Sanksi Ganjil Genap Jakarta 2018 - Featured Image

,

Sanksi Ganjil Genap Jakarta 2018, Berapa Denda Tilangnya Jika Melanggar?

Sanksi Ganjil Genap Jakarta 2018 – Mulai tanggal 1 Agustus 2018, sanksi untuk para pelanggar Peraturan Ganjil Genap Jakarta sudah mulai diberlakukan. Berbeda dengan uji coba Peraturan Ganjil Genap per tanggal 2 Juli 2018 lalu yang sanksinya masih berupa teguran dari petugas, sekarang sanksi ganjil genap Asian Games 2018 sudah diberlakukan secara penuh.

Kamu yang berdomisili di Jakarta atau sering beraktivitas di Jakarta tentu merasa khawatir semisal tanpa sengaja melanggar peraturan ganjil genap. Kalau bisa, jangan sampai kena tilang hanya karena belum tahu tentang penerapan peraturan ganjil genap dalam rangka menyambut Asian Games 2018 ini.

Dasar hukum Peraturan Ganjil Genap Jakarta 2018 ini adalah Peraturan Gubernur No.77 Tahun 2018 tentang Pembatasan Lalulintas dengan Sistem Ganjil-Genap Selama Penyelenggaraan Asian Games 2018 yang disahkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan.

Tentu saja, kamu harus tahu dulu rute dan jadwal Peraturan Ganjil Genap Jakarta 2018 untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan. Setelah itu, kamu perlu tahu apa sanksi Ganjil Genap Jakarta 2018 yang diterapkan kepada para pelanggar.

Tahukah kamu berapa denda tilang Ganjil Genap Jakarta 2018? Bagaimana detail sanksi ganjil genap Jakarta 2018?

Simak informasi di bawah ini untuk mengetahuinya, Sobat Tiket.

Sanksi Ganjil Genap Jakarta 2018: Berapa Denda Tilang Ganjil Genap?

Sebelumnya, tentu kamu sudah mengetahui bahwa dalam Peraturan Ganjil Genap Jakarta 2018, kendaraan berplat nomor genap dilarang melintas di rute ganjil genap pada tanggal ganjil, dan kendaraan berplat nomor ganjil dilarang melintas di rute ganjil genap pada tanggal genap.

Sesuai dengan Pergub yang mengatur sistem ganjil genap ini, dijelaskan bahwa jika ada pelanggaran maka akan dikenakan saksi ganjil genap Jakarta sesuai ketentuan dalam peraturan perundang-undangan.

Pada dasarnya, pengemudi yang tertangkap tangan melanggar peraturan ganjil genap dapat memilih untuk menerima sanksi ganjil genap Jakarta 2018, yaitu antara slip biru dan slip merah.

Perbedaan sanksi ganjil genap Asian Games ini adalah:

  1. Sanksi Slip Biru

Ada kalanya seorang pengemudi tertangkap melanggar peraturan ganjil genap 2018 dan dikenakan sanksi ganjil genap Jakarta berupa slip biru. Sudah tahukah kamu berapa denda tilang ganjil genap untuk slip biru? Jawabannya, denda maksimal yang bisa dikenakan pada pelanggar adalah 500 ribu Rupiah.

Kalau kamu mengira denda ganjil genap ini langsung dibayarkan di tempat saat kamu kena tilang, sebenarnya itu kurang tepat, Sobat Tiket. Petugas pelaksana Peraturan Ganjil Genap mengharuskan pelanggar untuk membayar denda ganjil genap via transfer melalui Bank BRI. Sebelum ke bank, pengemudi yang melanggar peraturan ini akan diarahkan ke kantor polisi untuk meminta cap, kemudian pelanggar tersebut datang ke kantor BRI yang ditunjuk dan melakukan transfer.

Setelah melakukan pembayaran denda tilang ini, bank akan memberikan bukti pembayaran denda tilang yang bisa ditukarkan dengan SIM atau STNK yang disita oleh petugas kepolisian. Setelah proses ini selesai, kamu bisa kembali melanjutkan perjalananmu tanpa harus mengikuti sidang.

Sanksi Ganjil Genap Jakarta 2018

Namun, muncul pertanyaan baru, bagaimana jika pelanggar terkena tilang pada malam hari saat bank sudah tutup?

Tenang, ada petugas khusus di Kantor Satlantas yang ditunjuk untuk membayarkan uang denda tilang jika bank sudah tutup. Kamu dapat menyerahkan uangmu pada petugas khusus ini dan mereka akan membantumu menyetorkan denda tilang kepada bank, sekaligus melakukan pelaporan. Dari petugas khusus ini kamu akan mendapatkan tanda bukti setor yang menandakan bahwa kamu telah membayar denda.

Jadi, kamu tidak perlu khawatir jika perjalananmu akan tertunda. Kamu juga tidak perlu melakukan sidang, karena sidang untuk penerima sanksi slip biru dilakukan secara verstek atau tanpa kehadiran tergugat (pihak pelanggar).

  1. Sanksi Slip Merah

Sanksi ganjil genap Asian Games 2018 berupa slip biru telah memberikan solusi untuk mempercepat proses pengembalian SIM atau STNK tanpa sidang. Namun, bagaimana jika pelanggar merasa keberatan dengan jumlah denda tilang yang harus dibayarkan setelah kepergok melanggar peraturan ganjil genap ini? Apakah pelanggar bisa melakukan negosiasi untuk sanksi ganjil genap Jakarta 2018 ini?

Ternyata, jika tidak terjadi kesepakatan antara petugas kepolisian dan pelanggar peraturan ganjil genap tentang pembayaran denda ganjil genap, besaran denda bisa disepakati melalui sidang, tidak bisa negosiasi di tempat.

Artinya, pelanggar akan dikenakan sanksi ganjil genap Jakarta berupa slip merah untuk melanjutkan ke pengadilan. Nantinya, besaran denda tilang yang harus dibayar akan ditentukan oleh majelis hakim sesuai keputusan persidangan.

Ketika peraturan ganjil genap ini mulai diterapkan, ada ribuan pelanggar yang telah terkena sanksi ganjil genap Jakarta 2018. Peraturan ini memang diterapkan sangat ketat dalam rangka pelaksanaan Asian Games 2018. Jadi, jangan lupa untuk memerhatikan rute, jadwal, dan sanksi peraturan ganjil genap Jakarta 2018 ini agar tidak terkena sanksi ganjil genap Jakarta 2018.

Peraturan ganjil genap ini tidak hanya harus diperhatikan oleh mereka yang berdomisili di Jakarta saja, lho. Kalau kamu kebetulan berkunjung ke Jakarta untuk liburan atau kepentingan pekerjaan, jangan lupa untuk memerhatikan peraturan ini juga, ya. Jangan lupa untuk membuat kunjungan kamu di Jakarta menjadi lebih nyaman dengan pesan hotel di Jakarta di tiket.com.

Mau ke mana? Ke mana pun, tiket.com aja!