, ,

3 Hari 2 Malam Liburan di Yogyakarta Menghabiskan Paling Banyak Rp 2jtan, Bagaimana Caranya?

Itinerary atau rencana perjalanan adalah satu hal yang penting dalam travelling. Memang beberapa traveler menganggap rencana perjalanan ini justru akan dianggap gangguan bagi kejutan-kejutan yang sifatnya spontan, namun untuk backpacker yang hanya berlibur beberapa hari dan memperhitungkan budget, membuat rencana perjalanan menjadi sebuah keharusan. Itinerary ini penting untuk memprediksi waktu dan destinasi beserta biaya perjalanan. Bagaimana sih langkah membuat itinerary yang baik? Simak ulasan berikut:

  1. Survey Selengkap-lengkapnya. Untuk menuju ke suatu tempat wisata kita perlu mencari informasi tentang tempat-empat menarik dan bagaimana cara untuk mencapainya. Mencari informasi sekarang sudah sangat mudah, klik di kolom search google dan voila! Kalau browsing dirasa kurang, coba deh beli buku panduan seperti Lonely Planet, Frommers, atau Eyewitness Travel di toko buku, biasanya di dalamnya sudah lengkap informasi mulai dari penginapan, tempat makan, transportasi, dan daerah wisata yang dituju. Akan lebih baik juga untuk bertanya ke teman atau keluarga yang sudah pernah ke tempat tujuan wisatamu untuk gambaran yang lebih jelas. Jangan lupa mencari tahu besar biaya yang akan dikeluarkan. Akan lebih baik kalau penginapan dekat dengan tempat-tempat yang akan dituju.
  2. Tentukan Tujuan Sesuai Minat, Waktu, dan Uang. Tujuan bisa bermacam-macam, misalnya ingin pergi ke suatu destinasi untuk wisata belanja, alam, budaya, atau sekedar ingin melihat sejarah dan cagar budayanya. Dari tujuan kamu nanti akan bisa ditentukan prioritas tempat-tempat mana saja yang mau kamu kunjungi. Masalah waktu, kamu tentu harus menentukan berapa lama kamu tinggal di tempat tujuan, berapa jam waktu yang diperlukan untuk mengunjungi satu objek wisata, dan menentukan berapa objek wisata yang bisa dikunjungi dalam sehari.
  3. Susun itinerary. Ini adalah saat krusial dalam perencanaan travelling, kamu sudah memiliki banyak informasi dan ingin mengunjungi semua tempat, tapi kamu harus realistis, buatlah perencanaan yang sesuai dengan kantong dan waktu kamu. Belum tahu bagaimana cara membuatnya? Tiket.com akan member satu contoh yang sederhana. Buka notes kamu, pegang pensil dan buatlah tabel dengan jumlah 4 kolom mendatar berjudul Tanggal, Lokasi, Waktu, dan Aktivitas. Seperti ini contoh itinerary perjalanan 3 hari 2 malam di Yogyakarta dengan destinasi wisata sejarah:

Perkiraan Biaya:              

  • Tiket kereta PP                                 Rp.    585.000,-
  • Sewa guide keraton                          Rp.      20.000,-
  • Sewa guide Taman Sari                    Rp.        5.000,-
  • Transportasi (taxi, becak, bis)           Rp.    200.000,-
  • Hotel 2 malam                                   Rp.    360.000,-
  • Tiket Candi Prambanan                     Rp.      30.000,-
  • Tiket terusan Prambanan-Boko         Rp.      30.000,-
  • Tiket Candi Boko                                Rp.      25.000,-
  • Makan selama liburan                        Rp.    300.000,-
  • Belanja                                               Rp.    400.000,-
  • Biaya lain-lain                                     Rp.    200.000,-
  • TOTAL                                               Rp. 2.155.000,-

*kamu bisa membeli tiket, booking hotel, dan sewa mobil langsung ke website Tiket.com

Contoh di atas hanya gambaran kasar, kamu masih bisa meminimalisir pengeluaran dengan perencanaan yang lebih cerdas. Isi dari perencanaan ini hanya secara garis besar karena travelling selalu tidak terduga, yang penting kamu punya pegangan jadwal berwisatamu terlebih dahulu supaya tidak blank waktu sudah sampai destinasi. Buatlah itinerary senyaman mungkin, jangan terlalu padat dan memaksakan beberapa tempat sekaligus, liburan memang harus dinikmati dengan hati senang bukan?

Happy travelling with Tiket.com!