Site icon tiket.com

Wisata Kapal Pinisi di Museum Samudraraksa Borobudur, Berasa di Laut Beneran!

Museum Samudraraksa Borobudur

Nenek moyangku seorang pelaut 

Gemar mengarung luas samudra ?

Lagu di atas pasti udah nggak asing lagi buat kamu, sobat tiket. Wilayah Indonesia yang terdiri dari jajaran pulau yang dikepung lautan membuat dunia maritim menjadi sesuatu yang lekat dengan kehidupan bangsa kita.

Tahu nggak, di Taman Wisata Candi Borobudur, pengunjung bisa belajar banyak banget soal teknologi kapal tradisional dan sejarahnya di masa lalu, lho!

Baca juga:

Pengelola Candi Buddha terbesar di dunia ini kayak nggak ada habis-habisnya berinovasi. Kamu perlu tahu kalau Candi Borobudur juga punya museum yang keren abis.

Namanya adalah Museum Samudraraksa Borobudur. Lokasinya berada di area Taman Wisata Candi Borobudur di Magelang, Jawa Tengah.

Di museum ini, tersimpan kapal pinisi Samudraraksa yang terinspirasi dari relief Borobudur. Ssst… kapal ini beneran pernah berlayar lho, dari Jakarta ke Ghana di Afrika pada tahun 2003. Hebatnya, pelayaran tersebut hanya mengandalkan tenaga angin!

Kapal Samudraraksa dibuat tanpa menggunakan besi, hanya menggunakan kapak dan bahan-bahan dari alam seperti getah pohon damar untuk melekatkan bagian demi bagian. 

Nama Samudraraksa diambil dari bahasa Sansekerta yang berarti “Pelindung Lautan”. Pembuat kapal ini adalah Bapak As’ad Abdullah dari Pulau Pagerungan Kecil, Madura.

Oke deh, daripada penasaran, mending kita mulai aja nih jalan-jalan ke Museum Samudraraksa Borobudur. Siap-siap terpukau, ya!

Pembuatan Kapal Pinisi Terinspirasi dari Relief Borobudur

Perjalanan kita ke Museum Samudraraksa Borobudur dimulai dari pintu masuk utama. Di sini kamu akan kenalan dengan Raka yang menjadi maskot Museum Samudraraksa. Nanti, Raka bakal nemenin kamu untuk ‘mengarungi’ kehebatan museum ini. 

Saat masuk ke bagian depan museum, terdapat relief Lalitavistara. Relief ini menceritakan tentang asal mula kehidupan sang Buddha, seperti yang terukir di dinding Candi Borobudur.

Di relief inilah terdapat gambar kapal pinisi yang menjadi inspirasi dibangunnya Kapal Samudraraksa. Tim pembuat kapal ingin membuktikan kehebatan teknologi kapal di masa lalu, hingga akhirnya tercipta Kapal Samudraraksa yang berlayar sampai ke Afrika.

Di ruang pameran bagian tengah museum, kamu bisa melihat miniatur kapal dari berbagai zaman. Ada juga koleksi benda bersejarah yang dipamerkan di kotak kaca. Misalnya peralatan yang digunakan di kapal pada masa lampau, serta barang-barang kuno yang diangkat dari kapal yang tenggelam di perairan Nusantara.

Kamu bisa belajar banyak nih kalau datang ke museum ini, sobat tiket! Wah, menarik banget yaaaaaa..

Terpukau dengan Cinema Interaktif, Berasa di Laut Beneran

Museum Samudraraksa nggak bakal bikin bosen untuk dikunjungi berkali-kali. Soalnya, di sini ada teknologi cinema interaktif yang bakal bikin kamu terpesona, sobat tiket.

Dengan teknologi cinema interaktif ini, kamu bisa bermain dengan ikan dan hewan laut virtual yang ‘berenang-renang’ di bawah kakimu. Jika diinjak atau disenggol dengan kaki, para makhluk laut ini akan berlari seperti nyata!

Kerennya lagi, layar yang mengepung di sekelilingmu juga memiliki sensor yang bisa membaca pergerakan pengunjung saat ingin berinteraksi dengan Raka dan kawan-kawan. 

Nah, fasilitas cinema interaktif ini sudah dimulai sejak tahun 2018. Dengan cinema berdurasi 10 menit, kamu akan melihat petualangan Raka dalam menjelajahi ruang dan waktu. Untuk belajar dan mengeksplorasi ruangan ini, masing-masing pengunjung diberi waktu selama 20 menit.

Di ruangan cinema interaktif juga terdapat kapal Samudraraksa. Kapal tradisional yang megah banget ini berukuran sepanjang 18,29 meter, dengan lebar 4,50 meter, dan tinggi 2,25 meter. Kapasitas kapal saat berlayar adalah 16 orang.

Saat berlayar pada tahun 2003, kapal ini dinahkodai oleh Bapak I Gusti Putu Ngurah Sedana yang berpengalaman sebagai angkatan laut dan saat ini menjabat sebagai General Manager Taman Wisata Candi Borobudur. Saat itu, kapal ini mengarungi lautan dengan rute Jakarta – Seychelles – Madagascar – Cape Town – Santa Helena dan berakhir di Ghana.

Bayangin aja, rute yang sejauh itu ditempuh dengan mengandalkan layar dengan tenaga angin. Terbukti kan kalau teknologi zaman dulu pun nggak kalah hebatnya dengan teknologi masa kini. Makin bangga kan sama nenek moyang kita?

Di museum yang keren dan canggih banget ini, pengunjung bisa belajar bersama-sama tentang sejarah kelautan. Apalagi Indonesia adalah negara poros maritim. Jadi sobat tiket harus tahu seperti apa kehebatan dunia maritim di Nusantara.

Makin nggak bisa nolak kan buat jalan-jalan ke tempat wisata ini? Eh, jangan lupa buat ajak anak atau adik kesayanganmu pas datang ke sini.

Soalnya, wisata edukasi dengan cinema interaktif pasti bikin mereka senang! Nggak cuma bisa melihat ikan berenang di lantai, kamu juga bisa nyobain panen sayur atau bikin kapal bareng-bareng dengan Raka di cinema interaktif ini. Wow, seruuu!

Jalan-Jalan ke Magelang, Jangan Lupa Mampir ke Museum Samudraraksa

Kamu pasti udah nggak sabar kan ingin datang sendiri ke Museum Samudraraksa Borobudur. Selain keren, harga tiket masuk ke tempat wisata ini juga terjangkau.

Kalau ingin masuk ke ruangan kapal Samudraraksa dan cinema interaktif cuma dikenakan tiket sebesar Rp25.000* untuk dewasa dan anak-anak. Jika sobat tiket cuma ingin masuk ke museumnya saja, gratis kok!

Harga tiket masuk museum: tidak dipungut biaya (sudah termasuk dalam tiket masuk ke taman wisata Candi Borobudur)*

Harga tiket masuk ke ruangan cinema interaktif: Rp25.000 per orang (pengunjung dewasa dan anak). Pembelian dilakukan on the spot*

Jam & hari buka: Setiap hari, 08.00 – 16.00 WIB (selama pandemi)*

Alamat: Taman Wisata Candi Borobudur, Jalan Badrawati, Borobudur, Magelang (Cek di Google Maps)

Klik di sini untuk pesan tiket masuk Candi Borobudur di tiket.com

Eh, iya, jangan lupa buat pakai kaos kaki dan melepas sepatu atau sandal saat masuk ke ruangan cinema interaktif, ya. Untuk pengunjung yang lupa bawa kaos kaki, kamu bisa mendapatkan kaos kaki baru dengan tambahan biaya sebesar Rp5.000* aja.

Jangan lupa, cek tiket.com untuk pesan hotel di Magelang. Cek juga artikel lainnya tentang Borobudur di blog tiket.com karena banyak banget info seru yang bisa kamu eksplorasi.

Tetap patuhi protokol kesehatan di mana pun berada agar kamu selalu aman, ya. Jangan lupa terus pakai masker dan jaga jarak.

mau ke mana? semua ada tiketnya!

*Informasi valid saat artikel ini ditulis. Harga dan ketentuan lainnya dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan pengelola.