Lima bandara udara yang ditutup akibat debu vulkanik Gunung Raung.

, ,

Lima bandar udara yang ditutup akibat debu vulkanik Gunung Raung.

Sehubungan dengan aktivitas vulkanik Gunung Raung yang berada di perbatasan Jember, Bondowoso, dan Banyuwangi, Jawa Timur meningkat sejak 29 Juni 2015. Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Perhubungan JA Barata dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (10/7/2015) dini hari, menyebutkan ada lima bandara  yang ditutup. Lima bandara udara tersebut adalah Bandara Internasional Ngurah Rai di Bali, Bandara Internasional Lombok, Bandara Selaparang di Lombok, Bandara Blimbingsari di Banyuwangi dan Bandara Notohadinegoro di Jember

Penutupan tersebut berdasarkan Notam (Notice to Airmen) yang dikeluarkan oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, berikut ini beberapa bandara yang ditutup akibat pengaruh debu vulkanik aktivitas Gunung Raung.

  1. Notam Nomor A 1413/15 untuk penutupan Bandara Internasional Ngurah Rai, Bali, yang berlaku sampai dengan pukul 06.30 WITA.
  2. Notam Nomor B 1067/15 untuk penutupan Bandara Internasional Lombok, yang berlaku sampai dengan pukul 05.30 WITA.
  3. Notam Nomor C 0498/15 untuk penutupan Bandara Selaparang, Lombok, yang berlaku sampai dengan pukul 09.00 WITA.
  4. Notam Nomor C 0499/15 untuk penutupan Bandara Blimbingsari, Banyuwangi, yang berlaku sampai dengan pukul 12.00 WIB.
  5. Notam Nomor C 0500/15 untuk penutupan Bandara Notohadinegoro, Jember, yang berlaku sampai dengan pukul 08.00 WIB.

Penutupan bandara-bandara ini akan terus diperbaharui menyesuaikan dengan kondisi nyata atas perkembangan penyebaran debu vulkanik terkait aktivitas Gunung Raung.

Sumber

[fbcomments]