persyaratan ibu hamil naik pesawat.
persyaratan ibu hamil naik pesawat.

, ,

Mau babymoon? Cek dulu persyaratan ibu hamil naik pesawat.

Berencana untuk merayakan babymoon di luar kota atau di luar negeri. Sebelum siap-siap terbang ke destinasi tujuan perhatikan terlebih dahulu mengenai persyaratan apa saja yang wajib Sobat Tiket ketahui sebelum terbang dengan maskapai favorit. Ya, setiap maskapai pasti punya persyaratan ibu hamil naik pesawat yang harus diikuti demi kenyamanan bersama saat terbang.

Setiap maskapai di Indonesia memberlakukan persyaratan yang berbeda mengenai ibu hamil yang akan terbang dengan pesawat. Bikin perjalanan bersama calon anak aman dan nyaman, ada baiknya sebelum pergi Sobat Tiket memperhatikan persyaratan ibu hamil naik pesawat berikut ini sebelum terbang

Syarat ibu hamil naik pesawat Citilink

  1. Pastikan penumpang memiliki surat rekomendasi terbang dari Dokter yang berlaku 7 (tujuh) hari sejak tanggal dikeluarkan. Serta, mengisi surat pernyataan yang dikeluarkan oleh Citilink.
  2. Usia kehamilan hingga 27 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas pada saat check-in yang membebaskan Citilink dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.
  3. Untuk usia kehamilan 28-34 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas dan menyertakan surat keterangan medis dari dokter. Tanggal yang tercantum di surat keterangan ini tidak bolehmelebihi 30 hari sejak tanggal keberangkatan maupun kepulangan.
  4. Kehamilan 32 hingga 35 minggu (inklusif): Penumpang hanya boleh melakukan penerbangan tidak lebih Dari 3 jam (180 menit). Lebih dari 35 Minggu tidak diizinkan untuk melakukan penerbangan dengan menggunakan Maskapai Citilink

Persyaratan ibu hamil naik pesawat Garuda Indonesia

  1. Kehamilan pertama, ibu hamil diperbolehkan terbang hingga usia kehamilan mencapai 32 minggu. Penumpangdiwajibkan mengisi Formulir Informasi Medis (MEDIF).
  2. Mulai dari kehamilan kedua, penumpang tidak diperbolehkan terbang jika kehamilan sudah pada usia 32 minggu.

Persyaratan ibu hamil naik pesawat AirAsia:

  1. Tanggal yang tercantum di surat rekomendasi dokter tidak boleh melebihi 30 hari sejak tanggal keberangkatan maupun kepulangan.
  2. Usia kehamilan hingga 27 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas pada saat check-in yang membebaskan AirAsia dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.
  3. Usia kehamilan 28-34 minggu, penumpang diwajibkan menandatangani Pernyataan Pertanggungjawaban Terbatas dan menyertakan surat keterangan medis dari dokter
  4. Penumpang dengan usia kehamilan di atas 35 minggu tidak diizinkan terbang.

Persayaratan ibu hamil naik pesawat Batik Air, Lion Air, Wings Air dan Malindo:

  1. Ibu hamil dengan usia kehamilan di atas 28 minggu diwajibkan menyertakan surat keterangan medis yang menyatakan bahwa penumpang sehat secara medis untuk ikut dalam penerbangan.
  2. Penumpang juga diminta mengisi formulir pertanggungan risiko Form of Indemnity (FOI) yang membebaskan maskapai dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.

Persayaratan ibu hamil naik pesawat Sriwijaya Air dan NAM Air:

  1. Ibu hamil dengan usia kehamilan maksimal 32 minggu wajib menyertakan surat keterangan medis dari dokter dan juga mengisi surat pernyataan yang tersedia di bandara maupun kantor cabang Sriwijaya Air. Surat pernyataan ini membebaskan Sriwijaya dari pertanggungjawaban terhadap hal-hal yang tidak diinginkan selama penerbangan.

Itulah beberapa persyaratan yang wajib Sobat Tiket ketahui sebelum terbang bersama ibu hamil. Happy babymoon!

[fbcomments]