,

Keluarkan Peraturan Baru, Pemerintah Singapura Himbau Pengunjung dari ASEAN Patuhi Ini

Update: 26/03/2020

 

Kamu yang berencana akan melakukan perjalanan bisnis atau perjalanan penting lainnya ke Singapura, artikel berikut ini penting banget untuk kamu ketahui. Karena hal ini menyangkut peraturan yang baru saja diberlakukan oleh pemerintah Singapura kepada seluruh pengunjung terkait Covid-19.

Melalui laman resmi www.gov.sg, pemerintah Singapura menghimbau siapapun yang akan berkunjung ke Singapura untuk mematuhi peraturan baru ini. Berikut ini informasi lengkap mengenai peraturan terbaru dari pemerintah Singapura yang diperbaharui pada hari Senin, 23 Maret 2020.

Informasi Penting Peraturan Pemerintah Singapura Terbaru

Terhitung sejak hari Senin, 23 Maret 2020 pukul 11.59, pemerintah Singapura kembali memperbaharui peraturan dalam memperketat pembatasan penyebaran virus corona di Singapura. Peraturan ini dimulai dari tidak diizinkannya pengunjung jangka pendek yang datang ke Singapura, baik untuk transit ataupun untuk kepentingan lainnya.

Dalam hal ini ada pengecualian bagi beberapa orang yang bisa memasuki Singapura. Seperti semua pemegang izin kerja dan mereka yang menyediakan layanan penting seperti perawatan kesehatan atau transportasi. Serta pekerja rumah tangga yang merawat orang tua atau anak-anak.

Peraturan ini dibuat pemerintah Singapura untuk memperketat kontrol perbatasan karena telah melihat peningkatan risiko kasus virus corona yang diimpor ke negara Singapura. Kementerian Kesehatan Singapura (MOH) mengatakan bahwa sebanyak 80 persen dari kasus COVID-19 baru selama tiga hari terakhir adalah virus yang datang dari luar melalui pengunjung.

Selain meminimalkan risiko impor kasus COVID-19 ke Singapura, kebijakan baru ini juga bertujuan untuk menghemat sumber daya sehingga negara dapat fokus pada penyediaan perawatan medis bagi warga Singapura.

Tindakan Pengawasan Perbatasan Singapura untuk COVID-19

1. Pengunjung dengan riwayat perjalanan dalam 14 hari terakhir ke semua negara / wilayah lain

– Penduduk Singapura dan pemegang pass jangka panjang akan diberikan pemberitahuan tinggal di rumah selama 14 hari.*

– Pengunjung jangka pendek tidak akan diizinkan masuk atau transit di Singapura

2. Pengunjung dari Provinsi Hubei (Daratan Cina)

– Penduduk Singapura dan pemegang paspor jangka panjang akan dikarantina selama 14 hari.

– Pengunjung jangka pendek tidak akan diizinkan masuk atau transit di Singapura

 

*Catatan: Pemberitahuan tinggal di rumah selama 14 hari (SHN) berarti seseorang harus tinggal di rumah setiap saat selama 14 hari. Saat kamu tiba di Singapura, maka kamu akan diberikan pemberitahuan secara resmi. Pastikan untuk mematuhi pemberitahuan tersebut karena pihak berwenang di Singapura akan selalu memeriksa apakah kamu mematuhi peraturan tersebut atau tidak. 

Mereka akan memeriksa keberadaan kamu menggunakan panggilan telepon acak, kunjungan rumah atau tindakan lain. Kamu akan menghadapi hukuman jika tidak mematuhi pemberitahuan tersebut.

Jika kamu berencana untuk bepergian ke Singapura dalam waktu dekat, silakan merujuk ke informasi yang tiket.com sebutkan di atas, sobat tiket. Terlepas dari Singapura yang telah menerapkan kontrol perbatasan yang lebih ketat, negara-negara lain di dunia telah memberlakukan lockdown untuk menahan pandemi ini.

Be Safe and Stay Healthy, sobat tiket!

Peraturan ini tentunya sebagai bentuk dari pencegahan semakin luasnya penyebaran virus corona di Singapura. Jadi, untuk sobat tiket yang harus berkunjung ke Singapura untuk urusan penting, tetap perhatikan kesehatan dan keselamatan kamu, ya. Karena keselamatan kamu adalah yang utama bagi kami.

Jika kamu membutuhkan bantuan terkait tiketmu, kamu bisa menghubungi Customer Care tiket.com via Whatsapp di 0855 1500 878, email [email protected], atau melalui saluran telepon di 0804 1500 878.