Mitos Virus Corona

,

Mitos Virus Corona, Advis Penting yang Harus Kita Ketahui

Dengan semakin meluasnya penyebaran virus corona, bukan hanya di Indonesia namun juga di seluruh dunia, semakin banyak pula informasi yang bermunculan terkait pandemi ini. Kita disarankan untuk tidak panik, tetapi harus tetap waspada.

Dari sejumlah informasi yang beredar, ada beberapa yang nyatanya salah kaprah dan malah menimbulkan kecemasan yang semakin tinggi di kalangan masyarakat. Untuk itu kamu wajib mengetahui beberapa mitos dan fakta mengenai virus corona agar kamu bisa mengantisipasinya dengan lebih baik.

Mitos dan Fakta Terkait Virus Corona

Berikut adalah beberapa mitos yang muncul dan tidak bisa dibenarkan informasinya. Penjelasan di bawah berdasarkan advis yang diberikan oleh World Health Organization. Mari kita simak faktanya.

1. Mitos: Virus Corona Tidak Bisa Hidup di Iklim Tertentu

Fakta: Dari kejadian sejauh ini, virus corona bisa menyebar di semua area, termasuk juga kawasan negara yang memiliki iklim panas dan lembap. Sebaliknya pun demikian, belum ada bukti bahwa virus corona bisa mati ketika udara sangat dingin.

Bagaimanapun cuaca di tempat kamu tinggal, atau tempat yang akan kamu kunjungi, selalu waspada dan lakukan tindakan yang menghambat penyebaran virus ini.

Salah satu cara terbaik untuk menghambat penyebaran virus corona adalah dengan sering mencuci tangan. Dengan begitu kamu bisa terhindar dari virus yang mungkin sudah ada di tanganmu dan menghindari infeksi ketika kamu menyentuh mata, hidung, atau mulut.

2. Mitos: Mandi Air Panas Bisa Mencegah Infeksi Virus Corona

Fakta: Mandi dengan menggunakan air panas tidak akan mencegah seseorang terinfeksi virus corona. Justru, kamu malah akan menyakiti diri sendiri jika kamu mandi menggunakan air yang terlalu panas.

3. Mitos: Suhu Tubuh yang Tinggi Adalah Indikasi Terinfeksi Corona

Fakta: Salah satu gejala yang muncul ketika seseorang sudah terinfeksi oleh virus corona adalah demam tinggi. Thermometer memang efektif untuk mendeteksi ketika suhu tubuh kita sedang di atas normal.

Suhu normal dari tubuh kita adalah 36.5°C – 37°C dan tidak akan terpengaruh oleh kondisi suhu di sekitar. Namun, orang yang sudah terinfeksi virus ini tidak akan langsung terlihat dari suhu tubuh yang tinggi saja.

Hal ini dikarenakan virus corona memerlukan waktu antara 2 hingga 10 hari untuk membuat orang yang sudah terinfeksi menjadi jatuh sakit dan demam. Tetap waspada dan jaga kesehatan meskipun tubuh kamu tidak demam tinggi.

4. Mitos: Menyemprotkan Alkohol ke Tubuh Bisa Membunuh Virus Corona

Fakta: Hal ini benar adanya, namun dengan catatan, virus yang mati terbunuh oleh alkohol hanyalah virus yang berada di bagian permukaan tubuh saja. Virus yang sudah masuk ke dalam tubuh tidak akan terpengaruh oleh hal ini.

Justru jika kamu terlalu banyak menyemprotkan alkohol ke tubuh, kamu bisa membahayakan bagian tubuh tertentu seperti mata dan mulut. Gunakan alkohol dengan instruksi sesuai dengan yang direkomendasikan.

 5. Mitos: Vaksin Flu & Pneumonia Melindungi Kita dari Virus Corona

Fakta: Hingga saat ini belum ada vaksin yang bisa melindungi tubuh kita dari serangan virus corona. Virus ini merupakan jenis baru dan berbeda dari virus yang lain sehingga memerlukan vaksin tersendiri.

Sejauh ini para peneliti sedang berusaha untuk mengembangkan vaksin yang bisa melawan serangan virus corona jenis COVID-19 ini. WHO merekomendasikan agar orang mengambil vaksin untuk penyakit pernapasan untuk membantu menjaga kesehatan.

6. Mitos: Virus Corona Hanya Menyerang Orang dengan Usia Lanjut

Fakta: Orang dari segala usia bisa terinfeksi oleh virus corona. Bukan hanya orang dengan usia lanjut saja, virus ini juga bisa dengan mudah menginfeksi orang dengan kondisi medis seperti asma, diabetes, hingga penyakit jantung.

WHO menyarankan agar semua orang dari semua kalangan usia ikut serta menjaga diri mereka dari serangan virus. Hal yang bisa dilakukan adalah dengan menjaga kebersihan tangan dan juga kebersihan pernapasan.

7. Mitos: Antibiotik Efektif Mencegah dan Mengatasi Corona

Fakta: Sama sekali keliru. Antibiotik hanya efektif terhadap bakteri, bukan virus. Sedangkan corona adalah jenis virus sehingga antibiotik tidak bisa digunakan untuk mencegah ataupun mengatasi infeksi.

Meskipun demikian, ketika seseorang dirawat di rumah sakit karena virus ini, ia akan tetap mendapatkan antibiotik karena infeksi dari bakteri masih memungkinkan.

Jaga Keselamatan Kita dengan Informasi yang Sehat

Di tengah penyebaran virus corona yang semakin luas ini, kita harus tetap waspada, mulai dari menjaga kesehatan diri sendiri, hingga kesehatan dari informasi yang kita terima. tiket.com berharap agar semua sobat tiket senantiasa aman di tengah kondisi ini. Jaga kesehatan ya, sobat tiket!

 

Baca Juga:

Pandemi Global Virus Corona, Stay Safe dengan Informasi Lengkap Ini

Cari Tahu Arti dan Pentingnya Social Distancing saat Pandemi Virus Corona

Tips Tetap Sehat, Ayo Minimalisir Penyebaran Virus Corona