hotel di Jogja

,

Menikmati Hangatnya Jogja Lewat Kuliner Asli Yang Tiada Dua

Yogyakarta memang tidak ada matinya. Entah harus memulai dari mana untuk membicarakannya. Jogja itu tidak hanya penuh kenangan, namun juga penuh dengan cerita, senyuman, dan kehangatan. Bagi kebanyakan orang, Yogyakarta memang kota yang tidak mudah dilupakan begitu saja. Bahkan, selalu saja ada alasan untuk kembali ke sana. Kalau perlu, kita memesan hotel di Jogja dari jauh hari untuk menginap lebih lama jika hendak pergi ke sana. Karena satu hari saja tidak akan cukup.

Yang menarik lagi, daerah penuh kehangatan yang juga dijuluki sebagai kota pelajar ini tidak hanya menyimpan destinasi wisata budaya dan sejarah yang banyak. Tapi juga memiliki kawasan kuliner khas yang tidak hanya unik tapi juga menggoyang lidah.

Kalau kebetulan kamu berada di Yogyakarta entah untuk urusan bisnis atau memang sedang liburan, mungkin ada baiknya kamu luangkan waktu sejenak untuk menikmati kehangatan yang disajikan Yogyakarta lewat beberapa kuliner ini.

1. Gudeg
“Gudeng is Yogyakarta and Yogyakarta is Gudeg”. Kedua hal ini tidak bisa dipisahkan sehingga saat kamu ke Yogyakarta pastikan untuk menyantap gudeng yang terbuat dari olahan nangka muda itu. Di Yogyakarta banyak sekali kedai hingga restoran yang menyediakan kuliner gudeg yang memikat. Tapi kamu harus mencoba gudeg yang disajikan dengan cara unik dan autentik ini.

Gudeg_1
Gudeg Mbah Lindu. Via

Pertama, kamu harus mencoba Gudeg Pawon yang baru buka pada pukul 22.30 dan habis sebelum dini hari. Di tempat ini kamu harus antre panjang untuk mendapatkan gudeg dengan rasa luar biasa. Selanjutnya Gudeg Yu Djum yang terletak di Jalan Kaliurang Km 4,5 wajib kamu coba bersama Gudeg Mbah Lindu di Jalan Sosrowijayan yang dimasak sendiri oleh nenek berusia 96 tahun.

2. Mangut Lele
Kuliner asli selanjutnya yang wajib kamu coba ketika bertandang ke Yogyakarta adalah mangut lele. Kuliner ini dibuat dengan membakar leleh di atas api hingga matang dan dagingnya kesat. Setelah lele matang, kuah berupa bumbu santan kental berwarna kuning disiapkan untuk rendaman dari ikan.

lele_1
Via

Oh ya, mangut lele biasanya dimasak dengan cita rasa asin dan pedas dan disantap menggunakan nasi yang masih hangat. Saat ini warung mangut lele yang masih menyajikan resep asli dan autentik terletak di Dusun Nengahan, Panggungharjo, Sewon, Bantul. Nama warungnya adalah Mangut Lele Mbah Marto yang sudah sangat terkenal hingga keluar Yogyakarta.

3. Bakmi Jawa
Barangkali kamu akan berpikir bahwa bakmi yang ada di Yogyakarta sama saja dengan bakmi yang dijual di kota besar terutama di warung masakan oriental. Sebelum kamu mengatakan seperti itu ada baiknya mencoba dahulu makan bakmi Jawa Mbah Moyang terletak di Dusun Code, Bantul atau mencoba bakmi Jawa Pak Pele tak terletak di selatan alun-alun utara Yogyakarta.

bakmi_1
Via

Yang membedakan bakmi Jawa dengan bakmi kebanyakan adalah cara memasknya. Bakmi Jawa dimasak di dalam anglo atau alat masak dari tanah liat dan menggunakan kayu atau arang. Cara memasak ini akan memberikan sensasi nikmat tersendiri. Selain cara masaknya yang dikenal unik, bakmi Jawa juga memiliki rasa gurih yang khas hingga bisa membuatmu rela memakan dua porsi dan masih merasa pengin lagi.

4. Oseng-Oseng Mercon
Jangan mengaku sebagai pencinta masakan pedas jika belum mencoba menikmati nikmatnya oseng-oseng mercon. Kuliner ini terbuat dari daging sapi yang dicampur kikil, tulang muda, gajih, dan komponen lain dengan bumbu yang tidak hanya pedas, tapi juga bisa membuatmu ingin nangis dan ingin minum sebanyak-banyaknya.

Oseng Mercon_1
Via

Salah satu oseng-oseng paling terkenal di Yogyakarta terletak di Jalan KH Ahmad Dahlan Yogyakarta. Setiap hari, warung yang dikelola oleh Bu Narti ini selalu berhasil membuat puluhan orang berkeringat setelah menyantap oseng-oseng mercon andalannya. Kalau kamu ingin menyantap oseng-oseng super pedas ini bawalah satu botol susu untuk menetralisir semua rasa pedasnya.

5. Sate Klatak
Penyuka kuliner olahan kambing harus mencoba sate klatak yang merupakan kuliner Yogyakarta selatan khususnya kawasan Bantul. Di tempat ini kamu akan menemukan warung Pak Pong yang menjual sate kambing yang diolah dengan cara yang khusus. Sate ini ditusuk dengan penusuk besi hingga daging akan matang dari dalam.

Klatak_1
Via

Setelah matang, daging akan diberi bumbu sesuai dengan selera, bisa kecap atau kacang. Satu porsi sate klatak biasanya hanya 5 tusuk saja. Dagingnya yang besar akan membuat kamu kenyang. Biasanya pengunjung akan makan sate dengan nasi putih hangat dan satu piring gule dengan kuahnya yang sangat gurih.

Hotel di Jogja yang Pas Buat Nemenin Kulineran

Kalau sudah capek kulineran di Yogyakarta, jangan lupa istirahat juga ya, Sobat Tiket. Ngomongin soal tempat istirahat yang kece sambil nemenin kamu kulineran di Jogja, berikut ini deretan hotel yang oke banget di Jogja yang bisa kamu pesan di Tiket.com.

  • The Rich Jogja Hotel

Hanya berjarak sekitar 15 menit berkendara dari Malioboro, serta 25 menit berkendara dari Bandara Adi Sucipto, The Rich Jogja Hotel menyimpan banyak kesan menginap untukmu. Mulai dari dekorasi yang antik dan berkelas, hingga pelayanan yang maksimal, pokoknya pas banget untukmu yang lelah keliling-keliling Jogja. Hotel ini berada di jalan Jalan Magelang Km 6, Patran, Yogyakarta.

  • KJ Hotel

 

Terletak di daerah Parangtritis, hotel ini mungkin terletak agak jauh dari tengah kota. Namun, jika kamu sudah puas berkeliling untuk berwisata kuliner, dan hendak melanjutkan ke tempat lainnya, hotel ini bisa banget untuk dijadikan persinggahan. Selain punya fasilitas yang super nyaman, setiap kamar di hotel ini juga luas. Apalagi dekorasinya cukup cantik sehingga mampu membuat suasana hati kamu dan keluarga menjadi lebih adem.

  • Lynn Hotel by Horison

Lokasinya yang sangat dekat dari keraton Yogyakarta, hanya 5 menit berjalan kaki dari Keraton, Lynn Hotel by Horison menyajikan kenyamanan menginap di tengah kota. Cocok banget buat kamu yang mau keliling keraton untuk wisata kuliner. Soal dekorasi, meskipun hotel ini didominasi dengan interior berwarna netral seperti coklat dan pastel, tetap saja memberikan keceriaan dan suasana menginap yang berbeda.

  • Grand Tjokro Yogyakarta

 

Hotel ini berjarak sekitar 15 menit berkendara dari Bandara Adi Sucipto dan dekat dengan lokasi kuliner terkenal seperti Gudeg Yu Djum. Cocok banget buat kamu yang sengaja pergi ke Yogyakarta untuk wisata kuliner. Apalagi hotel ini juga menyajikan banyak kuliner asli Indonesia yang bisa kamu pilih. Dan pastinya top banget rasanya.

  • The Victoria Hotel Yogyakarta

 

 

Sama seperti Grand Tjokro, hotel in juga terletak tidak jauh dari Bandara Adi Sucipto. Selain lokasinya yang cukup strategis dengan berbagai tujuan kuliner, hotel ini juga punya desain dan tata ruang kamar yang menarik. Kamu akan banyak menemukan interior-interior yang ramah dan serasa seperti di rumah sendiri.