Menjelajahi Desa Pengrajin Batik Indonesia

, ,

Menjelajahi Desa Batik Indonesia

Ada banyak cinderamata menarik yang dapat Anda temukan saat mengunjungi sebuah daerah di Indonesia, salah satunya adalah kain batik. Hampir di seluruh Indonesia Anda dapat menemukan seni tradisional yang kini telah mendunia. Ada beberapa daerah pengrajin batik yang dapat disinggahi saat Anda berlibur. Tidak hanya batik-batik dengan kualitas terbaik saja, Anda juga dapat mengetahui proses pembuatan batik langsung dari pengrajinnya. Daerah pengrajin batik mana saja yang dapat Anda singgahi? Berikut daftarnya.

  1. Desa Batik Laweyan, Surakarta

Menelusuri kembali lorong-lorong di antara tembok-tembok di Laweyan, Surakarta (Solo) membuat Anda mampu meresapi kejayaan masa lalu dari kampung batik tersebut. Desa Laweyan telah terkenal menjadi desa pengrajin batik sejak abad ke-15 dan menjadi saksi dari berdirinya asosiasi dagang pertama di nusantara pada tahun 1912. Tidak hanya batik, di sini Anda akan menemukan rumah tua tradisional gaya Jawa, Eropa (Indisch), China dan Islam.

batik2

  1. Desa Batik Giriloyo, Yogyakarta

Yogyakarta memiliki banyak kampung industri tradisional, salah satunya adalah Kampung Batik Giriloyo. Desa yang terletak di tenggara Yogyakarta, dapat Anda tempuh dari pusat kota atau Kraton Yogyakarta dalam waktu sekira 30 menit. Di sini Anda dapat belajar dan mencari tahu tentang proses pembuatan batik khas Yogyakarta langsung dari para pengrajin yang turun-temurun telah menghasilkan banyak karya seni batik. Beberapa nama ragam hias atau motif batik Yogyakarta antara lain: Parang, Banji, tumbuh-tumbuhan menjalar, tumbuh-tumbuhan air, bunga, satwa, Sido Asih, Keong Renteng, Sido Mukti, Sido Luhur, dan Semen Mentul.

1747473membuat-batik780x390

  1. Desa Batik Kemplong, Pekalongan

Tidak lengkap rasanya jika ke Kota Batik Indonesia di Pekalongan tanpa singgah di Kampung Batik Kemplong, Pekalongan. Desa yang diyakini menjadi cikal bakal batik pesisir di kabupaten Pekalongan ini telah lama terkenal diantara saudagar asalh Cina dan Timur Tengah. Saat berkunjung ke desa ini, Anda dapat dengan mudah menemukan banyaknya pengrajin batik yang sedang melakukan kegiatan produksi. Selain itu, Di desa ini Anda akan menemukan banyak pengrajin batik seperti Batik Mahkota Ratu, Batik Pesisir, Batik Kencana dan masih banyak lagi.

kain-batik-pekalongan_l-153927-242386

  1. Desa Batik Trusmi, Cirebon

Inilah pusat industri batik di Cirebon sekaligus tempat wisata kuliner yang wajib Anda kunjungi saat berlibur ke Cirebon. Nama Trusmi itu sendiri berasal dari nama seorang tokoh Islam yang konon murid setia dari Sunan Gunung Jati, yaitu Ki Gede Trusmi. Beliau mengajarkan Islam kepada penduduk setempat sekaligus mengajarkan cara membatik. Pelajari secara langsung bagaimana proses pembuatan Motif Megamendung yang menjadi motif terkenal dari Cirebon langsung dari pengrajin batik Desa Trusmi.

cirebon-7

  1. Desa Klampar, Pamekasan, Madura

Jika berkunjung ke Surabaya, sempatkan diri untuk menyebrang ke Madura dan menjelajahi Desa Klampar, Pemekasan. Dimana Anda dapat menemukan & belajar langsung tentang pembuatan batik Madura yang kaya dengan karakter yang kuat, mencerminkan kebebasan, serta memiliki warna-warna berani. Belajar dan cari tahu lebih dalam tentang proses pembuatan hingga filosofi yang terkandung di dalam sehelai batik Madura langsung dari pengrajinnya di Pemekasan.

Perajin  menyelesaikan pembuatan batik bertepatan dengan Hari Batik Nasional, di sentra batik Desa Klampar, Pamekasan, Jatim, Rabu (2/10). Pemerintah menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai hari batik nasional. ANTARA FOTO/Saiful Bahri/Koz/mes/13.

Itulah beberapa Desa batik yang dapat Anda singgahi saat plesir atau perjalanan dinas.