Padang Mengatas

,

Menikmati Pemandangan Desa A la Selandia Baru, di Padang Mengatas

Pernahkah kalian melihat film Hobbit yang menampilkan padang hijau yang luas, lengkap dengan suasana peternakan dan berbagai tanaman segar? Rasanya pasti selalu bersemangat jika hidup dan tinggal di suasana pedesaan yang asri dan segar seperti itu. Dan, buat kamu yang pernah melihat film tersebut, tentunya kamu pasti langsung ingin pergi menuju ke Selandia Baru. Ya, pemandangan desa a la Selandia Baru memang menjadi tempat lokasi shooting film tersebut. Namun, kalau ingin melihat suasana pedesaan seperti ini, apakah harus jauh pergi ke Selandia Baru? Tentu tidak, di Indonesia juga ada tempat seindah ini.

Banyak dari kita sudah mengetahui keindahan pedesaan padang hijau di Selandia Baru. Pesona memikat yang pastinya membuat kita menjadi segar, bersemangat, dan betah. Tapi, jika kamu berpikiran harus jauh-jauh pergi ke Selandia Baru untuk menikmati hal ini, kamu salah besar.

Kalau di foto utama di muka artikel ini, memang suasana di Selandia Baru, tapi tidak perlu pergi jauh ke Selandia Baru untuk menikmati suasana seperti itu. Di Sumatera Barat, ada sebuah tempat bernama Padang Mengatas yang punya keindahan mirip seperti pedesaan di Selandia Baru. Bahkan mungkin bisa jauh lebih indah.

Padang Hijau yang Luas

Sumber
Padang Mengatas
Sumber

Terletak di Payakumbuh, Padang Mengatas atau dalam bahasa lokal sering disebut dengan nama Padang Mangateh, memang menyajikan padang hijau yang asri dan luas banget! Mirip seperti beberapa savana lainnya di Indonesia, sebut saja seperti Sembalun di Lombok, atau savana di Sumba, savana hijau nan luas yang berada di Padang Mengatas ini juga berada di kaki gunung. Lokasi ini tepatnya berada di kaki Gunung Sago. Tentu saja, selain bisa melihat pemandangan padang hijau yang luas, lengkap beserta rangkaian hewan ternak, kamu juga bisa melihat panorama pegunungan yang indah dan keren.

 

A post shared by Ryan Santoso (@ryansant) on

Tidak hanya itu, kabarnya kamu juga bisa menikmati indahnya sunset dan sunrise di tempat yang sama. Yaiyalah, namanya juga pegunungan.

Peninggalan Hindia Belanda


Meskipun masih bagus dan semakin populer, ternyata kawasan Padang Mengatas ini sudah ada sejak jaman Belanda, loh. Kawasan peternakan di Padang Mengatas ini, konon kabarnya sudah berdiri sejak tahun 1916, atau pada masa pemerintahan Hindia Belanda. Wow, lama juga yah, kamu (dan kita semua) sepertinya belum lahir tuh. Pada tahun 1936, kawasan yang tadinya adalah peternakan kuda ini, sempat berubah fungsi menjadi peternakan sapi. Dan kemudian, pada sekitar tahun 1950, pemerintah melakukan pemugaran kembali kawasan ini.