Kecurangan

Waspada! Inilah Deretan Kecurangan Yang Mungkin Kamu Alami Saat Traveling.

Perbincangan antara dirimu dan seorang temanmu di pantry kantor sore itu memang tidak jauh dari kata mengeluh. Tidak hanya keluhan tentang pekerjaan, tapi juga tentang masalah pribadi. Terlalu jenuh dan kesal, hingga rasanya pergi traveling yang jauh bisa menjadi solusi jitu. Apalagi kalian baru saja menerima bonus tahunan dari kantor.

Pergi traveling ke Bali, Lombok, Raja Ampat, atau ke Eropa, ke manapun kalian pergi, traveling memang selalu menyenangkan. Namun, tidak hanya menyenangkan, traveling juga punya sisi gelap yang harus kamu perhatikan. Salah satunya adalah penipuan dan kecurangan yang mungkin akan kamu hadapi. Lalu, deretan kecurangan dan penipuan apa yang sering terjadi? Dan bagaimana solusinya? Inilah deretan kecurangan yang mungkin kamu alami saat traveling, beserta solusinya.

1. Taxi Scam
Ke manapun kalian pergi, terutama ke kota-kota tujuan wisata, yang namanya penipuan argo taksi memang hampir selalu ada. Tidak hanya di Indonesia saja, bahkan di beberapa negara Asia dan Eropa penipuan di dalam taxi sering banget terjadi. Yang paling sering? Tentu saja penipuan harga argo taksi yang meluncur deras. Bahkan terkadang ada yang ekstrim hingga terang-terangan mematok harga tinggi.

Supaya enggak terkena hal seperti ini, ada baiknya kamu melakukan survei dan mempelajari situasi kota yang kamu tuju terlebih dahulu. Ya, kira-kira mirip seperti mbak dalam video di atas deh.

2. Penipuan Sewa Motor
Pernahkah kamu memilih untuk menyewa sepeda motor untuk berkeliling kota tujuan wisatamu? Ya, terkadang memang menggunakan sepeda motor untuk berkeliling memang lebih asik. Namun, untuk hal ini pun kamu harus perlu berhati-hati. Hal itu karena terkadang banyak juga penyedia jasa sewa motor yang nakal dan curang.

Hampir sama dengan kasus pada taksi, para penyewa jasa sepeda motor juga sering banget melakukan kecurangan. Yang paling sering adalah tiba-tiba menagih biaya tambahan yang sebetulnya tidak perlu kamu bayar. Untuk itu, ada baiknya kamu pintar dalam memilih jasa penyewaan motor. Bagusnya sih, pilihlah penyedia jasa yang mau dibayar penuh di awal dan pastikan tidak ada pungutan tambahan dalam perjanjian di awal sewa.

3. Harga Makanan Yang Tidak Wajar
Penipuan atau kecurangan yang sering terjadi berikutnya adalah soal makanan. Terkadang, pedagang makanan atau jajanan tahu perbedaan antara turis dengan warga sekitar. Dan kabar buruknya, mereka sering mengambil keuntungan dari situ. Terkadang, para pedagang makanan yang licik sering menembak langsung harga makanan yang sudah terlanjur kamu makan. Harganya pun tidak main-main, bisa melonjak hingga 2x lipat.

Solusinya? Tentu saja di manapun kamu berada, pastikan kamu makan di tempat yang memiliki harga yang pasti. Atau jika kamu memang ingin mencoba menu jajanan di pinggir jalan, pastikan kamu bertanya dahulu harga jajanan yang kamu inginkan kepada si penjual.

4. Transaksi Yang Error
Di jaman yang serba modern ini, perihal transaksi pembayaran sangatlah mudah. Proses transaksi tidak lagi hanya melalui uang fisik, tetapi bisa juga melalui transaksi virtual dan transaksi elektronik seperti kartu kredit dan debit.

Untuk proses transaksi elektronik yang menggunakan kartu debit atau kredit, proses ini banyak digandrungi karena tergolong cukup mudah dilakukan. Hanya tinggal gesek, dan semua transaksi selesai. Sayangnya, hal ini sering banget disalahgunakan oleh para pelayan toko atau restoran. Seringkali mereka berbuat curang dengan berkata bahwa transaksi gagal dan kita harus mengulangi lagi dari awal. Padahal, terkadang transaksi tersebut sudah masuk dan kamu dirugikan. Nah, untuk kasus seperti ini, pastikan kamu tahu segala proses transaksi tersebut, dan rajin mengecek riwayat transaksi pada rekening kamu.

Itu tadi beberapa potensi kecurangan yang bisa kamu alami saat traveling. So, hati-hati saat pergi traveling yah, Sobat Tiket.

Comments

comments

Dimas KurniaDitulis Oleh:

Orangnya gampang diajak jalan-jalan.