket tertarik datang? Letak Museum Macan di AKR Tower Level M yang beralamat di Jalan Panjang No. 5, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Untuk tiba di museum ini, kamu bisa naik TransJakarta koridor 8 rute Lebak Bulus – Harmoni Central dan turun di halte TransJakarta Kebon Jeruk. Setelahnya, kamu cukup berjalan kaki sekitar 350 meter untuk sampai di depan Museum Macan.

Kamu yang menggunakan kereta commuter line, bisa turun di stasiun Pesing, stasiun Taman Kota ataupun stasiun Palmerah. Kemudian, tinggal berkendara sekitar 25 menit untuk sampai di museum.

Kalau sobat tiket sedang tidak berada dekat jalur koridor 8 TransJakarta atau jauh dari stasiun kereta, kamu bisa sewa mobil di tiket.com lho. Praktis dan tinggal tunggu supirnya datang. Untuk tiba di Museum Macan dengan mobil, kamu bisa melewati Jalan Panjang dan Jalan Perjuangan. Lokasi gedung AKR berada dekat gerbang tol Kebon Jeruk I.

*Keterangan harga saat artikel dibuat