kebudayaan Indonesia

,

5 Festival Seru yang Perlu Kamu Kunjungi di Awal Tahun 2018

Tanpa terasa pekan pertama di tahun baru akan berakhir. Apakah kamu sudah merasakan banyak hal di tahun baru ini, atau masih berkutat pada rencana panjang di tahun yang baru? Apapun itu, pastikan semuanya berjalan dengan baik dan semua pengalaman yang telah dirasakan adalah pengalaman yang terbaik.

Bicara soal rencana di awal tahun 2018, pastinya bicara juga soal liburannya. Nah, jika kamu memang ingin berencana liburan di awal tahun, tentunya selain mulai browsing harga tiket promo, kamu juga harus mulai menentukan arah dan tujuan liburanmu. Seperti yang kita tahu bahwa Indonesia itu kaya akan budaya, dan percaya atau tidak, ada banyak festival kebudayaan Indonesia di awal tahun yang bisa kamu kunjungi di seluruh penjuru Nusantara.

Sobat Tiket, tidak perlu berlama-lama, jika kamu memang ingin berlibur di awal tahun, berikut ini adalah beberapa festival kebudayaan Indonesia yang perlu banget untuk kamu kunjungi.

1. Festival Pesta Reba, NTT
Festival kebudayaan Indonesia yang pertama perlu kamu kunjungi, bisa kamu mulai di Nusa Tenggara Timur. Di sini ada festival rakyat bernama Festival Pesta Reba.

festival reba
Sumber

Festival ini sebenarnya dimulai sejak akhir bulan Desember, atau tepatnya pada sekitar tanggal 27 Desember. Namun, puncak acara festival ini dilakukan pada sekitar tanggal 14-16 Januari 2018. Di festival ini, kamu akan melihat rangkaian acara seperti makan ubi bersama sambil diiringi tarian tradisional Besa Uwi, sambil menyanyikan lagu tradisional O Uwi.

2. Festival Bau Nyale, Lombok
Buat kamu yang sering traveling, apalagi buat kamu yang sering pergi ke Lombok, pasti sudah tidak asing lagi dengan festival khas Lombok ini. Ya, festival yang berkaitan erat dengan cerita Putri Mandalika ini memang bisa menjadi salah satu festival kebudayaan Indonesia yang perlu kamu kunjungi di awal tahun.

Festival yang biasanya diadakan pada sekitar minggu ketiga Bulan Februari ini, menghadirkan banyak pengalaman yang bisa kamu temukan. Salah satu yang bisa kamu temukan di sini adalah kegiatan menangkap nyale, atau cacing laut. Kamu juga bisa melihat berbagai kesenian seperti stick fighting dan tarian gendang beleq. Cerita lengkapnya, bisa kamu lihat di artikel tentang Festival Bau Nyale, di blog ini.

3. Festival Timba Laor, Ambon
Festival ini pada dasarnya mirip seperti Festival Bau Nyale di Lombok, atau Festival Pasola di Sumba. Yang membuatnya berbeda hanyalah waktu pelaksanaannya saja. Festival ini diselenggarakan sekitar bulan Maret.

festival timba laor
Sumber

Di festival ini, kamu akan menemukan kegiatan yang mirip seperti Festival Bau Nyale. Ya, di festival ini kamu akan menemukan kegiatan mencari cacing laut. Selain itu, kamu juga akan menikmati berbagai kegiatan kesenian khas Ambon yang mempesona.

4. Festival Tidore
Pada beberapa kawasan, festival tahunan yang kental dengan kebudayaan Indonesia asli terkadang dilakukan dalam rangka memperingati hari ulang tahun kota atau propinsi tersebut.

Salah satunya adalah Festival Tidore. Festival yang diadakan setiap awal April ini juga diselenggarakan berbarengan dengan perayaan hari jadi Kota Tidore yang usianya sekitar 900 tahun. Di Festival ini, selain akan bertemu dengan kebudayaan Indonesia dari Tidore, kamu juga akan menemukan berbagai kegiatan dan perayaan seperti upacara adat bernama Soa Romtoha. Soa Romtoha adalah ritual pertemuan lima warga mengantarkan air ke puncak Gunung Kie Matabu.

5. Festival Pasola, Sumba
Festival ini biasanya diadakan pada periode bulan Februari hingga Maret. Meskipun periodenya telah ditetapkan, biasanya festival ini tetap diadakan dengan tanggal yang berbeda-beda di banyak desa di Sumba.

Dalam Festival Pasola ini, kamu akan menemukan serunya seni perang khas Sumba. Festival ini diawali oleh petunjuk dari para tetua desa, dengan melihat dari naiknya bulan purnama, atau yang biasa disebut dengan “naalbulako”. Nama Pasola sendiri berasal dari kata Sola atau Hola, yang merupakan nama dari tombak khas suku asli Sumba. Festival ini lumayan seru sekaligus sulit diprediksi tanggal berlangsungnya.