,

Libur Akhir Pekan di Observatorium Bosscha, Wisata Edukasi Unik! 

Sudah ada rencana seru untuk mengisi akhir pekan ini, sobat tiket? Kalau masih bingung cari lokasi, Bandung bisa jadi solusinya. Selagi berada di kota kembang, sempatkan berkunjung ke daerah Lembang, ya!

Terdapat banyak pilihan tempat yang bisa dijadikan tujuan wisata bersama teman dan keluarga. Destinasi yang hingga sekarang masih menjadi objek wisata favorit adalah Observatorium Bosscha. Seperti apa sih serunya berkunjung ke sana? 

Rute Menuju ke Observatorium Bosscha 

Sumber: shutterstock.com

Berada di kawasan Lembang, akses jalan menuju Observatorium Bosscha sangat mudah dijangkau. Kamu bisa datang dengan kendaraan pribadi maupun dengan kendaraan umum. 

Bagi sobat tiket yang mengendarai kendaraan pribadi bisa mengarahkan kendaraan ke Jl. Setiabudi menuju ke Lembang. Setelah itu, silakan ikuti petunjuk jalan hingga sampai Pusdik Korps Wanita Angkatan Darat. Sekitar 400 meter dari sana, kamu akan sampai gerbang bawah Observatorium Bosscha. 

Kendaraan besar seperti Bus bisa diparkirkan di depan gerbang bawah. Kamu bisa melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki sekitar 800 meter, melewati gerbang atas hingga sampai di Observatorium. 

Selain menggunakan kendaraan pribadi, Observatorium Bosscha juga diakses oleh kendaraan umum. Kamu bisa menaiki angkutan umum (angkot) jurusan Stasiun Hall – Lembang, yang mengarah langsung ke gerbang bawah Observatorium Bosscha. 

Jika berasal dari luar Bandung, kamu bisa menaiki Bus Kota menuju kota Bandung dan menaiki angkutan umum menuju Terminal Ledeng. Dari Terminal Ledeng, kamu akan menemui angkutan kota jurusan St. Hall – Lembang yang mengarah Observation Bosscha.

Kemegahan Observatorium Bosscha di Lembang

Observatorium Bosscha menawarkan pengalaman wisata edukasi unik dan berkesan. Selain berfungsi sebagai sarana dalam mempelajari astronomi, observatorium ini juga bisa jadi destinasi wisata edukasi unik untuk kamu.

Selain dapat menikmati kemegahan bangunan peninggalan Belanda yang masih terjaga hingga saat ini, kamu bisa mempelajari cara kerja Teleskop Zeiss yang berukuran sangat besar dan berusia lebih dari 90 tahun. Keren banget, ya? 

Karena keunikannya, Observatorium Bosscha dinyatakan sebagai Benda Cagar Budaya oleh Pemerintah Indonesia. Hingga saat ini, observatorium ini menjadi salah satu objek vital negara yang selalu dijaga keamanan dan kelestariannya.

Apa yang Seru di Sana?

Sumber: shutterstock.com

Tidak seperti objek wisata lain di Lembang, Observatorium Bosscha tidak bisa dikunjungi sembarangan. Untuk sobat tiket yang hanya ingin berkunjung ke area observatorium, kamu bisa langsung datang ke kompleks Bosscha secara cuma-cuma. 

Kalau sobat tiket ingin masuk ke dalam observatorium, kamu harus mengikuti jadwal yang telah ditentukan oleh pihak pengelola. Tak hanya kunjungan perorangan, Observatorium Bosscha juga menerima kunjungan rombongan seperti study tour untuk anak-anak sekolah. 

Observatorium Bosscha juga menerima kunjungan dari kelompok mahasiswa untuk melakukan penelitian tentang astronomi. Selain itu, observatorium ini juga tetap menerima kunjungan dari mahasiswa atau peneliti yang ingin mempelajari sejarah, bangunan, dan lingkungan di sekitar Observatorium Bosscha. 

Berkunjung ke Observatorium Bosscha tak boleh sembarangan, lho! Kamu harus mendaftar terlebih dahulu kepada pihak pengelola. Selain itu, pihak pengelola juga menetapkan beberapa peraturan yang harus diikuti oleh pengunjung seperti datang tepat waktu, tidak membawa makanan dan minuman, dan tidak merokok di area Observatorium Bosscha. 

Jadwal kunjungannya juga tak sembarangan. Pihak pengelola sudah menentukan kapasitas dan klasifikasi pengunjung di setiap harinya. Selain melakukan kunjungan di siang hari, kamu juga bisa berkunjung ke observatorium di malam hari.  Ingin tahu informasi lengkapnya? Simak penjelasannya di bawah ini: 

Berkunjung di Siang Hari

Bagi sobat tiket yang ingin menikmati keindahan Observatorium Bosscha bisa datang di hari Sabtu dari pukul 09.00 sampai pukul 13:00, dengan kapasitas tidak lebih dari 200 orang. Dalam kunjungan siang, kamu bisa melihat cara kerja teleskop Zeiss dari dekat. 

Selain itu, kamu juga bisa melihat dan mempelajari seluk beluk tentang astronomi di Ruang Multimedia yang berada di Observatorium Bosscha. Agar dapat merasakan pengalaman unik ini, kamu harus menyiapkan uang sebesar Rp. 15.000* untuk membayar tiket masuk. 

Jadwal kunjungan umum dan perorangan berbeda dengan jadwal kunjungan rombongan dari sekolah, kampus, atau instansi. Pengunjung bersama rombongan bisa datang di hari Selasa s/d Jum’at, karena observatorium ini tutup di hari Minggu, Senin, dan Hari Libur Nasional. 

Selain mengelilingi bagian dalam Observatorium Bosscha, kamu juga bisa menikmati kemegahan bangunan khas kolonial belanda yang dibangun dari tahun 1928 ini. Arsitektur megah dan pemandangan asri. Cocok banget dijadikan latar foto selfie untuk dipajang di sosial media.

Berkunjung di Malam Hari

Jika ingin merasakan nuansa yang berbeda, kamu bisa mengikuti program kunjungan malam hari di Observatorium Bosscha. Agenda kunjungan malam tidak jauh berbeda dengan kunjungan siang. Kamu bisa melihat cara kerja teropong Zeiss dan mengunjungi Ruang Multimedia.

Namun, apabila sobat tiket berkunjung di waktu langit cerah, kamu akan mendapat kesempatan untuk melihat keindahan langit angkasa melalui Teleskop Portable dan Teleskop Bamberg yang tersedia di observatorium ini. 

Berbeda dengan kunjungan siang, jadwal kunjungan malam di Observatorium Bosscha sangat dibatasi hanya 4 kali kunjungan setiap bulannya. Kamu yang ingin berkunjung di malam hari hanya bisa datang di musim kemarau, yakni dari bulan April sampai Oktober. Untuk informasi lebih lengkap tentang kunjungan, silakan cek di website resmi pengelola Observatorium Bosscha.

Wisata Seru di Sekitar Observatorium Bosscha

Sumber: shutterstock.com

Menghabiskan waktu di Observatorium Bosscha bisa jadi agenda liburan akhir pekan yang seru. Apalagi kalau dikunjungi bersama anak dan keluarga. Melihat kemegahan Teropong Zeiss, masih banyak hal seru yang bisa dilakukan di tempat ini. 

Sebagai salah satu pusat penelitian terbaik di Bandung, Observatorium Bosscha dilengkapi dengan perpustakaan dengan koleksi buku, katalog astronomi, dan jurnal penelitian yang tentunya sangat lengkap. 

Masih berada di sekitar area Observatorium Bosscha, terdapat sebuah bengkel mekanik yang biasa digunakan untuk membuat komponen teleskop. Selain itu, kamu juga bisa melihat beberapa bangunan wisma miliki pengelola, sekaligus tempat singgah para peneliti. 

Meskipun tak bisa merasakan langsung semua fasilitas di Observatorium Bosscha, kamu tetap bisa menikmati kemegahan bangunan khas kolonial belanda dengan pondasi  kokoh dan terjaga hingga saat ini. Sungguh pemandangan yang luar biasa. 

Ayo Datang Ke Observatorium Bosscha!

Masih punya waktu untuk berkeliling spot wisata lain di Bandung? Kamu bisa mengunjungi 5 Spot Wisata Budaya di Bandung yang unik dan kaya ilmu. Liburan sambil belajar, kenapa enggak? 

Mendadak ingin berkunjung ke Bandung di akhir pekan? Cari tiket kereta api di tiket.com aja! Prosesnya simpel dan mudah, hanya dengan klik saja. Jangan lewatkan juga promo dan penawaran menarik yang bisa bikin liburan kamu semakin menyenangkan. Selamat berakhir pekan, sobat tiket!